Portal Berita Ekonomi Senin, 26 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:32 WIB. Iran - Donald Trump menyatakan sikap Rusia dan Iran soal krisis Suriah memalukan.
  • 20:31 WIB. Suriah - AS ragukan Suriah akan patuhi resolusi DK PBB soal gencatan senjata.
  • 20:30 WIB. Yerusalem - AS diwartakan akan pindahkan kedubes di Tel Aviv ke Yerusalem pada Mei 2018.
  • 20:29 WIB. ARNA - Arwana Citramulia menargetkan laba usaha mencapai Rp150 miliar pada 2018.
  • 20:29 WIB. Ghouta - Rusia tuding AS berperan dalam tingkatkan krisis di Ghouta, Suriah.
  • 20:28 WIB. Freeport - Freeport Indonesia mencetak kenaikan penjualan emas sebesar 46,11% pada 2017.
  • 20:27 WIB. Olimpiade - Ivanka Trump hadiri penutupan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan.
  • 20:27 WIB. SMMA - Sinar Mas Multiartha melakukan penyertaan modal senilai Rp49,99 miliar kepada Sinar Mas Ventura.
  • 20:22 WIB. Amerika Serikat - Turki: AS bersikeras rusak proses perdamaian di Timur Tengah.
  • 20:23 WIB. Netanyahu - Benjamin Netanyahu kembali diinterogasi oleh polisi Israel atas dugaan tindak korupsi.
  • 20:24 WIB. Ghouta - Lebih dari 500 warga tewas di Ghouta Timur dalam sepekan.
  • 20:25 WIB. Korea Utara - Kedatangan pejabat tinggi Korea Utara ke Korsel disambut dengan aksi unjuk rasa.
  • 20:26 WIB. China - Otoritas China desak AS batalkan sanksi baru yang ditujukan kepada Korea Utara.
  • 20:25 WIB. Impor - Bulog akan menggelar lelang pengadaan 100.000 ton daging kerbau pada awal Maret.
  • 20:25 WIB. MRT - Mass Rapid Transit mengatakan pihaknya telah membayar sebagian besar tagihan kontraktor Jepang.

Anjlok, Target Serapan Beras Bulog Sulselbar Hanya 178 Ribu Ton

Foto Berita Anjlok, Target Serapan Beras Bulog Sulselbar Hanya 178 Ribu Ton
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
Target serapan beras dari Bulog Sulselbar turun drastis pada 2018. Penurunannya bahkan melebihi 100 persen. Bila tahun lalu, Bulog Sulselbar menargetkan realisasi penyerapan beras hingga 418 ribu ton, maka pada tahun ini target BUMN di bidang pangan tersebut hanya 178 ribu ton. 
 
"Tahun ini target serapan beras memang rendah bila dibandingkan tahun lalu. Targetnya 178 ribu ton, itu kami yakin mampu penuhi bahkan melampaui karena tahun lalu saja bisa capai 300 ribu ton lebih," kata Kepala Divisi Perum Bulog Sulselbar, Dindin Syamsuddin, saat ditemui di kantornya, Rabu, (17/1/2018).
 
Dindin menjelaskan anjloknya target serapan beras bukan karena produksi di Sulselbar yang merosot. Penurunan target itu merujuk pada merosotnya target penyaluran bantuan sosial atau bansos untuk beras sejahtera. Pada 2018, Sulsel hanya mendapatkan jatah beras sejahtera 47 ribu ton untuk dibagi. 
 
"Pertimbangan sehingga target serapan beras turun karena bansos itu. Kalau tahun lalu penyaluran bansos untuk beras sejahtera mencapai 88 ribu ton, tahun ini turun hanya 47 ribu ton. Tapi, ya meski target serapan beras turun, kami tetap akan optimalkan untuk membeli beras petani sebanyak-banyaknya," tutur dia. 
 
Menurut Dindin, pihaknya berupaya menyerap beras semaksimal mungkin, baik itu jenis medium maupun premium. Pertimbangannya, Sulsel sebagai daerah produsen berkomitmen menyangga kebutuhan provinsi lain. Terlepas dari itu, beras yang dibeli Bulog dipastikannya memberikan keuntungan bagi petani.
 
Bulog Sulselbar sendiri memasok lebih dari 300 ribu ton beras ke 14 provinsi di Indonesia sepanjang 2017. Gelombang pengiriman beras masih terus berlanjut pada awal 2018. Terlebih, dengan adanya kondisi kelangkaan stok beras di sejumlah daerah yang mengakibatkan harga melonjak dan pemerintah melakukan impor. 

Tag: Dindin Syamsuddin, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog)

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6619.804 26.744 572
2 Agriculture 1663.837 1.042 19
3 Mining 2028.689 12.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 760.266 -4.137 69
5 Miscellanous Industry 1371.774 29.002 43
6 Consumer Goods 2826.534 8.189 47
7 Cons., Property & Real Estate 535.613 -0.797 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1167.809 5.396 62
9 Finance 1209.910 4.977 90
10 Trade & Service 942.344 5.798 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 55 74 19 34.55
2 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
3 CITA 600 740 140 23.33
4 AISA 545 665 120 22.02
5 NELY 137 161 24 17.52
6 IPCM 400 460 60 15.00
7 IPOL 134 148 14 10.45
8 BCIP 137 150 13 9.49
9 SONA 3,800 4,100 300 7.89
10 PSAB 191 206 15 7.85
No Code Prev Close Change %
1 LPGI 4,500 4,040 -460 -10.22
2 TIRA 280 252 -28 -10.00
3 SKBM 570 515 -55 -9.65
4 KBLV 520 480 -40 -7.69
5 AGRS 740 685 -55 -7.43
6 MTSM 248 230 -18 -7.26
7 INCI 510 474 -36 -7.06
8 BSSR 2,890 2,720 -170 -5.88
9 ASBI 310 294 -16 -5.16
10 DEWA 61 58 -3 -4.92
No Code Prev Close Change %
1 AISA 545 665 120 22.02
2 LMAS 64 63 -1 -1.56
3 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
4 PGAS 2,660 2,610 -50 -1.88
5 TRAM 352 376 24 6.82
6 BUMI 330 324 -6 -1.82
7 BBCA 23,900 24,250 350 1.46
8 ESTI 90 88 -2 -2.22
9 UNTR 35,875 37,000 1,125 3.14
10 PBRX 498 498 0 0.00