Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:21 WIB. Pilpres - Anies bantah akan maju di Pilpres 2019.
  • 18:20 WIB. Pilpres - Prabowo sebut Anies layak maju di Pilpres 2019.
  • 18:19 WIB. Pilpres - PDIP: Zulkifli Hasan minta ketemu Megawati.
  • 18:18 WIB. Pilpres - Puan Maharani akui sudah kantongi nama Cawapres untuk Jokowi.
  • 18:18 WIB. DKI Jakarta - Jelang pertandingan, Menteri Susi tinjau lokasi Danau Sunter.
  • 18:18 WIB. Hotel - Hotel Raden Wijaya Mojokerto memproyeksikan tingkat okupansi mencapai 80% pada 2018.
  • 18:17 WIB. DKI Jakarta - Minggu 25 Februari, Menteri Susi dan Wagub DKI Sandiaga akan bertandi berenang di Danau Sunter.
  • 18:17 WIB. Pilpres - Zulkifli Hasan beri sinyal maju di Pilpres 2019.
  • 18:16 WIB. Waskita - Waskita Karya Realty membidik penjualan apartemen segmen menengah atas sebesar 2.500 unit pada 2018.
  • 18:15 WIB. Astra Infra - Astra Infra menargetkan pendapatan tol ruas Tangerang-Merak tumbuh sebesar 11,5% pada 2018.
  • 18:11 WIB. Co-working Space - Unionspace akan meresmikan lima co-working space baru di Indonesia pada 2018.
  • 18:10 WIB. Jasindo - Asuransi Jasa Indonesia telah membayarkan klaim asuransi usaha tani padi sebesar Rp145 miliar pada 2017.
  • 16:04 WIB. Intel - Intel akan meluncurkan laptop jenis 2-in-1 yang didukung fitur teknologi jaringan 5G pada 2019.
  • 16:01 WIB. Co-working Space - Unionspace menggandeng Stone&Chalk untuk membuat co-working space khusus bagi fintech.
  • 15:06 WIB. Nasional - Fadli Zon prihatin Indonesia jadi pasar Narkoba.

Kemenkop dan UKM Harap Koperasi Menjelma Jadi Konglomerasi

Foto Berita Kemenkop dan UKM Harap Koperasi Menjelma Jadi Konglomerasi
Warta Ekonomi.co.id, Tangerang -

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram menekankan bahwa sebuah koperasi bisa disebut berkualitas, salah satunya adalah karena jumlah anggota terus meningkat secara signifikan setiap tahunnya.

"Saya apresiasi Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia yang jumlah anggotanya meningkat luar biasa dari 121 ribu orang tahun 2016 menjadi 135 ribu orang di tahun 2017. Saat ini, kita akan mendorong koperasi secara kualitas, bukan lagi kuantitas," kata Agus pada acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2017 Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI) di Tangerang, Rabu (17/1/2018).

Agus pun mengapresiasi kinerja usaha Kopsyah BMI dengan mengemas aset sebesar Rp411,29 miliar dengan total volume pinjaman yang sudah mencapai Rp227 miliar lebih. "Saya berharap Kopsyah BMI mampu menerapkan 5S. Yaitu, sukses penyaluran sesuai prosedur, sukses pemanfaatan sesuai kebutuhan, dan sukses pengembalian. Itu sukses bagi koperasi. Ditambah lagi sukses lainnya, yaitu sukses bagi anggota dalam peningkatan usaha dan sukses anggota dalam mengembangkan usahanya," papar Agus.

Ke depan, Agus berharap koperasi mampu menjelma menjadi sebuah konglomerasi di Indonesia. Dengan begitu, mampu menciptakan keseimbangan usaha antara koperasi, BUMN, dan swasta. "Oleh karena itu, saya berharap RAT Kopsyah BMI bisa menghasilkan rencana kerja yang bisa diimplementasikan secara logis," tegas Agus.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara mengatakan bahwa RAT yang merupakan perintah UU bagi koperasi di seluruh Indonesia, bukan sekadar seremonial belaka. Melainkan menjadi ajang strategis sebuah koperasi untuk menetapkan arah kebijakan dan manajemen koperasi, rencana kerja, laporan keuangan, dan sebagainya.

"Kita akan terus meningkatkan pelayanan keuangan dan pembiayaan usaha mikro dengan pola syariah," tandas Kamaruddin.

