Portal Berita Ekonomi Jum'at, 25 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:50 WIB. GIAA - Garuda Indonesia luncurkan kelas penumpang baru, yakni Eco Basic.
  • 11:51 WIB. Pertamina - Pertamina jamin pasokan BBM di Banjarmasin aman meski kapal tanker Srikandi miliknya terbakar pada Jumat dini hari.
  • 10:46 WIB. Fujfilm - FujfilmĀ merilis kamera mirrorless baru dengan bentuk ala DSLR, yaitu X-T100.
  • 10:45 WIB. Politik - Refly Harun: Kantor Staf Presiden terlalu politis.
  • 10:45 WIB. Politik - SBY minta Jokowi pikirkan nasib rakyat miskin.
  • 10:44 WIB. Nasional - Menteri Tjahjo minta Pemda bantu awasi Ormas.
  • 10:43 WIB. OTT - KPK duga suap Bupati Buton Selatan terkait Pilgub Sultra.
  • 10:43 WIB. Hukum - Dentuman di PN Jaksel dari tong proyek apartemen.
  • 10:42 WIB. Politik - Fadli Zon: Jangan jadikan KSP sarang timses Pemilu 2019.
  • 10:42 WIB. Politik - Jokowi sambut baik rencana pertemuan SBY-Prabowo.
  • 10:41 WIB. Politik - KPU tetap bakal larang eks napi korupsi maju di Pileg 2019.
  • 10:41 WIB. Politik - Sandiaga Uno dukung larangan eks napi korupsi maju Caleg.
  • 10:40 WIB. Politik - Abraham Samad: Saya yakin bisa merebut hati rakyat.
  • 10:40 WIB. Pilpres - Gerindra yakin PAN bakal dukung Prabowo di Pilpres 2019.
  • 10:39 WIB. Nasional - Mendagri: Setiap warga negara bebas membuat Ormas.

Masuk Musim Hujan, Dinkes Lebak Ajak Warga Waspada

Foto Berita Masuk Musim Hujan, Dinkes Lebak Ajak Warga Waspada
Warta Ekonomi.co.id, Lebak -

Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengajak masyarakat agar mewaspadai penyebaran sejumlah penyakit musim hujan guna mencegah kasus kejadian luar biasa (KLB).

"Kita berharap warga waspada penyakit musim hujan," kata Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah di Lebak, Sabtu (20/1/2018).

Untuk mencegah berbagai penyakit musim hujan,pihaknya meminta masyarakat agar membudayakan perilaku hidup bersih sehat (PHBS).

Selain itu juga mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi juga berolahraga rutin guna meningkatkan stamina badan.

Masyarakat tidak buang air besar (BAB) disembarangan tempat juga menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Begitu juga masyarakat tidak buang air besar (BAB) di sembarangan tempat juga melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Selama ini, potensi penyakit menular cukup berpeluang karena curah hujan di daerah itu cenderung meningkat.

Penyakit yang muncul saat musim hujan itu antara lain demam berdarah dengue (DBD), malaria, diare, penyakit kulit dan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

Namun, hingga kini masyarakat yang terserang penyakit menular belum menonjol, seperti DBD, gatal-gatal, diare dan ISPA.

"Kita berharap masyarakat dapat mencegah penyebaran penyakit agar tidak menimbulkan KLB," katanya.

Menurut dia, saat ini potensi populasi nyamuk aedes aegypti sebagai penular virus DBD sangat berkembangbiak karena curah hujan cenderung meningkat.

Penyebaran DBD itu tentu adanya populasi nyamuk, sehingga perlu dioptimalkan PSN.

Di samping itu juga dilakukan 3 M ( mengubur, menguras dan menutup) barang-barang bekas.

Selanjutnyam pemberian abate ke bak kamar mandi dan tidur dengan tempat yang menggunakan kelambu.

"Saya kira melalui kebersihan lingkungan dengan PSN dan 3 M dapat memutus mata rantai penyebaran penyakit menular," ujarnya.

Kepala Puskesmas Kolelet Wetan Rangkasbitung Hj Hasanah mengimbau masyarakat meningkatkan kebersihan lingkungan dan PHBS untuk mencegah penyakit menular karena curah hujan tinggi dipastikan muncul penyakit DBD dan penyakit kulit.

"Kami menginstruksikan seluruh petugas lapangan agar meningkatkan sosialisasi dan penyuluhan sebagai bentuk promosi kesehatan guna mencegah penyakit menular akibat curah hujan tinggi," katanya menjelaskan.

Tag: Dinas Kesehatan, Lebak

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5946.538 154.537 583
2 Agriculture 1549.140 13.685 19
3 Mining 1868.544 42.392 44
4 Basic Industry and Chemicals 788.207 14.705 69
5 Miscellanous Industry 1254.315 32.513 44
6 Consumer Goods 2460.513 68.979 45
7 Cons., Property & Real Estate 462.199 12.383 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1022.487 31.117 65
9 Finance 1048.693 34.134 92
10 Trade & Service 905.976 9.725 140
No Code Prev Close Change %
1 JMAS 660 825 165 25.00
2 TRUK 344 430 86 25.00
3 CAMP 356 444 88 24.72
4 HOME 100 120 20 20.00
5 BYAN 8,750 10,500 1,750 20.00
6 BSIM 520 620 100 19.23
7 SONA 2,700 3,200 500 18.52
8 RDTX 5,500 6,500 1,000 18.18
9 ARII 1,125 1,300 175 15.56
10 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 700 605 -95 -13.57
2 WEHA 178 155 -23 -12.92
3 AKSI 336 298 -38 -11.31
4 TGKA 2,550 2,310 -240 -9.41
5 ABMM 2,190 2,010 -180 -8.22
6 SDMU 320 298 -22 -6.88
7 CSIS 1,715 1,600 -115 -6.71
8 GOLD 470 440 -30 -6.38
9 SIPD 1,025 965 -60 -5.85
10 KARW 138 130 -8 -5.80
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,880 3,060 180 6.25
2 TAXI 114 127 13 11.40
3 INPC 84 84 0 0.00
4 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
5 KREN 690 750 60 8.70
6 EXCL 2,160 2,320 160 7.41
7 BBCA 22,000 22,450 450 2.05
8 BWPT 194 208 14 7.22
9 TLKM 3,470 3,560 90 2.59
10 ERAA 2,560 2,730 170 6.64