Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:12 WIB. Mandiri - Mandiri memantau permohonan PKPU yang diajukan kepada PT Tirta Amarta Bottling Company.
  • 06:10 WIB. Pertamina - Kualitas kredit Pertamina bisa mendukung belanja modal yang lebih tinggi.
  • 06:09 WIB. BNI - Sampai kuartal III-2018 BNI berhasil mencatat realisasi pertumbuhan kredit sebesar 15,6% secara yoy.
  • 06:07 WIB. Len - Len Industri telah membangun 383 unit perangkat BTS tenaga surya melalui anak perusahaannya, Sei.
  • 06:05 WIB. Len - Len Industri raih penghargaan Solar Power Portal Award 2018.
  • 05:57 WIB. Mandiri - Prospek bisnis Mandiri hingga akhir tahun diprediksi terus meningkat.
  • 05:55 WIB. Sucofindo - Sucofindo menjalin kerja sama dengan empat BUMN untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
  • 19:53 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo siapkan aturan untuk jerat medsos penyebar hoaks.

Buka Rute Penerbangan Baru, China: Kami Tidak Butuh Izin Taiwan

Foto Berita Buka Rute Penerbangan Baru, China: Kami Tidak Butuh Izin Taiwan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah China mengatakan pada hari Rabu bahwa pihaknya tidak memerlukan izin Taiwan untuk membuka rute udara baru, setelah Taipei mengeluh bahwa sebuah rute baru di Selat Taiwan sempit yang memisahkan keduanya adalah sebuah risiko keamanan dan keamanan.

Beijing telah mengambil sikap yang semakin berlawanan terhadap Taipei sejak pemilihan dua tahun lalu dari Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dari Partai Progresif Demokratik pro-kemerdekaan.

Tsai mengatakan awal bulan ini bahwa pembukaan rute udara, yang mendekati hampir dua kelompok pulau yang dikuasai Taiwan di lepas pantai China merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab dan mengancam keamanan regional serta mempengaruhi keselamatan penerbangan.

Taiwan mengatakan pembukaan rute M503 ke utara di Selat Taiwan dilakukan tanpa ada pemberitahuan ke Taiwan, dan upaya tersebut bertentangan dengan apa yang dikatakan pemerintah demokratis di Taipei terkait dengan kesepakatan di 2015 untuk pertama kali membahas jalur penerbangan tersebut.

Berbicara di sebuah konferensi pers reguler di Beijing, Ma Xiaoguang, juru bicara Kantor Urusan Taiwan-China, membantah melanggar kesepakatan 2015 dan mengatakan bahwa Taiwan telah diberitahu jika rute tersebut akan dibuka.

"Tapi ini tidak berarti bahwa rute penerbangan terbuka membutuhkan kesepakatan dari Taiwan," tutur Ma, sebagaimana dikutip dari Reuters, Rabu (17/1/2018).

Tidak akan ada dampak pada keamanan penerbangan untuk Taiwan, Ma menambahkan, serta mengatakan bahwa rute tersebut diperlukan untuk mengurangi tekanan pada rute yang sibuk di China tenggara antara Hong Kong dan Shanghai.

"Rute tersebut disetujui oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional secara ilmiah dan profesional," ujarnya.

"Kita harus percaya pada sains, dan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional," ungkap Ma.

"Taiwan harus memiliki pandangan yang benar mengenai masalah ini dan berhenti mencari peluang untuk membuat keributan," tambahnya.

China menganggap Taiwan sebagai provinsi yang bandel, dan juga menghentikan komunikasi resmi dengan pemerintah Taiwan setelah Tsai berkuasa pada 2016.

China menduga Tsai ingin mendorong kemerdekaan formal, Tsai mengatakan bahwa dirinya ingin mempertahankan status quo dengan China dan berkomitmen untuk memastikan perdamaian. China dalam beberapa bulan terakhir meningkatkan latihan militernya di sekitar Taiwan, membuat Taipei khawatir. China juga mengatakan latihan itu rutin, tapi tidak akan mentolerir upaya Taiwan untuk menyatakan kemerdekaannya.

Tag: China (Tiongkok), Taiwan, Tsai Ing-wen, Xi Jinping

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/James Pomfret

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,069.51 4,028.57
British Pound GBP 1.00 19,946.12 19,746.03
China Yuan CNY 1.00 2,205.21 2,183.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,268.00 15,116.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,849.44 10,739.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.25 1,927.84
Dolar Singapura SGD 1.00 11,081.43 10,967.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,573.47 17,397.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,672.84 3,632.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,569.14 13,432.86

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5840.435 3.144 610
2 Agriculture 1570.332 -4.068 20
3 Mining 1918.413 8.447 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.577 0.126 70
5 Miscellanous Industry 1252.288 -2.704 45
6 Consumer Goods 2470.043 -1.914 49
7 Cons., Property & Real Estate 411.035 1.920 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1064.616 17.661 70
9 Finance 1050.751 -3.316 91
10 Trade & Service 788.480 -4.485 147
No Code Prev Close Change %
1 MINA 472 585 113 23.94
2 MPRO 254 314 60 23.62
3 IBFN 324 400 76 23.46
4 BCAP 135 159 24 17.78
5 DART 250 294 44 17.60
6 UNIC 3,400 3,930 530 15.59
7 SKYB 138 159 21 15.22
8 LPGI 3,550 4,050 500 14.08
9 SHIP 950 1,065 115 12.11
10 MYTX 126 138 12 9.52
No Code Prev Close Change %
1 NICK 159 140 -19 -11.95
2 MAYA 8,150 7,275 -875 -10.74
3 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
4 PBSA 770 690 -80 -10.39
5 INCF 125 114 -11 -8.80
6 JKON 505 466 -39 -7.72
7 BMAS 368 340 -28 -7.61
8 MMLP 530 490 -40 -7.55
9 INCI 610 565 -45 -7.38
10 VINS 96 89 -7 -7.29
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 362 18 5.23
2 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
3 KPIG 135 138 3 2.22
4 PGAS 2,270 2,340 70 3.08
5 ISAT 2,680 2,840 160 5.97
6 PTBA 4,540 4,610 70 1.54
7 PNLF 286 288 2 0.70
8 FREN 99 105 6 6.06
9 BBCA 23,375 23,150 -225 -0.96
10 WSKT 1,540 1,600 60 3.90