Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:58 WIB. Wahana - Wahana Duta Jaya Rucika menjalin kemitraan bisnis dengan Ke Kelit, Maezawa, dan Mitsubishi.
  • 16:57 WIB. BJB - Bank BJB ikut membantu membangun Masjid Al Aman di Mapolda Jabar┬ámelalui dana CSR.
  • 16:14 WIB. BUMN - Inalum bersama anggota holding BUMN pertambangan membentuk perusahaan patungan khusus pengolahan limbah.
  • 16:05 WIB. BBNI - BNI meresmikan Rumah Kreatif BUMN di Tual, Maluku.
  • 12:10 WIB. Asus - Berdasarkan laporan GfK, Asus meraup 41% pangsa pasar laptop di Indonesia.
  • 12:08 WIB. Asus - Asus sebut Xiaomi sebagai lawan berat di Indonesia.
  • 12:06 WIB. Instagram - Pengguna bakal bisa pasang stiker GIF di Insta Stories.
  • 12:03 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business sudah tersedia di Indonesia.

Kementan Harap Operasi Pasar Tidak Rugikan Petani

Foto Berita Kementan Harap Operasi Pasar Tidak Rugikan Petani
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Sumardjo Gatot Irianto mengharapkan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga beras tidak malah merugikan petani. Kepercayaan petani terhadap pemerintah harus tetap dijaga demi terwujudnya swasembada pangan.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) diketahui mengintensifkan operasi pasar untuk menekan harga beras yang kini melonjak. Dikhawatirkan, kebijakan menjual beras dengan harga murah membuat petani merugi. Terlebih, pemerintah berencana melakukan impor beras khusus sebesar 500 ribu ton dari Vietnam dan Thailand.

"Operasi pasar jangan sampai menohok keadilan dan kedaulatan petani. Kalau petani terpukul dengan operasi pasar, petani tidak akan percaya pada kita (pemerintah). Itu tentunya sangat berbahaya," kata Gatot di sela peninjauan stok beras di Gudang Bulog Sulselbar, Makassar, belum lama ini.

Gatot enggan berkomentar lebih jauh perihal kebijakan impor beras dari Kemendag. Toh, sebagai Dirjen Tanaman Pangan, ia hanya bertanggungjawab ihwal produksi dan mutu. Yang pasti, sambung dia, perlu ada desain untuk memastikan tatkala musim panen raya tiba, harga beras tidak malah anjlok.

"Kalau overstoknya banyak, ekspor," ujarnya.

Dalam kunjungannya ke Sulsel, Gatot memuji harga dan kualitas beras yang sangat baik. Beras medium di pasar tradisional Kota Makassar setara dengan beras premium. Hebatnya, beras itu dibanderol di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium sebesar Rp9.450. "Sulsel dua langkah maju di depan," puji dia.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan, Kasan, sebelumnya menyatakan operasi pasar merupakan instruksi dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Rencananya, operasi pasar digelar mulai 8 Januari hingga 31 Maret. Tujuannya untuk menstabilisasi sekaligus mengantisipasi lonjakan harga beras.

Kasan menjelaskan operasi pasar kali ini berbeda dengan sebelumnya di mana pihaknya memastikan komoditas pangan sampai ke pedagang pengecer. Di Sulsel, melalui Bulog, pihaknya menggelar operasi pasar dengan menjual beras medium seharga Rp9.000 per kilogram atau di bawah HET.

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Gatot Irianto

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Arif Firmansyah

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,572.42 3,536.60
British Pound GBP 1.00 18,620.54 18,430.33
China Yuan CNY 1.00 2,087.92 2,067.04
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,398.00 13,264.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,739.84 10,629.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.36 1,696.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,149.23 10,044.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,405.85 16,240.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.10 3,366.50
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.92 11,944.17

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6490.896 18.230 571
2 Agriculture 1614.151 -12.818 19
3 Mining 1847.251 16.461 43
4 Basic Industry and Chemicals 713.346 6.521 69
5 Miscellanous Industry 1390.504 10.945 43
6 Consumer Goods 2913.928 21.201 47
7 Cons., Property & Real Estate 517.165 -1.786 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1183.330 2.390 62
9 Finance 1149.039 -2.770 90
10 Trade & Service 937.456 2.920 133
No Code Prev Close Change %
1 FINN 116 156 40 34.48
2 LCKM 486 605 119 24.49
3 TFCO 620 720 100 16.13
4 MPPA 430 486 56 13.02
5 PCAR 1,480 1,670 190 12.84
6 SKBM 670 750 80 11.94
7 OMRE 1,700 1,900 200 11.76
8 ESTI 73 81 8 10.96
9 GJTL 745 825 80 10.74
10 ARTA 268 296 28 10.45
No Code Prev Close Change %
1 RALS 1,500 1,240 -260 -17.33
2 FMII 600 500 -100 -16.67
3 IKAI 126 114 -12 -9.52
4 CANI 254 234 -20 -7.87
5 DWGL 540 498 -42 -7.78
6 MBTO 174 161 -13 -7.47
7 AISA 615 570 -45 -7.32
8 DSNG 420 392 -28 -6.67
9 INCF 202 190 -12 -5.94
10 PYFA 197 186 -11 -5.58
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 2,200 2,350 150 6.82
2 BMTR 650 650 0 0.00
3 AISA 615 570 -45 -7.32
4 GJTL 745 825 80 10.74
5 ENRG 165 168 3 1.82
6 BBNI 9,500 9,425 -75 -0.79
7 TLKM 4,170 4,160 -10 -0.24
8 BUMI 286 288 2 0.70
9 KREN 555 550 -5 -0.90
10 INDY 4,050 4,200 150 3.70