Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:52 WIB. AP I - Angkasa Pura I menawarkan sejumlah insentif bagi maskapai yang berminat membuka rute penerbangan baru.
  • 20:40 WIB. SMF - Sarana Multigriya Finansial mencatatkan laba bersih unaudited mencapai Rp400 miliar pada 2017.
  • 20:38 WIB. SMF - Sarana Multigriya Finansial menargetkan pendapatan tahun ini mencapai Rp1,3 triliun.
  • 20:37 WIB. HRTA - Hartadinata Abadi mengatakan akan memperbesar pendapatan dari wholesale.
  • 20:35 WIB. MEDC - Medco Energi Internasional mengusulkan pajak bunga surat utang luar negeri diturunkan menjadi 15%.
  • 20:34 WIB. HRTA - Hartadinata Abadi berhasil meningkatkan kapasitas produksi menjadi 730 kilogram per bulan.
  • 20:32 WIB. Manufaktur - Pemerintah menargetkan produksi aluminium nasional menembus angka 2 juta ton setiap tahun.
  • 17:34 WIB. Iran - Puing pesawat penumpang Aseman Airlines Iran ditemukan di puncak gunung.
  • 17:31 WIB. Rohingya - Myanmar ke Bangladesh: setop berikan bantuan kepada Rohingya.
  • 17:29 WIB. Kanada - Sebanyak 150 warga Korea Utara terancam dideportasi dari Kanada.
  • 17:28 WIB. Timor Leste - Otoritas Timor Leste berupaya untuk temukan jasad PM pertamanya.
  • 17:27 WIB. Rusia - Donald Trump perintahkan penyelidikan terhadap rudal balistik Rusia.
  • 17:25 WIB. Palestina - Otoritas Israel godok RUU pencabutan izin tinggal warga Palestina.
  • 17:25 WIB. Duterte - Intelijen AS menyatakan jika Rodrigo Duterte adalah ancaman untuk demokrasi.
  • 17:24 WIB. Ghouta - PBB desak evakuasi segera warga Ghouta Timur.

Tergerus 11,59 Persen, Ekspor Sulsel 2017 Turun US$133 Juta

Foto Berita Tergerus 11,59 Persen, Ekspor Sulsel 2017 Turun US$133 Juta
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Sulsel sepanjang 2017 mengalami penurunan signifikan. Nilai ekspor periode 2017 hanya US$1.020,80 juta atau turun 11,59 persen bila dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang menembus US$1.154,63 juta. Artinya, ada penurunan nilai ekspor hingga US$133,83 juta. 

"Secara kumulatif, ekspor Sulsel periode Januari-Desember 2017 mengalami penurunan sebesar 11,59 persen dibandingkan periode sama pada 2016. Dari US$1.154,63 juta menjadi US$1.020,80 juta," kata Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, di Makassar. 

Berdasarkan data BPS, komoditas yang mempengaruhi merosotnya ekspor Sulsel adalah kakao/coklat. Terjadi penurunan hingga 66,53 persen, dari US$159,56 juta menjadi US$53,41 juta. Disusul buah-buahan (-47,08 persen) dari US$57,83 juta menjadi US$30,60 juta serta ikan, udang, dan hewan tidak bertulang belakang (-37,09 persen) dari US$108,91 menjadi Us$68,52 juta.

Terlepas dari penurunan ekspor sejumlah komoditas unggulan itu, beruntung nikel masih menunjukkan kinerja positif. Nursam menyebut meski kenaikannya hanya 7,74 persen, tapi secara nominal cukup signifikan. Ekspor nikel Sulsel bertambah dari US$584,14 juta menjadi US$629,33 juta. "Nikel menjadi komoditas unggulan untuk ekspor dan itu dikirim ke Jepang," ulasnya.

Menurut Nursam, besarnya kontribusi nikel membuat Jepang sangat dominan sebagai negara tujuan ekspor. Sepanjang 2017, ekspor Sulsel ke Negeri Sakura tercatat naik 5,74 persen dari US$629,65 juta menjadi US$665,77 juta. Adapun negara yang mempengaruhi merosotnya ekspor Sulsel adalah Malaysia (-56,14 persen), Amerika Serikat (-39,72 persen), dan Korea Selatan (-16,65 persen).

Meski sepanjang 2017 kinerja ekspor Sulsel menurun, masih ada harapan peningkatan kinerja pada tahun ini. Nilai ekspor pada akhir tahun alias Desember 2017 mengalami lonjakan yang cukup signifikan. BPS mencatat kenaikan 60,61 persen dari US$76 juta menjadi US$122,06 juta. 

"Kontribusi terbesar ya dari nikel. Tercatat kenaikan 104,97 persen dari US$44,24 juta menjadi US$90,69 juta. Adapun negara tujuannya tentu Jepang yang juga mencatat lonjakan ekspor pada Desember 2017," pungkas Nursam.

Tag: Ekspor, Sulawesi Selatan, Badan Pusat Statistik (BPS), Nursam Salam

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,639.71 3,603.35
British Pound GBP 1.00 19,103.18 18,908.79
China Yuan CNY 1.00 2,152.05 2,130.60
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,650.00 13,514.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,753.47 10,639.57
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,744.57 1,727.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,355.03 10,247.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,842.74 16,672.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,496.41 3,458.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,681.16 12,552.48

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6643.400 -19.476 572
2 Agriculture 1668.809 20.811 19
3 Mining 2008.314 22.080 44
4 Basic Industry and Chemicals 761.066 2.970 69
5 Miscellanous Industry 1368.989 -17.055 43
6 Consumer Goods 2837.898 -13.003 47
7 Cons., Property & Real Estate 538.221 -6.696 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1173.358 2.504 62
9 Finance 1218.657 -5.065 90
10 Trade & Service 944.811 -5.448 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 50 67 17 34.00
2 DEWA 50 65 15 30.00
3 BMSR 188 228 40 21.28
4 BOSS 935 1,120 185 19.79
5 AKPI 720 820 100 13.89
6 TRUS 300 338 38 12.67
7 AGRS 620 695 75 12.10
8 TIRA 252 280 28 11.11
9 MBAP 3,650 3,960 310 8.49
10 INRU 900 975 75 8.33
No Code Prev Close Change %
1 TALF 430 344 -86 -20.00
2 JSPT 2,110 1,710 -400 -18.96
3 ATIC 775 665 -110 -14.19
4 MFMI 710 615 -95 -13.38
5 VICO 312 272 -40 -12.82
6 BPFI 715 625 -90 -12.59
7 IKAI 404 354 -50 -12.38
8 BRNA 1,330 1,190 -140 -10.53
9 TRST 430 396 -34 -7.91
10 WOMF 266 246 -20 -7.52
No Code Prev Close Change %
1 ENRG 262 268 6 2.29
2 DEWA 50 65 15 30.00
3 MEDC 1,275 1,365 90 7.06
4 BUMI 328 340 12 3.66
5 IKAI 404 354 -50 -12.38
6 BRMS 85 90 5 5.88
7 GDST 93 92 -1 -1.08
8 PGAS 2,630 2,720 90 3.42
9 BMTR 650 655 5 0.77
10 ELTY 50 50 0 0.00