Portal Berita Ekonomi Minggu, 24 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:09 WIB. Digitalisasi - Alibaba dukung Pemerintah China digitalisasi perekonomian. 
  • 16:07 WIB. SIM - PKS kampanyekan SIM seumur hidup. 
  • 16:06 WIB. MRT - Penggratisan MRT berlaku sampai dengan 31/03/2019. 
  • 16:05 WIB. Hidroponik - WOM Finance resmikan rumah hidropinik dalam rangka perayaan HUT ke-37 tahun. 
  • 16:04 WIB. Pemilu Damai - 321 komunitas otomotif Jawa Barat gelar deklarasi pemilu damai 2019. 
  • 16:02 WIB. Startup - Telkomsel dukung startup ciptakan dampak sosial.

BASF Tetap Jadikan Indonesia Target Investasi

BASF Tetap Jadikan Indonesia Target Investasi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perusahaan kimia terkemuka di dunia, PT Badische Anilin-und Soda-Fabrik (BASF) memandang Indonesia masih menjadi pasar yang potensial untuk industri kimia terutama yang mendukung produksi barang konsumsi.

Presiden Direktur BASF Indonesia Daniel Loh mengungkapkan jumlah populasi yang sangat besar, perekonomian yang stabil, dan kelas menengah yang tumbuh pesat menjadi indikator perusahaan melihat Indonesia masih sangat menjanjikan untuk melanjutkan investasi.

"Menurut saya, secara pribadi (Indonesia) sangat propespektif. Indonesia memiiki jumlah populasi yang besar dan pertumbuhan kelas menengah yang cepat. Jadi, saya melihat Indonesia merupakan market yang bagus," kata Daniel dalam wawancara terbatas dengan Warta Ekonomi di Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Daniel mengatakan, BASF memulai investasinya di Indonesia sejak 1976 dan kini memiliki empat fasilitas produksi yang  berlokasi di Cengkareng, Cikarang, Cimanggis, dan Merak. "Sebanyak 80% dari produksi BASF difokuskan untuk kebutuhan domestik sementara 20% diekspor ke wilayah Asia Pasifik," tambahnya.

Khusus pabrik yang terletak di Cimanggis, lanjut dia, sejak November 2015, BASF telah menyelesaikan proyek perluasan kapasitas surfaktan. Peningkatan jumlah pasokan membuat BASF dapat memenuhi permintaan industri home dan personal care masyarakat global.

Sementara itu, rangkaian produk dan solusi BASF untuk pelanggan di Indonesia meliputi petrokimia, monomer, intermediet, dispersi dan resin, care chemicals, nutrisi dan kesehatan, kimia kinerja, katalis, kimia konstruksi, pelapis dan bahan kinerja, serta perlindungan tanaman.

Adapun Kementerian Perindustrian menargetkan nilai investasi di sektor industri kimia, tekstil, dan aneka (IKTA) pada 2018 akan mencapai Rp117 triliun. Target itu naik dari realisasi tahun lalu sebesar Rp94 triliun. 

Dari target itu, proyeksi penanaman modal dari sektor IKTA tahun ini bakal menyumbang sekitar 33% terhadap target investasi secara keseluruhan pada kelompok manufaktur nasional sebanyak Rp352 triliun.

"Industri farmasi serta produk obat kimia dan tradisional akan memberikan kontribusi pertumbuhan paling tinggi di sektor IKTA pada tahun ini yakni mencapai 6,38%," kata Dirjen IKTA Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono.

Tag: basf indonesia, Daniel Loh, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Achmad Sigit Dwiwahjono, Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Boyke P. Siregar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,794.23 3,755.47
British Pound GBP 1.00 18,692.75 18,500.55
China Yuan CNY 1.00 2,125.36 2,104.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,228.00 14,086.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,103.30 10,001.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,813.38 1,795.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,546.29 10,439.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.93 16,018.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,506.16 3,466.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,850.43 12,718.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6525.274 23.498 629
2 Agriculture 1490.781 9.164 21
3 Mining 1887.862 3.129 47
4 Basic Industry and Chemicals 910.367 -5.244 71
5 Miscellanous Industry 1284.891 0.529 46
6 Consumer Goods 2663.462 4.407 52
7 Cons., Property & Real Estate 465.570 -1.138 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1170.915 5.940 72
9 Finance 1263.236 12.361 91
10 Trade & Service 828.467 0.865 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 420 525 105 25.00
2 GLOB 352 440 88 25.00
3 CAKK 270 326 56 20.74
4 ECII 825 990 165 20.00
5 SMMA 7,700 9,000 1,300 16.88
6 TGKA 3,010 3,500 490 16.28
7 ANDI 1,605 1,805 200 12.46
8 FISH 3,400 3,760 360 10.59
9 LPLI 135 149 14 10.37
10 BKSW 175 193 18 10.29
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 224 168 -56 -25.00
2 KICI 310 260 -50 -16.13
3 IDPR 735 640 -95 -12.93
4 PYFA 198 177 -21 -10.61
5 ATIC 990 895 -95 -9.60
6 JMAS 895 810 -85 -9.50
7 LAND 1,085 1,010 -75 -6.91
8 MTSM 240 224 -16 -6.67
9 UNIT 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 400 374 -26 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 101 97 -4 -3.96
2 HOME 102 102 0 0.00
3 GGRM 88,000 85,900 -2,100 -2.39
4 BBRI 3,980 4,060 80 2.01
5 TLKM 3,800 3,820 20 0.53
6 INKP 10,200 9,800 -400 -3.92
7 FREN 308 328 20 6.49
8 CTRA 975 1,030 55 5.64
9 UNTR 27,800 28,000 200 0.72
10 GIAA 555 555 0 0.00