Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:09 WIB. Citilink Indonesia - Digitalisasi mampu dongkrak pendapatan Citilink.
  • 11:08 WIB. Garuda Indonesia - Pihak Garuda nyatakan keterlambatan penerbangan GA 619 diakibatkan cuaca buruk.
  • 11:06 WIB. Citilink - Pesawat Citilink Boeing 737-500 untuk pertama kalinya terbang dari Bandara Soetta ke Bandara Banyuwangi.
  • 11:04 WIB. AP I - Angkasa Pura I gelar khitanan massal sambut HUT ke-54.
  • 11:03 WIB. Pertamina - Pertamina perlu waktu lama melakukan penyesuaian terhadap nomenklatur direksi baru.
  • 11:00 WIB. BI - BI mengatakan tidak melihat lagi ruang untuk penurunan suku bunga BI ke depan.
  • 10:49 WIB. BJB - Bank BJB melaporkan telah menggunakan seluruh dana penerbitan obligasi sebesar Rp2,49 triliun untuk ekspansi kredit.
  • 10:20 WIB. NISP - OCBC NISP berencana melakukan buyback saham dengan perkiraan biaya maksimal Rp800 juta.
  • 09:21 WIB. Amazon - Amazon menambah 2.000 pekerja tetap di Prancis pada tahun ini.
  • 02:47 WIB. Pelindo I - Pelindo I launching E-Berthing di Tanjung Pinang.
  • 02:45 WIB. PLN - PLN akan pasok listrik ke 16 kecamatan di Sumut melalui PLTP Sorik Merapi.
  • 02:44 WIB. PLN - PT PLN putus jaringan listrik ke WTP akibat BLUD SPAM Nagekeo menunggak rekening listrik selama dua bulan.

Ini 5 Prediksi Tren E-Commerce di Indonesia pada 2018

Foto Berita Ini 5 Prediksi Tren E-Commerce di Indonesia pada 2018
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pertumbuhan sektor perdagangan elektronik atau e-commerce yang cukup bagus di tahun 2017 menjadikan sektor ini masih menjadi primadona para investor di 2018. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan, nilai investasi di sektor e-commerce pada 2017 mencapai lebih dari USD5 miliar. Hal ini menjadikan e-commerce sebagai sektor ekonomi yang paling strategis saat ini. 

Melihat pertumbuhan yang positif ini, ShopBack, platform gaya hidup yang mendukung masyarakat untuk dapat melakukan transaksi pembelian dengan lebih cermat dan hemat, mencoba menganalisis beberapa hal yang akan menjadi buah bibir di sektor e-commerce di 2018. 

Indra Yonathan, Country General Manager Shopback Indonesia mengatakan, pertumbuhan e-commerce di Indonesia tidak lepas dari antusiasme masyarakat untuk berbelanja dan berjualan secara online. Infrastruktur yang mendukung gerakan e-commerce pun semakin stabil dan memudahkan masyarakat. 

"Masyarakat saat ini tidak hanya membeli gadget dan barang fesyen secara online, namun sudah mulai membeli makanan, pulsa, membayar BPJS, serta tiket-tiket online, termasuk tiket pertandingan olahraga, konser dan bioskop," ujar Yonathan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Berikut lima hal yang akan menjadi buah bibir di sektor e-commerce pada 2018.

1. Pola perilaku belanja bergeser ke online

Tidak dipungkiri pertumbuhan positif e-commerce di Indonesia membuat perubahan pola belanja masyarakat yang semakin bergeser ke arah elektronik atau online shopping. Tak ayal, sepanjang 2017, beberapa gerai ritel di Indonesia berhenti beroperasi. Bahkan, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) memprediksi akan ada lebih dari 50 gerai ritel yang berhenti beroperasi dan mencoba mengubah format bisnis mereka agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Perubahan pola perilaku belanja ini juga ditunjukkan dengan volume transaksi e-commerce yang meningkat. Laporan tahunan yang dikeluarkan We Are Social menunjukkan, persentase masyarakat Indonesia yang membeli barang dan jasa secara online dalam kurun waktu sebulan di 2017 mencapai 41% dari total populasi, meningkat 15% dibanding tahun 2016 yang hanya 26%.

Baru-baru ini, ShopBack melakukan survei terhadap lebih dari 1000 responden di Indonesia untuk melihat pola berberlanja online masyarakat Indonesia. Dari survei tersebut, sebanyak 70,2% responden mengaku bahwa keberadaan toko online memengaruhi perilaku belanja mereka. Mereka menjadi lebih sering berbelanja online dibanding berbelanja di toko offline

"Yang menarik lagi, 83,1% responden mengaku pernah ke toko offline untuk melihat barang dan kemudian membelinya secara online. Hal ini disebabkan banyak promo diskon yang ditawarkan platfrom e-commerce, ditambah lagi mereka akan mendapatkan cashback jika melakukan transaksi belanja di ShopBack," ujar Indra Yonathan.

2. Mobile wallet semakin marak

Tahun ini, jumlah pengguna smartphone di Indonesia diprediksi akan mencapai lebih dari 100 juta pengguna (lembaga riset digital eMarketer). Jumlah ini akan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah Tiongkok, India, dan Amerika. Hal ini tentunya menjadi potensi yang sangat besar untuk mengembangkan mobile wallet di Indonesia. 

