Portal Berita Ekonomi Minggu, 27 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:31 WIB. Airbnb - Airbnb bikin fitur stories┬ámirip Instagram.
  • 07:04 WIB. Gareth Bale - Gareth Bale bakal mempertimbangkan masa depannya dengan Real Madrid.
  • 04:02 WIB. Liga Champions 2018 - Angkat trofi Champions, Real Madrid taklukan Liverpool 3-1.

Kemenkop dan UKM Harap Koperasi Menjelma Jadi Konglomerasi

Foto Berita Kemenkop dan UKM Harap Koperasi Menjelma Jadi Konglomerasi
Warta Ekonomi.co.id, Tangerang -

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram menekankan bahwa sebuah koperasi bisa disebut berkualitas, salah satunya adalah karena jumlah anggota terus meningkat secara signifikan setiap tahunnya.

"Saya apresiasi Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia yang jumlah anggotanya meningkat luar biasa dari 121 ribu orang tahun 2016 menjadi 135 ribu orang di tahun 2017. Saat ini, kita akan mendorong koperasi secara kualitas, bukan lagi kuantitas," kata Agus pada acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2017 Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI) di Tangerang, Rabu (17/1/2018).

Agus pun mengapresiasi kinerja usaha Kopsyah BMI dengan mengemas aset sebesar Rp411,29 miliar dengan total volume pinjaman yang sudah mencapai Rp227 miliar lebih. "Saya berharap Kopsyah BMI mampu menerapkan 5S. Yaitu, sukses penyaluran sesuai prosedur, sukses pemanfaatan sesuai kebutuhan, dan sukses pengembalian. Itu sukses bagi koperasi. Ditambah lagi sukses lainnya, yaitu sukses bagi anggota dalam peningkatan usaha dan sukses anggota dalam mengembangkan usahanya," papar Agus.

Ke depan, Agus berharap koperasi mampu menjelma menjadi sebuah konglomerasi di Indonesia. Dengan begitu, mampu menciptakan keseimbangan usaha antara koperasi, BUMN, dan swasta. "Oleh karena itu, saya berharap RAT Kopsyah BMI bisa menghasilkan rencana kerja yang bisa diimplementasikan secara logis," tegas Agus.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara mengatakan bahwa RAT yang merupakan perintah UU bagi koperasi di seluruh Indonesia, bukan sekadar seremonial belaka. Melainkan menjadi ajang strategis sebuah koperasi untuk menetapkan arah kebijakan dan manajemen koperasi, rencana kerja, laporan keuangan, dan sebagainya.

"Kita akan terus meningkatkan pelayanan keuangan dan pembiayaan usaha mikro dengan pola syariah," tandas Kamaruddin.

Dia mengaku, Kopsyah BMI merupakan koperasi yang sesuai dengan nilai, jati diri, dan fungsi koperasi untuk kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar. "Dengan jumlah anggota sebanyak 135 ribu orang, kami hanya melayani anggota koperasi. Kami tidak melayani nonanggota dan tidak ada istilah calon anggota. Tahun 2018 ini kami akan lebih fokus lagi meningkatkan pelayanan keuangan syariah, seperti sedekah, pembiayaan, hingga investasi," imbuh Kamaruddin.

Kamaruddin mengungkapkan, tahun ini Kopsyah BMI akan membentuk lima koperasi konsumen dengan mendirikan lima minimarket di lima cabang Kopsyah BMI. "Kita juga akan membentuk koperasi produsen dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota. Kita juga memiliki program baru, yaitu Wakaf Melalui Uang, yang akan membeli 100 hektare sawah yang akan diberikan untuk digarap anggota dengan pola bagi hasil," kata dia.

Kopsyah BMI juga akan membangun masjid seluas 1000 meter persegi di atas tanah seluas 5000 meter persegi, dimana di atas masjid akan dibangun sebuah rumah sakit yang akan dikelola koperasi jasa milik Kopsyah BMI.

Sementara Pelaksana Harian Dekopin Agung Sudjatmoko menuturkan bahwa RAT merupakan ajang silaturahmi dan pesta para anggota koperasi atas keberhasilannya meningkatkan kinerja usaha koperasi. "Koperasi besar karena anggotanya, bukan karena ketuanya. Koperasi besar karena aktifnya anggota. Kalau anggota tidak aktif dan turut berpartisipasi maka kegiatan koperasi akan berhenti," jelas Agung.

Agung berharap, Kopsyah BMI terus fokus membangun simpan pinjam pola syariah. Selain itu, Kopsyah BMI juga diharapkan melakukan konsolidasi unit usaha yang dibutuhkan anggota, di luar unit simpan pinjam. "Misalnya, BMI memiliki unit pelayanan umrah dan haji, unit usaha ritel, dan sebagainya sesuai kebutuhan anggota. Lebih dari itu, karena jumlah anggotanya besar maka Kopsyah BMI harus memodernisasi pelayanan dan manajemennya. Sehingga akses anggota ke koperasi semakin mudah. Caranya, dengan teknologi," pungkas Agung.

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM), Agus Muharram, Koperasi

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Kemenkop dan UKM

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5975.742 29.204 583
2 Agriculture 1545.561 -3.579 19
3 Mining 1874.083 5.539 44
4 Basic Industry and Chemicals 797.876 9.669 69
5 Miscellanous Industry 1255.404 1.089 44
6 Consumer Goods 2467.513 7.000 45
7 Cons., Property & Real Estate 463.741 1.542 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.181 -6.306 65
9 Finance 1058.646 9.953 92
10 Trade & Service 911.636 5.660 140
No Code Prev Close Change %
1 HOME 120 156 36 30.00
2 CMPP 240 300 60 25.00
3 TRUK 430 535 105 24.42
4 SKBM 436 535 99 22.71
5 VINS 128 150 22 17.19
6 CAMP 444 520 76 17.12
7 NELY 118 134 16 13.56
8 SKYB 430 488 58 13.49
9 KBLV 540 600 60 11.11
10 NAGA 218 242 24 11.01
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 585 458 -127 -21.71
2 YPAS 790 620 -170 -21.52
3 SONA 3,200 2,750 -450 -14.06
4 RDTX 6,500 5,625 -875 -13.46
5 FREN 110 97 -13 -11.82
6 MITI 131 116 -15 -11.45
7 IDPR 900 800 -100 -11.11
8 SDMU 298 272 -26 -8.72
9 TRUS 238 218 -20 -8.40
10 CNTX 650 600 -50 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 BHIT 119 121 2 1.68
2 PGAS 2,170 2,080 -90 -4.15
3 BBRI 3,060 3,120 60 1.96
4 KREN 750 740 -10 -1.33
5 ERAA 2,730 2,730 0 0.00
6 MNCN 1,235 1,240 5 0.40
7 TARA 830 840 10 1.20
8 UNTR 36,950 37,500 550 1.49
9 TLKM 3,560 3,560 0 0.00
10 INKP 15,250 16,000 750 4.92