Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:01 WIB. Nokia - Nokia 5.1 Plus sudah bisa dipesan di Indonesia, harga Rp2,6 juta.
  • 23:00 WIB. ReCharge - Startup ReCharge sediakan 200 lokasi sewa Powerbank di Jabodetabek.
  • 21:18 WIB. Nasional - Pemerintah bangun 256 Puskesmas di daerah tertinggal-perbatasan tahun ini
  • 21:18 WIB. Nasional - Pemerintah salurkan Rp187 triliun dana desa dalam empat tahun.
  • 21:18 WIB. Megapolitan - 41.869 TKI di wilayah Jakarta sudah dilindungi BPJS Ketenagakerjaan.
  • 21:17 WIB. Nasional - Indonesian Institute soroti defisit Rp16,5 T BPJS Kesehatan.
  • 21:17 WIB. Hukum - Penyidik KPK memeriksa sejumlah pejabat Pegunungan Arfak Papua Barat.
  • 21:17 WIB. Nasional - Mendagri minta pemilik KTP-E ganda proaktif melapor.
  • 21:17 WIB. Politik - Ketua MPR ingatkan pemilu ajang memilih pemimpin terbaik.
  • 21:16 WIB. Hukum - Musisi Ahmad Dhani dicegah ke luar negeri enam bulan.
  • 20:31 WIB. Audi - Audi tunda penjualan SUV listrik perdananya, e-tron.
  • 20:30 WIB. Jeff Tran - Mantan Bos Microsoft, Jeff Tran dituduh menggelapkan uang senilai Rp22,7 miliar.
  • 20:28 WIB. Line - AI milik Line bisa dinikmati di mobil-mobil Toyota tahun depan.
  • 20:27 WIB. Suzuki - Produksi Suzuki tembus 2,5 juta unit.
  • 20:26 WIB. Uber - Uber disebut akan pakai drone untuk antar makanan pada 2021.

Supaya Impor Beras Tidak Berpolemik, Ganjar Ingatkat Hitung Data Panen Padi

Foto Berita Supaya Impor Beras Tidak Berpolemik, Ganjar Ingatkat Hitung Data Panen Padi
Warta Ekonomi.co.id, Temanggung -

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyarankan agar potensi panen dan data panen padi dihitung dengan sungguh-sungguh sebelum pemerintah melakukan impor beras agar tidak menjadi polemik.

"Kami tidak menolak atau menerima, sebenarnya berapa data beras yang kita miliki, kalau posisi sekarang minus maka perlu dipertimbangkan beberapa hal, yakni di mana ada panen dan kapan?" katanya di Temanggung, Minggu.

Gandjar mengatakan hal tersebut usai mengikuti gowes dalam Sport Day Temanggung dengan start dan finish di halaman Temanggung TV.

Ia menegasakan,"apakah panen dalam waktu pendek ini sudah bisa mencukupi stok pangan nasional, jika belum bisa silakan impor, namun jika mencukupi tidak usah impor,".

"Tetapi jika di beberapa daerah stoknya kurang, apalagi panennya belum mencukupi silakan impor tetapi diberikan pada daerah yang membutuhkan. Kalau Jateng tidak butuh, sudah cukup, stoknya cukup untuk empat bulan ke depan," katanya.

Menurut Gandjar beberapa daerah di di Jateng seperti Grobogan, Kudus, dan Kendal sudah mulai panen.

"Setiap hari saya mendapatkan laporan itu, tinggal dihitung saja kita proyeksi," katanya.

Gandjar menegaskan Jateng relatif cukup dan tidak perlu impor. "Tetapi kami tidak berani katakan tolak impor, kalau beberapa daerah lain tidak mencukupi siapa yang mau tanggung jawab, kecuali pemerintah ada rencana lain mengganti beras sejahtera (rastra) dengan jagung sejahtera, singkong sejahtera, ubi sejahtera," katanya.

Gandjar mengatakan dengan diversifikasi pangan mungkin stok pangan cukup, tetapi tinggal masyarakatbya biasa tidak makan seperti itu.

"Kalau di Papua papeda sejahtera, kenapa kita tidak berpikir seperti itu," katanya.

Gandjar mengatakan jika beras impor masuk, jangan sampai masuk ke daerah yang sedang panen, kasihan petani.

"Bulan Maret nanti diperkirakan memasuki panen raya. Pengawasan beras impor perlu dilakukan jangan sampai para pihak memanfaatkan," katanya.

Tag: Ganjar Pranowo

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Gito Adiputro Wiratno

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,074.00 4,032.94
British Pound GBP 1.00 19,818.76 19,620.15
China Yuan CNY 1.00 2,204.27 2,182.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,284.00 15,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,804.26 10,693.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,949.96 1,930.55
Dolar Singapura SGD 1.00 11,068.95 10,958.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,521.58 17,341.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.92 3,634.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,578.54 13,439.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5797.891 -42.544 610
2 Agriculture 1554.747 -15.585 20
3 Mining 1891.500 -26.913 47
4 Basic Industry and Chemicals 751.139 -6.438 70
5 Miscellanous Industry 1262.855 10.567 45
6 Consumer Goods 2461.265 -8.778 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.289 -1.746 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.222 -21.394 70
9 Finance 1042.692 -8.059 91
10 Trade & Service 784.869 -3.611 147
No Code Prev Close Change %
1 MPRO 314 392 78 24.84
2 MLPT 745 900 155 20.81
3 MFMI 700 840 140 20.00
4 SKYB 159 190 31 19.50
5 KPAL 402 478 76 18.91
6 RELI 228 258 30 13.16
7 PBSA 690 760 70 10.14
8 NOBU 950 1,040 90 9.47
9 BAYU 2,470 2,700 230 9.31
10 GJTL 635 690 55 8.66
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 400 300 -100 -25.00
2 AMAG 358 270 -88 -24.58
3 TRIO 226 184 -42 -18.58
4 SKRN 1,225 1,030 -195 -15.92
5 YPAS 725 610 -115 -15.86
6 MINA 585 520 -65 -11.11
7 DUCK 1,590 1,440 -150 -9.43
8 DART 294 268 -26 -8.84
9 TFCO 600 550 -50 -8.33
10 HDFA 128 118 -10 -7.81
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 356 -6 -1.66
2 BMTR 334 334 0 0.00
3 PGAS 2,340 2,350 10 0.43
4 BHIT 79 79 0 0.00
5 LPPF 5,025 4,990 -35 -0.70
6 MNCN 775 780 5 0.65
7 PTBA 4,610 4,510 -100 -2.17
8 BBCA 23,150 22,950 -200 -0.86
9 GJTL 635 690 55 8.66
10 KPIG 138 139 1 0.72