Sepanjang 2017, ShopBack melihat ada beberapa mobile wallet yang sering diperbincangkan oleh masyarakat Indonesia, yakni GoPay, Jenius, TCash, Pay Pro, dan OVO. Dilihat dari Google Trends, volume pencarian untuk kelima mobile wallet ini mengalami peningkatan. Hal yang paling menakjubkan terjadi pada OVO. Aplikasi yang diperkenalkan awal 2017 ini telah menduduki peringkat teratas, Top Free App kategori keuangan di App Store dan posisi ketiga di Google Play Store dengan jumlah pengunduhan lebih dari 1 juta (Appanie.com).

Tahun 2018 akan menjadi saksi pertumbuhan mobile wallet di Indonesia. Baru-baru ini OVO dari Lippo bermitra dengan Grab untuk menyediakan layanan uang elektronik. Dengan kerja sama tersebut, pengguna aplikasi Grab, sudah bisa menggunakan GrabPay untuk membayar biaya perjalanan mereka. Selain itu, GoPay dari Go-Jek, yang juga telah mengakuisisi tiga perusahaan tekfin pada Desember lalu.

Yonathan mengungkapkan, akan banyak lagi bermunculan beberapa kerja sama antara perusahaan lainnya untuk menciptakan mobile wallet guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini, menurut Yonathan, kesiapan masyarakat untuk memanfaatkan mobile wallet menjadi penentu utama pada pertumbuhan industri ini.

3. Jasa pengiriman di hari yang sama jadi pilihan utama

Kendala pengiriman barang yang lama menjadi salah satu permasalahan e-commerce dalam dua tahun belakang. Kemunculan jasa transportasi online dengan fitur pengiriman barang pun menjadi solusi dari permasalahan ini. 

Kecepatan dan harga yang cukup terjangkau dibanding jasa pengiriman logistik konvensional menjadi alasan konsumen lebih memilih layanan pengiriman di hari yang sama (same day service delivery) serta satu hari (one-day service delivery). Namun, ini hanya berlaku untuk pengiriman dalam kota saja. Jasa pengiriman logistik konvensional masih menjadi pilihan untuk pengiriman antarkota.

4. InstaSeller pindah lapak 

Google mencatat ketertarikan masyarakat Indonesia berkecimpung di dunia e-commerce semakin meningkat. Hal ini dibuktikan dengan data Top 10 trending pencarian di Google sepanjang 2017 dalam hal "Cara Menjadi". Dari data tersebut, masyarakat Indonesia penasaran akan bagaimana cara menjadi agen Bukalapak, reseller online shopping, dan Penjual Lazada, yang masing-masing berada di peringkat 6, 7, dan 9. Bukan itu saja, pada 2017 penjual online di sosial media, seperti Instagram dan Facebook juga semakin banyak bermunculan. 

Di 2018,  fenomena baru akan terjadi, dimana para penjual online, terutama yang di Instagram mulai pindah lapak ke platform e-commerce, seperti Shopee. Platform e-commerce yang sedang naik daun ini memiliki fitur Instashop X Shopee, yang memungkinkan para penjual di Instagram dapat memasukan produk yang mereka jual di Instagram ke akun Shopee dan menjualnya ke jutaan pengguna Shopee.

5. Penjualan tiket online meningkat

Mulai bergesernya pola perilaku belanja masyarakat Indonesia, tentunya berdampak pada penjualan tiket. Selain penjualan tiket di sektor transportasi, penjualan tiket untuk acara-acara pertunjukan, musik, dan juga olahraga mulai marak dijual secara online. Baru-baru ini, penjualan tiket laga pertandingan Indonesia kontra Islandia pun mencetak rekor penjualan tiket online

Berdasarkan data PPSI, sebanyak 20 lembar tiket laga ini sudah habis terjual secara online. Bahkan, pada 10 Januari 2018, sebanyak 7,542 tiket telah terjual dalam satu hari dan mencetak rekor penjualan tiket online terbanyak dalam satu hari di Indonesia.

Di 2018, akan banyak gelaran acara yang akan menyedot animo masyarakat. Sebut saja, gelaran pesta olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan pada Agustus mendatang. Gelaran ini diprediksi akan turut berkontribusi pada peningkatan penjualan tiket di Indonesia.

Tag: e-commerce, ShopBack Indonesia, Indra Yonathan

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sumber lain

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,636.51 3,600.15
British Pound GBP 1.00 19,101.38 18,905.50
China Yuan CNY 1.00 2,150.15 2,128.71
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,638.00 13,502.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,816.30 10,707.09
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,743.52 1,726.07
Dolar Singapura SGD 1.00 10,380.58 10,273.15
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,988.86 16,818.09
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,505.91 3,466.50
Yen Jepang JPY 100.00 12,792.42 12,661.29

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
5 href="testing_ab/" />testing_ab/ - Sep
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Minggu, 18/02/2018 08:10 WIB

MUI: Rizieq Punya Hak Perlindungan

Minggu, 18/02/2018 07:00 WIB

BMKG: Pasang Air Laut di Babel Normal

Minggu, 18/02/2018 04:45 WIB

Peneliti Hama: PHT Perlu Dioptimalkan

Minggu, 18/02/2018 03:45 WIB

Jenazah Adelina Sau Tiba di Kupang