Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:46 WIB. Politik - SBY sebut reformasi bisa terjadi lagi di masa depan.
  • 21:46 WIB. Politik - Moeldoko klaim Jokowi akan tetap jalankan agenda reformasi.
  • 21:45 WIB. Nasional - Jokowi kembali tegaskan dirinya bukan kader PKI.
  • 21:44 WIB. Politik - Pansus sebut Densus 88 belum sepakat soal definisi terorisme.
  • 21:21 WIB. MBAP - Mitrabara Adiperdana menyetujui untuk membagikan dividen final sebesar Rp404,99 miliar.
  • 21:21 WIB. CPIN - Charoen Pokphand mencatat laba operasional tumbuh 64% menjadi Rp1,4 triliun per Maret 2018.
  • 21:15 WIB. Pegadaian - Sejumlah Pegadaian di Bekasi belum menunjukkan peningkatan permintaan pembiayaan pada awal Ramadan ini.
  • 21:14 WIB. CPIN - Charoen Pokphand mencatat laba kotor naik sebesar 41% menjadi Rp1,99 triliun per Maret 2018.
  • 21:14 WIB. Nasional Re - PT Reasuransi Nasional Indonesia bidik pertumbuhan premi dan laba bersih di kisaran 15% sepanjang 2018.
  • 21:13 WIB. JSMR - Jasa Marga akan lepas kepemilikan 20% saham dengan target dana serapan Rp3 triliun.
  • 21:13 WIB. CPIN - Charoen Pokphand membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 59% menjadi Rp996 miliar pada kuartal-I 2018.
  • 21:13 WIB. JSMR - Jasa Marga akan lakukan divestasi saham di tiga entitas: JSB, JSN, NKJ.
  • 21:11 WIB. Pertamina - Pada 2018, WK Ogan Komering ditarget memproduksi minyak sebesar 1.950 barel per hari.
  • 21:10 WIB. OCBC - OCBC NISP menyiapkan dana tunai sebesar Rp2 triliun sebagai persiapan menyambut lebaran.
  • 21:09 WIB. OCBC - OCBC NISP membukukan penghimpunan DPK tumbuh 10% menjadi Rp121,1 triliun di kuartal I 2018.

Gadjian Luncurkan Layanan Pembayaran Gaji Kolaborasi dengan Bank Mandiri

Foto Berita Gadjian Luncurkan Layanan Pembayaran Gaji Kolaborasi dengan Bank Mandiri
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Startup penyedia aplikasi penggajian dan Sumber Daya Manusia (SDM) Gadjian mengumumkan layanan terbaru mereka, yaitu layanan pembayaran gaji langsung dari platform Gadjian. Layanan ini disediakan melalui kerja sama dengan Mandiri Cash Management (MCM) milik Bank Mandiri.

Dengan diluncurkannya layanan ini, Gadjian menjadi aplikasi pengelolaan SDM berbasis awan (cloud-based Human Resource Information System/HRIS) pertama di Indonesia yang menawarkan layanan end-to-end payroll di satu platform, mulai dari penghitungan penggajian sekaligus pembayaran gaji karyawan. 

Survei Gadjian tahun 2016-2017 yang melibatkan 161 perusahaan menggambarkan kerepotan pengelolaan administrasi SDM pada perusahaan-perusahaan Indonesia, khususnya dalam hal penggajian karyawan. Sekitar 73 persen perusahaan yang mengikuti survei tersebut masih menggunakan cara-cara manual untuk mengelola administrasi SDM dan menghitung penggajian, termasuk di antaranya menghitung absensi dan lembur, tunjangan PPh21 serta iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. 

Sejak diluncurkan pertengahan tahun 2016, aplikasi Gadjian telah membantu ratusan perusahaan di Indonesia untuk mengotomatisasi proses-proses administratif yang menyita waktu dengan terus-menerus meluncurkan fitur-fitur baru serta inovasi-inovasi berbasis teknologi lainnya. Sebagai contoh, di pertengahan tahun 2017, Gadjian meluncurkan aplikasi pencatatan absensi berbasis mobile (mobile app) yang diberi nama Hadirr yang membantu perusahaan untuk mencatat kehadiran dan menghitung upah lembur di Gadjian. 

