Portal Berita Ekonomi Selasa, 14 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:19 WIB. WIKA - WIKA mengklaim telah meraih kontrak baru Rp1,09 triliun di luar negeri.
  • 13:01 WIB. WIKA - WIKA mendapatkan kontrak proyek renovasi Istana Presiden Republik Niger senilai Rp370 miliar.
  • 12:56 WIB. Benny Rhamdani - Jika uang Rp1 triliun diperoleh Sandiaga Uno selama menjabat Wagub DKI, maka masuk gratifikasi yang tidak dilaporkan ke KPK.
  • 12:53 WIB. Benny Rhamdani - Dana yang diberikan masing-masing Rp500 miliar ke PAN dan PKS sulit diterima akal sehat publik sebagai dana kampanye.
  • 12:52 WIB. Politik - Benny Rhamdani meminta KPK dan Bawaslu sikapi pemberian uang Rp500 miliar ke PAN dan PKS sebagai dana kampanye.
  • 12:49 WIB. Kemendagri - Ahmad Heryawan (Aher) tidak bisa mengantikan duduki jabatan Wagub DKI Jakarta.
  • 12:47 WIB. KPK - Pemeriksaan politisi PPP, Irgan Chairul Mahfiz sebagai saksi atas tersangka Yaya Purnomo (eks pejabat Kemenkeu).
  • 12:46 WIB. KPK - Politisi PPP, Irgan Chairul Mahfiz dipanggil KPK tekait kasus dugaan suap usulan dana perimbangan daerah pada RAPBN-P 2018. 
  • 12:19 WIB. Mensesneg - Keputusan pencopotan Asman Abnur menunggu Presiden Jokowi. 
  • 12:19 WIB. Mensesneg - Jokowi suka dengan kinerja Asman Abnur.
  • 12:18 WIB. Mensesneg - Pencopotan Asman Abnur yang kini menjabat MenPAN-RB karena pertimbangan koalisi partai.
  • 12:18 WIB. Mensesneg - MenPAN-RB dipastikan bakal dicopot.
  • 11:01 WIB. HP - HP miliki 20% Market Share di Indonesia.
  • 10:45 WIB. Google - Google Maps bakal lebih pintar dengan Android Pie.
  • 10:41 WIB. Telkomsel - Telkomsel menghadirkan layanan 5G di Asian Games 2018.

Sentraland Sukaramai Siap Dijadikan Pusat Bisnis Kota Medan

Foto Berita Sentraland Sukaramai Siap Dijadikan Pusat Bisnis Kota Medan
Warta Ekonomi.co.id, Medan -
Manager Pemasaran Sentraland Sukaramai Perum Perumnas Hari Raharjo mengatakan, kota Medan saat ini kesulitan membangun sebuah hunian yang nyaman, asri dan bahkan dapat dijadikan sebagai pusat bisnis. Sehingga para pengembang harus jeli melihat kondisi dan tempat yang layak dijadikan tempat tinggal sekaligus dijadikan tempat berwirausaha.
 
"Dari beberapa tempat di Medan saya menyakini nantinya Sentraland Sukaramai akan menjadi pusat bisnis dan keramaian baru di Kota Medan. Kawasan itu akan semakin ramai ditambah banyaknya area komersil disana," katanya, Jumat (19/1/2018).
 
Awalnya Sentrland Sukaramai sebagai Perum Perumnas yang kini sedang membangun proyek apartemen Sentraland Sukaramai Medan yang berkonsep komersil. Sentraland Sukaramai menjadi proyek baru Perumnas dari sebelumnya rusun kumuh di sana.
 
Dikatakannnya, proyek ini menjadi pilot project nasional bagi proyek BUMN perumahan itu untuk merevitalisasi rusun kumuh menjadi apartemen komersil. Dan sekaligus menjadikan wajah baru bagi Perumnas yang selama ini terfokus pada rumah susun atau perumahan murah.
 
"Selain Sukaramai, di Medan ada Perumnas Martubung dan yang paling familiar itu Perumnas Mandala. Kalau menyebut Perumnas Mandala pasti hampir semua tahu dimana lokasi," katanya.
 
Dikatakannnya, proyek ini sekaligus menjadikan pilot project nasional untuk program revitalisasi rusun di daerah lain. Ditambah lagi, pihaknya ingin menjadikan Sentraland Sukaramai lebih familiar di masyarakat sama seperti Perumnas Mandala.
 
"Untuk harga yang kita tawarkan juga terjangkau. Jika dibandingkan apartemen serupa di Kota Medan. Kita masih lebih terjangkau," ujarnya.
Dan saat ini, Sentraland Sukaramai sedang dibangun diatas lahan milik Perumnas di kawasan Asia Mega Mas Medan. Kawasan strategis yang sangat terkenal di Kota Medan. "Sedang dibangun tiga tower dengan jumlah lantai sebanyak 20 lantai. Selain apartemen, banyak juga area komersil untuk berwirausaha yang disediakan," pungkasnya.

Tag: Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas), Properti, Hadi Raharjo

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Khairunnisak Lubis

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5861.246 -215.927 598
2 Agriculture 1493.422 -43.044 19
3 Mining 1989.115 -104.226 46
4 Basic Industry and Chemicals 789.951 -33.178 70
5 Miscellanous Industry 1224.568 -49.761 45
6 Consumer Goods 2372.718 -71.540 46
7 Cons., Property & Real Estate 443.811 -12.838 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1007.787 -37.793 70
9 Finance 1057.291 -45.870 91
10 Trade & Service 845.042 -17.117 144
No Code Prev Close Change %
1 FILM 610 760 150 24.59
2 GLOB 182 220 38 20.88
3 JECC 6,000 6,675 675 11.25
4 CTTH 84 93 9 10.71
5 TRIL 56 61 5 8.93
6 JIHD 452 488 36 7.96
7 INCF 170 183 13 7.65
8 PDES 1,190 1,270 80 6.72
9 PYFA 173 184 11 6.36
10 PTSN 362 384 22 6.08
No Code Prev Close Change %
1 KPAL 845 635 -210 -24.85
2 BYAN 19,800 16,500 -3,300 -16.67
3 MAYA 4,080 3,510 -570 -13.97
4 MTLA 410 360 -50 -12.20
5 FREN 131 116 -15 -11.45
6 CLEO 322 286 -36 -11.18
7 BTON 324 290 -34 -10.49
8 TRAM 232 208 -24 -10.34
9 TRUK 195 175 -20 -10.26
10 SIMA 150 135 -15 -10.00
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,390 3,140 -250 -7.37
2 TLKM 3,500 3,370 -130 -3.71
3 PGAS 1,940 1,805 -135 -6.96
4 KREN 740 750 10 1.35
5 PTBA 4,890 4,850 -40 -0.82
6 TKIM 15,750 14,775 -975 -6.19
7 INDY 3,190 3,060 -130 -4.08
8 WSKT 2,110 1,965 -145 -6.87
9 BBTN 2,810 2,630 -180 -6.41
10 BBNI 7,975 7,400 -575 -7.21