Dia mengaku, Kopsyah BMI merupakan koperasi yang sesuai dengan nilai, jati diri, dan fungsi koperasi untuk kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar. "Dengan jumlah anggota sebanyak 135 ribu orang, kami hanya melayani anggota koperasi. Kami tidak melayani nonanggota dan tidak ada istilah calon anggota. Tahun 2018 ini kami akan lebih fokus lagi meningkatkan pelayanan keuangan syariah, seperti sedekah, pembiayaan, hingga investasi," imbuh Kamaruddin.

Kamaruddin mengungkapkan, tahun ini Kopsyah BMI akan membentuk lima koperasi konsumen dengan mendirikan lima minimarket di lima cabang Kopsyah BMI. "Kita juga akan membentuk koperasi produsen dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota. Kita juga memiliki program baru, yaitu Wakaf Melalui Uang, yang akan membeli 100 hektare sawah yang akan diberikan untuk digarap anggota dengan pola bagi hasil," kata dia.

Kopsyah BMI juga akan membangun masjid seluas 1000 meter persegi di atas tanah seluas 5000 meter persegi, dimana di atas masjid akan dibangun sebuah rumah sakit yang akan dikelola koperasi jasa milik Kopsyah BMI.

Sementara Pelaksana Harian Dekopin Agung Sudjatmoko menuturkan bahwa RAT merupakan ajang silaturahmi dan pesta para anggota koperasi atas keberhasilannya meningkatkan kinerja usaha koperasi. "Koperasi besar karena anggotanya, bukan karena ketuanya. Koperasi besar karena aktifnya anggota. Kalau anggota tidak aktif dan turut berpartisipasi maka kegiatan koperasi akan berhenti," jelas Agung.

Agung berharap, Kopsyah BMI terus fokus membangun simpan pinjam pola syariah. Selain itu, Kopsyah BMI juga diharapkan melakukan konsolidasi unit usaha yang dibutuhkan anggota, di luar unit simpan pinjam. "Misalnya, BMI memiliki unit pelayanan umrah dan haji, unit usaha ritel, dan sebagainya sesuai kebutuhan anggota. Lebih dari itu, karena jumlah anggotanya besar maka Kopsyah BMI harus memodernisasi pelayanan dan manajemennya. Sehingga akses anggota ke koperasi semakin mudah. Caranya, dengan teknologi," pungkas Agung.

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM), Agus Muharram, Koperasi

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Kemenkop dan UKM

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6619.804 26.744 572
2 Agriculture 1663.837 1.042 19
3 Mining 2028.689 12.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 760.266 -4.137 69
5 Miscellanous Industry 1371.774 29.002 43
6 Consumer Goods 2826.534 8.189 47
7 Cons., Property & Real Estate 535.613 -0.797 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1167.809 5.396 62
9 Finance 1209.910 4.977 90
10 Trade & Service 942.344 5.798 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 55 74 19 34.55
2 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
3 CITA 600 740 140 23.33
4 AISA 545 665 120 22.02
5 NELY 137 161 24 17.52
6 IPCM 400 460 60 15.00
7 IPOL 134 148 14 10.45
8 BCIP 137 150 13 9.49
9 SONA 3,800 4,100 300 7.89
10 PSAB 191 206 15 7.85
No Code Prev Close Change %
1 LPGI 4,500 4,040 -460 -10.22
2 TIRA 280 252 -28 -10.00
3 SKBM 570 515 -55 -9.65
4 KBLV 520 480 -40 -7.69
5 AGRS 740 685 -55 -7.43
6 MTSM 248 230 -18 -7.26
7 INCI 510 474 -36 -7.06
8 BSSR 2,890 2,720 -170 -5.88
9 ASBI 310 294 -16 -5.16
10 DEWA 61 58 -3 -4.92
No Code Prev Close Change %
1 AISA 545 665 120 22.02
2 LMAS 64 63 -1 -1.56
3 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
4 PGAS 2,660 2,610 -50 -1.88
5 TRAM 352 376 24 6.82
6 BUMI 330 324 -6 -1.82
7 BBCA 23,900 24,250 350 1.46
8 ESTI 90 88 -2 -2.22
9 UNTR 35,875 37,000 1,125 3.14
10 PBRX 498 498 0 0.00