"Dengan adanya layanan MCM-Gadjian, kami berharap dapat memberikan layanan end-to-end payroll solution terbaik yang selama ini dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan Indonesia," jelas Afia Fitriati, Co-Founder dan CEO Gadjian di Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Dengan menggunakan Gadjian, kini perusahaan-perusahaan Indonesia bisa mendapatkan solusi tuntas pengelolaan penggajian karyawan mulai dari penyimpanan data karyawan, perhitungan gaji, PPh 21, BPJS, dan THR hingga pembayaran dan distribusi gaji ke rekening masing-masing karyawan.

Layanan Mandiri Cash Management (MCM) biasanya ditujukan untuk segmen pasar perusahaan-perusahaan dengan jumlah karyawan minimal sekitar 100 orang. Kerja sama antara Gadjian dan Bank Mandiri memungkinkan perusahaan-perusahaan berkembang dengan jumlah karyawan kurang dari 100 orang untuk dapat menikmati layanan pembayaran gaji secara aman dan nyaman melalui MCM tanpa harus memiliki akun MCM tersendiri.

Para pengguna Gadjian dapat langsung melakukan transaksi payroll melalui layanan MCM-Gadjian yang tersedia di dalam aplikasi Gadjian. Pembayaran gaji dapat dilakukan baik ke rekening Bank Mandiri maupun ke rekening-rekening bank lain. 

"Untuk mengaktifkan layanan MCM di aplikasi Gadjian, pengguna hanya perlu mendaftarkan perusahaannya di menu 'Penggajian', kemudian memilih opsi Mandiri Cash Management," jelas Afia. Setelah pendaftaran disetujui, pengguna dapat menggunakan layanan MCM-Gadjian untuk membayar gaji karyawan dari akun Gadjian setiap bulan. 

Pihak Gadjian meyakini bahwa fasilitas pembayaran gaji dengan MCM-Gadjian ini akan semakin menghemat waktu administrasi penggajian di perusahaan-perusahaan Indonesia, khususnya di segmen perusahaan berkembang. Kerja sama ini juga membuka kesempatan bagi Bank Mandiri untuk menjangkau segmen perusahaan berkembang atau UMKM yang menurut data Bank Indonesia menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja di Indonesia. 

Tag: Gadjian, Afia Fitriati, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Gadjian

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5733.854 -49.456 581
2 Agriculture 1544.033 34.109 19
3 Mining 1908.397 21.577 44
4 Basic Industry and Chemicals 757.643 -4.711 69
5 Miscellanous Industry 1155.231 2.164 44
6 Consumer Goods 2362.984 -16.826 45
7 Cons., Property & Real Estate 447.090 -2.643 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 985.528 -14.959 64
9 Finance 999.500 -19.108 92
10 Trade & Service 894.918 -2.039 139
No Code Prev Close Change %
1 FORZ 334 416 82 24.55
2 MITI 84 101 17 20.24
3 WOOD 462 545 83 17.97
4 GOLD 412 486 74 17.96
5 DEFI 940 1,100 160 17.02
6 TRIL 77 89 12 15.58
7 BUKK 1,550 1,700 150 9.68
8 ERAA 2,150 2,350 200 9.30
9 BIMA 76 83 7 9.21
10 ALMI 292 318 26 8.90
No Code Prev Close Change %
1 KONI 308 252 -56 -18.18
2 ETWA 88 74 -14 -15.91
3 UNIT 320 270 -50 -15.62
4 IKAI 505 446 -59 -11.68
5 LPIN 1,015 910 -105 -10.34
6 ESSA 276 250 -26 -9.42
7 GOLL 82 76 -6 -7.32
8 APLI 107 100 -7 -6.54
9 BPFI 535 500 -35 -6.54
10 TOBA 2,330 2,180 -150 -6.44
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,940 2,760 -180 -6.12
2 WOOD 462 545 83 17.97
3 BMTR 540 540 0 0.00
4 ERAA 2,150 2,350 200 9.30
5 ADRO 1,905 1,950 45 2.36
6 KREN 660 655 -5 -0.76
7 PTBA 3,690 3,830 140 3.79
8 BMRI 6,800 6,675 -125 -1.84
9 PGAS 1,980 1,935 -45 -2.27
10 TLKM 3,490 3,420 -70 -2.01