Portal Berita Ekonomi Senin, 28 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:34 WIB. Gaza - Israel bangun pembatas di perairan utara Jalur Gaza.
  • 14:33 WIB. Kim Jong-un - China harap KTT Trump-Kim dilakukan sesuai jadwal.
  • 14:32 WIB. Bush - George HW Bush kembali masuk rumah sakit.
  • 14:31 WIB. Nobel - Ada petisi gadang Mahathir Mohamad jadi peraih Nobel.
  • 14:30 WIB. Migran - Spanyol selamatkan 500 migran dari Laut Mediterania.
  • 14:29 WIB. Nepal - Jumlah warga miskin di Nepal tembus enam juta jiwa.
  • 14:27 WIB. Iran - Drone milik militer AS tewaskan 11 militan ISIS di wilayah timur Afghanistan.
  • 12:48 WIB. Xiaomi - Xiaomi akui operator jadi kunci masuk pasar AS.
  • 10:41 WIB. Samsung - Asisten cerdas Bixby bakal hadir di semua smartphone Samsung.
  • 10:40 WIB. Amazon - Perangkat Alexa curi dan sebar percakapan pengguna.
  • 10:39 WIB. ZTE - Batal dicekal, ZTE diminta Trump bayar denda Rp16,8 triliun.
  • 10:38 WIB. Telkomsel - Ulang tahun ke-23, Telkomsel janji perkuat bisnis digital.
  • 10:34 WIB. Elon Musk - Elon Musk dituding salah total soal kecerdasan buatan.
  • 10:24 WIB. Nasional Re - PT Reasuransi Nasional Indonesia targetkan perolehan premi bruto sebanyak Rp6,4 triliun di tahun ini.
  • 10:23 WIB. BNI - Pada akhir 2018, BNI menarget fee dari bisnis remitansi dapat tumbuh 18% YoY menjadi Rp183 miliar.

BI: Pertumbuhan Ekonomi 2018 Diproyeksikan Capai 5,1%-5,5%

Foto Berita BI: Pertumbuhan Ekonomi 2018 Diproyeksikan Capai 5,1%-5,5%
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) memperoyeksikan pertumbuhan ekonomi di 2018 bakal berada di rentang 5,1% sampai 5,5%. Menguatnya permintaan domestik yang sejalan dengan peningkatan investasi, konsumsi rumah tangga, dan stimulus fiskal akan menjadi salah satu faktor pendorong tumbuhnya ekonomi Tanah Air.

Direktur Eksekutif Bank Indonesia Agusman mengatakan ekspor diperkirakan tetap tumbuh positif seiring dengan berlanjutnya perbaikan ekonomi global dan harga komoditas yang masih tinggi. Sementara itu, ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2017 diperkirakan tumbuh stabil dan akan meningkat pada 2018. 

"Pada triwulan IV 2017, kinerja ekspor diperkirakan lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya di tengah pertumbuhan impor, terutama migas, yang masih cukup tinggi. Di sisi permintaan domestik, investasi membaik ditopang proyek infrastruktur pemerintah dan peran investasi swasta yang terus meningkat," katanya di Jakarta.

Lebih lanjut dirinya mengatakan perbaikan konsumsi diperkirakan belum cukup kuat. Dengan perkembangan tersebut, untuk keseluruhan 2017, perekonomian domestik diperkirakan tumbuh sekitar 5,1%. 

Sementara itu, neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan IV 2017 diperkirakan mencatat surplus dengan defisit transaksi berjalan yang tetap terkendali. Surplus NPI ditopang oleh transaksi modal dan finansial yang mencatat surplus cukup besar, terutama bersumber dari investasi langsung dan investasi portofolio. 

Namun demikian, defisit transaksi berjalan diperkirakan sedikit lebih tinggi dari triwulan sebelumnya sejalan dengan penurunan surplus neraca perdagangan nonmigas dan peningkatan defisit neraca migas dan jasa. Dengan perkembangan tersebut, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2017 tercatat sebesar USD130,2 miliar, tertinggi dalam sejarah. 

Cadangan devisa tersebut cukup untuk membiayai 8,6 bulan impor, atau 8,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Ke depan, defisit transaksi berjalan pada 2018 diperkirakan masih tetap terkendali dalam batas yang aman meskipun meningkat menjadi 2,0-2,5% dari PDB, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi domestik.

Tag: Bank Indonesia (BI), Agusman, Ekonomi Indonesia

Penulis: Gito Adiputro Wiratno

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5975.742 29.204 583
2 Agriculture 1545.561 -3.579 19
3 Mining 1874.083 5.539 44
4 Basic Industry and Chemicals 797.876 9.669 69
5 Miscellanous Industry 1255.404 1.089 44
6 Consumer Goods 2467.513 7.000 45
7 Cons., Property & Real Estate 463.741 1.542 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.181 -6.306 65
9 Finance 1058.646 9.953 92
10 Trade & Service 911.636 5.660 140
No Code Prev Close Change %
1 HOME 120 156 36 30.00
2 CMPP 240 300 60 25.00
3 TRUK 430 535 105 24.42
4 SKBM 436 535 99 22.71
5 VINS 128 150 22 17.19
6 CAMP 444 520 76 17.12
7 NELY 118 134 16 13.56
8 SKYB 430 488 58 13.49
9 KBLV 540 600 60 11.11
10 NAGA 218 242 24 11.01
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 585 458 -127 -21.71
2 YPAS 790 620 -170 -21.52
3 SONA 3,200 2,750 -450 -14.06
4 RDTX 6,500 5,625 -875 -13.46
5 FREN 110 97 -13 -11.82
6 MITI 131 116 -15 -11.45
7 IDPR 900 800 -100 -11.11
8 SDMU 298 272 -26 -8.72
9 TRUS 238 218 -20 -8.40
10 CNTX 650 600 -50 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 BHIT 119 121 2 1.68
2 PGAS 2,170 2,080 -90 -4.15
3 BBRI 3,060 3,120 60 1.96
4 KREN 750 740 -10 -1.33
5 ERAA 2,730 2,730 0 0.00
6 MNCN 1,235 1,240 5 0.40
7 TARA 830 840 10 1.20
8 UNTR 36,950 37,500 550 1.49
9 TLKM 3,560 3,560 0 0.00
10 INKP 15,250 16,000 750 4.92