Portal Berita Ekonomi Jum'at, 25 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:58 WIB. Kanada - Bom meledak di sebuah restoran Kanada, 15 orang luka-luka.
  • 13:52 WIB. Tokopedia - Selenggarakan flash sale, Jumat (25/5/2018) siang server Tokopedia down.
  • 12:50 WIB. GIAA - Garuda Indonesia luncurkan kelas penumpang baru, yakni Eco Basic.
  • 11:51 WIB. Pertamina - Pertamina jamin pasokan BBM di Banjarmasin aman meski kapal tanker Srikandi miliknya terbakar pada Jumat dini hari.
  • 10:46 WIB. Fujfilm - FujfilmĀ merilis kamera mirrorless baru dengan bentuk ala DSLR, yaitu X-T100.
  • 10:45 WIB. Politik - Refly Harun: Kantor Staf Presiden terlalu politis.
  • 10:45 WIB. Politik - SBY minta Jokowi pikirkan nasib rakyat miskin.
  • 10:44 WIB. Nasional - Menteri Tjahjo minta Pemda bantu awasi Ormas.
  • 10:43 WIB. OTT - KPK duga suap Bupati Buton Selatan terkait Pilgub Sultra.
  • 10:43 WIB. Hukum - Dentuman di PN Jaksel dari tong proyek apartemen.
  • 10:42 WIB. Politik - Fadli Zon: Jangan jadikan KSP sarang timses Pemilu 2019.
  • 10:42 WIB. Politik - Jokowi sambut baik rencana pertemuan SBY-Prabowo.
  • 10:41 WIB. Politik - KPU tetap bakal larang eks napi korupsi maju di Pileg 2019.
  • 10:41 WIB. Politik - Sandiaga Uno dukung larangan eks napi korupsi maju Caleg.
  • 10:40 WIB. Politik - Abraham Samad: Saya yakin bisa merebut hati rakyat.

Disperindag Jabar Temui Kendala Hentikan Aksi Mogok Pedagang Ayam

Foto Berita Disperindag Jabar Temui Kendala Hentikan Aksi Mogok Pedagang Ayam
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat menemui kendala dalam menghentikan aksi mogok pedagang ayam di Bandung Raya.

Plt Kepala Disperindag Jabar, Hening Widyatmoko menjelaskan kesulitan tersebut karena kota Bandung hanya sebagai tempat penjualan saja. Sedangkan selama ini pasokan daging ayam berasal dari Kabupaten Bandung, Garut dan Ciamis.

"Karena Bandung merpakan tempat penjualan sementara pasokannya berasal dari Kabupaten Bandung, Garut dan Ciamis sehingga sangat terbantu bagaimana di hulu bisa menyelesaikan masalah agar tidak terjadi lonjakan harga," katanya kepada wartawan di Bandung, Jumat (19/1/2018).

Sebelumnya, aksi mogok itu dilakukan oleh Asosiasi pedagang daging ayam dan sapi di Cianjur sudah dilakukan sejak 11-13 Januari 2018 lalu. Namun berakhir dengan cara yang baik karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mempertemukan antara penjual dengan peternak sehingga ditetapkan bahwa harga daging ayam maksimal Rp33 ribu/kg.

"Apa yang terjadi dengan mogok berjualan pedagang daging ayang di Bandung Raya sempat terjadi di Cianjur tapi bisa diselesaikan dengan baik," jelasnya.

Widi sapaan Kadisperindag Jabar mengimbau agar konsumen dan para pedagang daging ayam tetap tenang karena kondisi tersebut hanya bersifat musiman.

Pada saatnya harga daging ayam di kota Bandung akan kembali normal yakni sekitar Rp33 sampai Rp35 ribu. Meskipun di Kabupaten tergolong mahal.

"Kami minta kepada para oedagang untuk tidak panik. Saya berharap ini adalah kondisi yang musiman," ujarnya.

Disperindag Jabar memastikan ketersediaan daging ayam tidak perlu dikahwatirkan walaupun sejak dua minggu terkahir terjadi lonjakan harga.

"Kisaran harga daging ayam itu di Bandung masih terbilang normal. Jangan khawatir daging ayam tidak ada dan turun harganya," pungkasnya.

Tag: Hening Widiatmoko, Dinas Perdagangan

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5946.538 154.537 583
2 Agriculture 1549.140 13.685 19
3 Mining 1868.544 42.392 44
4 Basic Industry and Chemicals 788.207 14.705 69
5 Miscellanous Industry 1254.315 32.513 44
6 Consumer Goods 2460.513 68.979 45
7 Cons., Property & Real Estate 462.199 12.383 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1022.487 31.117 65
9 Finance 1048.693 34.134 92
10 Trade & Service 905.976 9.725 140
No Code Prev Close Change %
1 JMAS 660 825 165 25.00
2 TRUK 344 430 86 25.00
3 CAMP 356 444 88 24.72
4 HOME 100 120 20 20.00
5 BYAN 8,750 10,500 1,750 20.00
6 BSIM 520 620 100 19.23
7 SONA 2,700 3,200 500 18.52
8 RDTX 5,500 6,500 1,000 18.18
9 ARII 1,125 1,300 175 15.56
10 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 700 605 -95 -13.57
2 WEHA 178 155 -23 -12.92
3 AKSI 336 298 -38 -11.31
4 TGKA 2,550 2,310 -240 -9.41
5 ABMM 2,190 2,010 -180 -8.22
6 SDMU 320 298 -22 -6.88
7 CSIS 1,715 1,600 -115 -6.71
8 GOLD 470 440 -30 -6.38
9 SIPD 1,025 965 -60 -5.85
10 KARW 138 130 -8 -5.80
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,880 3,060 180 6.25
2 TAXI 114 127 13 11.40
3 INPC 84 84 0 0.00
4 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
5 KREN 690 750 60 8.70
6 EXCL 2,160 2,320 160 7.41
7 BBCA 22,000 22,450 450 2.05
8 BWPT 194 208 14 7.22
9 TLKM 3,470 3,560 90 2.59
10 ERAA 2,560 2,730 170 6.64