Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:52 WIB. GEMS - Golden Energy Mines mengatakan proses akuisisi Barasentosa Lestari sudah mencapai 95%-96%.
  • 23:44 WIB. Afghanistan - Presiden Afghanistan mengumumkan gencatan senjata dengan Taliban untuk menghormati Idul Adha.
  • 23:42 WIB. Palawija - Jumlah produksi palawija di Lebak menembus 19.118 ton hingga Juli 2018.
  • 23:40 WIB. NTB - Gubernur Zainul Majdi mengimbau masyarakat NTB agar tetap tenang pascagempa tektonik 7 SR pada Minggu malam.
  • 23:39 WIB. CSR - Taspen Life memberikan perlindungan asuransi ke seluruh peserta dalam rangkaian pelaksanaan BUMN Hadir untuk Negeri 2018.
  • 23:38 WIB. Sarinah - Sarinah berharap dapat lebih mempererat hubungan bisnis antara Indonesia dan China melalui perdagangan produk industri kreatif.
  • 23:37 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan mencatat tunggakan pembayaran iuran premi peserta mandiri di Papua dan Papua Barat mencapai Rp50 miliar.
  • 23:34 WIB. DKI Jakarta - Pemprov DKI Jakarta menggandeng ACT dalam pengiriman bantuan logistik untuk korban gempa Lombok.
  • 23:33 WIB. PDI-P - PDI-P akan mendaftarkan struktur timses Jokowi-Ma'ruf Amin ke KPU pada Senin (20/8/2018).
  • 23:32 WIB. BI - Bank Indonesia bersama Badan Kebijakan Fiskal akan bertemu dengan lembaga rating, analis, dan investor di Jepang.
  • 23:31 WIB. Premier League - Manchester City 6 vs 1 Huddersfield Town
  • 23:30 WIB. Premier League - Burnley 1 vs 3 Watford

2018, Kalteng Target Cetak 400 Hektare Lahan Sawah Baru

Foto Berita 2018, Kalteng Target Cetak 400 Hektare Lahan Sawah Baru
Warta Ekonomi.co.id, Palangka Raya -

Pemprov Kalimantan Tengah selama 2018 menargetkan mampu mencetak sawah baru seluas 400 hektare yang difokuskan di dua kabupaten untuk meningkatkan produksi padi.

"Masing-masing program cetak sawah akan dilaksanakan di Kabupaten Kapuas seluas 200 hektare dan Kabupaten Pulang Pisau dengan luas yang sama," ungkap Sumarli selaku Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Tanaman Pangan, Hotikultura, dan Peternakan Kalteng  di Palangka Raya, Sabtu (20/1/2018).

Dia menerangkan dipilihnya dua kabupaten tersebut dalam program cetak sawah 2018 karena masuk dalam kategori daerah penghasil padi terbanyak di Kalimantan Tengah.

Sumarli mengakui luas cetak sawah pada 2018 tersebut menurun dibandingkan dengan program yang sama pada 2017 dengan luas mencapai 4.600 hektare tersebar di Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan, Sukamara, Katingan, Pulang Pisau, Kapuas, dan Barito Timur.

"Pada program 2018 kita telah mengajukan program cetak sawah seluas 4.000 hektare, namun yang disetujui pusat hanya 400 hektare. Keadaan ini nantinya akan kami bawa dalam rapat di tingkat nasional," ungkap Sumarli.

Pemerintah Provinsi Kalteng juga terus berupaya meningkatkan jumlah produksi padi dengan target menjadikan provinsi tersebut sebagai salah satu lumbung padi nasional.

"Selain melalui program cetak sawah, kami juga terus mengoptimalkan penggarapan sawah-sawah yang telah ada melalui penggunaan teknologi pertanian. Kami pun juga selalu memberikan bantuan kepada petani baik bibit, pupuk, maupun peralatan pertanian," ujarnya.

Pada 2016 Provinsi Kalimantan Tengah mendapat jatah cetak sawah baru seluas 17 ribu hektare yang tersebar di sembilan kabupaten dan pelaksananya terdiri dari TNI serta dibantu pemda setempat.

Sebanyak sembilan kabupaten yang mendapat jatah cetak sawah baru pada 2016, yakni Barito Utara 1.500 hektare, Barito Selatan 2.000 hektare, Barito Timur 1.500 hektare, Kapuas 1.000 hektare, Pulang Pisau 4.235 hektare, Katingan 5.000 hektare, Gunung Mas 1.200 hektare, Kotawaringin Timur 200 hektare, dan Seruyan 575 hektare.

Sumarli juga berharap, dengan makin banyak sawah baru di Kalteng akan membuat produksi padi mengalami peningkatan.

"Tidak hanya jumlah produksi padi, tapi juga berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat," pungkasnya. (HYS/Ant)

Tag: Pertanian, Petani, Sumarli, Padi, Beras

Penulis: Redaksi

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Antara/Irwansyah Putra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Aug
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Minggu, 19/08/2018 23:04 WIB

Rex Marindo: Jangan Jadi Pengusaha

Minggu, 19/08/2018 22:20 WIB

Google Hapus Layanan Pencarian Gambar

Minggu, 19/08/2018 18:28 WIB

DPR Akan Panggil OJK Soal Regulasi Fintech

Minggu, 19/08/2018 08:58 WIB

Apa Itu Merdeka Finansial?

Jum'at, 17/08/2018 17:08 WIB

Indeks Merosot 4,83% Sepanjang Pekan Ini

Jum'at, 17/08/2018 16:51 WIB

Ahok Dapat Remisi Dua Bulan, 2019 Bebas