Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:31 WIB. Audi - Audi tunda penjualan SUV listrik perdananya, e-tron.
  • 20:30 WIB. Jeff Tran - Mantan Bos Microsoft, Jeff Tran dituduh menggelapkan uang senilai Rp22,7 miliar.
  • 20:28 WIB. Line - AI milik Line bisa dinikmati di mobil-mobil Toyota tahun depan.
  • 20:27 WIB. Suzuki - Produksi Suzuki tembus 2,5 juta unit.
  • 20:26 WIB. Uber - Uber disebut akan pakai drone untuk antar makanan pada 2021.
  • 20:24 WIB. Samsung - Samsung akan luncurkan laptop layar lipat tahun depan.
  • 20:23 WIB. Facebook - 9 Eksekutif Facebook mengundurkan diri selama 2018.
  • 20:22 WIB. Facebook - Facebook tutup puluhan akun jelang Pemilu Brasil.
  • 20:22 WIB. Ford - Ford mulai ikut uji mobil otonom di Washington.
  • 20:20 WIB. Oculus - CEO Oculus, Brendan Iribie ikut tinggalkan Facebook.
  • 20:18 WIB. Arab Saudi - Bos Teknologi ramai-ramai boikot hajatan Arab Saudi.
  • 20:16 WIB. Qualcomm - Qualcomm rilis Snapdragon 675, prosesor anyar di kelas menengah.
  • 20:13 WIB. Smartfren - Smartfren blusukan ke 7 kota gaungkan literasi digital.
  • 18:59 WIB. SKK Migas - Akhiri kontrak PSC tanpa proses yang tepat, SKK Migas terlibat gugatan Tata Usaha Negara.
  • 18:59 WIB. SUGI - SUGI terlibat dalam perkara gugatan perdata senilai AS$432.336.937. 

Begini Cara MNC Sekuritas Dekatkan Diri dengan Nasabah

Foto Berita Begini Cara MNC Sekuritas Dekatkan Diri dengan Nasabah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT MNC Sekuritas memahami bahwa kedekatan dengan nasabah menjadi faktor penting yang mempengaruhi kepercayaan dan loyalitas. 

Untuk itu, MNC Sekuritas sebagai perusahaan sekuritas lokal yang telah hampir 30 tahun menjejakkan kakinya di Indonesia, menggelar acara Investor Gathering and Corporate Forum 2018 dengan tema At The Crossroad. 

Acara tahunan tersebut menjadi wadah bagi MNC Sekuritas untuk memberikan informasi mengenai prediksi ekonomi di pasar modal maupun pasar surat berharga, serta informasi mengenai emiten yang dapat menjadi pilihan investasi.

Sejalan dengan tema yang diangkat, Head of Institution Research MNC Sekuritas Thendra Crisnanda berpendapat kondisi ekonomi Indonesia sedang berada di persimpangan, dipengaruhi faktor dari luar maupun dalam negeri. 

"IHSG terus mencatatkan rekor terbaru tetapi investor perlu mencermati capital outflow investor asing di Bursa Indonesia, serta pengetatan moneter global," ucapnya di Jakarta, Senin (22/1/2018).

Menyikapi kondisi pasar modal tahun 2018, ada beberapa sektor dan saham yang dapat dicermati investor. Dalam kesempatan yang sama, Head of Retail Research MNC Sekuritas Edwin Sebayang memberikan penjelasan mengenai rotasi beberapa sektor, antara lain properti, konsumsi, ritel, industri dasar, industri lain-lain, infrastruktur, perkebunan, dan pertambangan.

"Dari sisi pasar surat utang, Fixed Income Analyst MNC Sekuritas I Made Adisaputra optimis bahwa pasar surat utang Indonesia di tahun 2018 masih akan menarik di tengah tantangan tren kenaikan suku bunga acuan dunia?" katanya. 

Sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini manajemen MNC Sekuritas berhasil menghadirkan lebih banyak pembicara dari emiten yang sudah tidak asing lagi bagi para investor, seperti PT Waskita Beton Precast Tbk, PT Sri Rejeki Isman Tbk, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk, PT Bumi Resources Tbk, PT Hartadinata Abadi Tbk, PT Arwana Citra Mulia Tbk, dan PT Media Nusantara Citra Tbk.

Selain pemaparan Company Update dari emiten-emiten tersebut, nasabah ritel maupun institusi MNC Sekuritas juga dibekali dengan tips-tips berinvestasi dan trading di pasar modal dari seorang praktisi pasar modal, Benny Tjokrosaputro, yang lebih sering dikenal dengan julukan "Bentjok".

Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina berharap acara yang digelar secara rutin sejak 2012 tersebut dapat semakin membuka wawasan nasabah, termasuk dalam hal pemilihan sektor dan saham. Nasabah juga bukan hanya mendengar "cerita" mengenai suatu perusahaan dari pemberitaan melalui media massa, tetapi dapat secara langsung mendengarkan penjelasan dari sumbernya.

Susy menambahkan, acara Investor Gathering & Corporate Forum 2018 dihadiri hampir dua kali lipat nasabah dibandingkan tahun sebelumnya. Antusiasme nasabah terhadap agenda tahunan yang digelar ke-7 kalinya pada tahun ini begitu besar, tercermin dari pendaftaran peserta yang telah masuk.

"Pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya kami menyediakan slot peserta bagi 200 orang nasabah. Seiring bertumbuhnya jumlah nasabah, MNC Sekuritas menjadi hampir 30.000 nasabah per Desember 2017. Kami merasa perlu untuk membuka kesempatan bagi lebih banyak nasabah untuk memperoleh informasi komprehensif mengenai pasar modal dalam memasuki tahun 2018," jelas Susy.

Ternyata kedekatan dengan nasabah bukan hanya dijalin melalui agenda tahunan tersebut. Susy menjelaskan, pihaknya juga secara rutin menjalankan program "Klinik Edukasi" sejak 2017 lalu berupa kelas belajar saham gratis bagi calon investor maupun investor pemula yang diselenggarakan setiap bulan. Melalui kelas yang terbuka untuk umum itu, peserta dapat belajar bukan sekadar teori, tetapi juga praktik melalui kegiatan trading bersama.

Selain itu, MNC Sekuritas juga memiliki program "Klinik Riset" khusus bagi nasabah MNC Sekuritas. Susy mengatakan MNC Sekuritas merupakan sekuritas pertama yang memberikan kesempatan bagi nasabah untuk berkonsultasi secara one-on-one mengenai portofolio sahamnya langsung dengan tim analis MNC Sekuritas.

Tag: PT MNC Sekuritas, Susy Meilina, Thendra Crisnanda, Edwin Sebayang

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,074.00 4,032.94
British Pound GBP 1.00 19,818.76 19,620.15
China Yuan CNY 1.00 2,204.27 2,182.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,284.00 15,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,804.26 10,693.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,949.96 1,930.55
Dolar Singapura SGD 1.00 11,068.95 10,958.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,521.58 17,341.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.92 3,634.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,578.54 13,439.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5797.891 -42.544 610
2 Agriculture 1554.747 -15.585 20
3 Mining 1891.500 -26.913 47
4 Basic Industry and Chemicals 751.139 -6.438 70
5 Miscellanous Industry 1262.855 10.567 45
6 Consumer Goods 2461.265 -8.778 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.289 -1.746 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.222 -21.394 70
9 Finance 1042.692 -8.059 91
10 Trade & Service 784.869 -3.611 147
No Code Prev Close Change %
1 MPRO 314 392 78 24.84
2 MLPT 745 900 155 20.81
3 MFMI 700 840 140 20.00
4 SKYB 159 190 31 19.50
5 KPAL 402 478 76 18.91
6 RELI 228 258 30 13.16
7 PBSA 690 760 70 10.14
8 NOBU 950 1,040 90 9.47
9 BAYU 2,470 2,700 230 9.31
10 GJTL 635 690 55 8.66
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 400 300 -100 -25.00
2 AMAG 358 270 -88 -24.58
3 TRIO 226 184 -42 -18.58
4 SKRN 1,225 1,030 -195 -15.92
5 YPAS 725 610 -115 -15.86
6 MINA 585 520 -65 -11.11
7 DUCK 1,590 1,440 -150 -9.43
8 DART 294 268 -26 -8.84
9 TFCO 600 550 -50 -8.33
10 HDFA 128 118 -10 -7.81
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 356 -6 -1.66
2 BMTR 334 334 0 0.00
3 PGAS 2,340 2,350 10 0.43
4 BHIT 79 79 0 0.00
5 LPPF 5,025 4,990 -35 -0.70
6 MNCN 775 780 5 0.65
7 PTBA 4,610 4,510 -100 -2.17
8 BBCA 23,150 22,950 -200 -0.86
9 GJTL 635 690 55 8.66
10 KPIG 138 139 1 0.72