Portal Berita Ekonomi Selasa, 14 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:20 WIB. KPK - LHKPN Jokowi-Ma'ruf Amin dalam proses melengkapi data.
  • 20:20 WIB. KPK - LHKPN Sandiaga Uno dinyatakan lengkap.
  • 20:20 WIB. KPK - Nilai harta kekayaan Sandiaga Uno mengalami peningkatan.
  • 19:35 WIB. Bawaslu - Jika terbukti menerima mahar, Parpol tidak dapat mencalonkan pada Pemilu berikutnya.
  • 19:35 WIB. Bawaslu - Dua hari kedepan, Bawaslu panggil pihak terkait dugaan mahar Sandiaga Uno.
  • 19:34 WIB. Bawaslu - Dua laporan masuk ke Bawaslu perihal dugaan pemberian mahar Sandiaga Uno ke PKS dan PAN.
  • 18:31 WIB. Jakarta - Cendekiawan dari 43 negara hadiri World Peace Forum di Jakarta.
  • 18:31 WIB. Turki - Erdogan: Turki akan boikot produk elektronik buatan AS.
  • 18:25 WIB. Kemenpan-RB - Lowongan CPNS 2018 diumumkan Agustus 2018.
  • 18:25 WIB. Kemenpan-RB - Penerimaan CPNS 2018 dipastikan tidak akan ada pembatalan.
  • 18:25 WIB. Kemenpan-RB - Mundurnya Asman Abnur, kemungkinan penerimaan CPNS 2018 diundur.
  • 17:35 WIB. Daerah - 13 kecamatan di Sukabumi terdampak kekeringan.
  • 17:35 WIB. Daerah - Presiden Jokowi minta┬áMenteri BUMN segera dipasok semen-baja di Lombok.
  • 17:35 WIB. Daerah - Presiden Jokowi minta sekolah roboh di Lombok segera dibangun.
  • 17:34 WIB. Daerah - Gunung Anak Krakatau aktif level waspada.

Oppo Catat Kinerja Kinclong di 2017

Foto Berita Oppo Catat Kinerja Kinclong di 2017
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Tahun 2017 bisa disebut tahunnya bagi ponsel pintar Oppo. Pasalnya, berkat fitur-fitur menarik khususnya swafoto (selfie) yang ditawarkan, vendor asal Tiongkok ini berhasil memikat hati konsumen terutama kaum hawa di rentang usia 20 hingga 27 tahun. Inovasinya ini juga mempengaruhi market share atau pangsa pasar yang ditorehkan Oppo.

"(Kinerja penjualan) kalau dilihat dari market share masih stabil. Posisi market nomor dua itu dari kuartal II dari 2016 sampai kuartal III 2017 menurut data IDC, kita melihatnya masih stabil memang di beberapa produk. Kita punya namanya hero products. Produk 2016 itu F1, 2016 F3, 2017 F5. Jadi, kinerja dari produknya sendiri grafiknya naik, penjualannya naik," ujar PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto saat ditemui Warta Ekonomi di Oppo Store Mall Taman Anggrek, Jakarta, Senin (23/1/2018).

Aryo menceritakan, Oppo tidak begitu ngoyo dalam menetapkan target penjualan ataupun terkait posisi peringkat karena yang terpenting adalah Oppo menjadi perangkat yang selalu diingat konsumen. 

"Yang terpenting perangkat ini merek top of mind konsumen ketika mereka mencari handphone kamera. Kamera selfie yang bagus apa ya? Tujuan golnya itu saja. Kalau golnya sudah tercapai, otomatis angka-angka itu akan menyusul," tuturnya.

Lebih jauh Aryo mengatakan, after sales menjadi unggulan Oppo selama ini yang tidak dimiliki produk-produk yang lain. Oppo memiliki pelayanan yang diberikan setelah konsumen melakukan pembelian produk. "Saat ini kita banyak memiliki service center di Indonesia," imbuhnya.

Dari kacamata Oppo, lanjut Aryo, pangsa pasar smartphone sendiri sedikit berbeda. Menurutnya, ada produk besar yang penjualannya turun dan ada beberapa justru mulai bangkit. 

"Kita masih melihat persaingannya akan sengit, tapi sekarang persaingannya adalah bagaimana cara merebut hati konsumen, tapi dengan perangkat yang memiliki daya tahan yang baik. Baik itu dari desainnnya, dari case-nya, dari perangkatnya itu sendiri. Karena kan banyak juga produsen yang menawarkan harga yang murah, tapi kita tahu di setiap harga yang ditawarkan pasti ada konsekuensi di dalamnya," terangnya.

Dikatakan olehnya, Oppo juga mengeluarkan inovasi lainnya seperti Power Bank. "Kita sudah punya Power Bank dari tahun 2013 itu tidak semua perangkat. Selain itu, kita punya beberapa merek seperti case dan lain-lain, Oase namanya, tapi bukan Oppo. Yang mengeluarkan itu atas rekomendasi dari Oppo," tandasnya.

Tag: PT Indonesia OPPO Electronics, Aryo Meidianto

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5769.873 -91.373 598
2 Agriculture 1504.044 10.622 19
3 Mining 1973.743 -15.372 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.065 -19.886 70
5 Miscellanous Industry 1184.524 -40.044 45
6 Consumer Goods 2305.685 -67.033 46
7 Cons., Property & Real Estate 438.876 -4.935 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 998.907 -8.880 70
9 Finance 1049.919 -7.372 91
10 Trade & Service 831.939 -13.103 144
No Code Prev Close Change %
1 FILM 760 935 175 23.03
2 SQMI 224 274 50 22.32
3 GOLD 452 535 83 18.36
4 BYAN 16,500 19,000 2,500 15.15
5 AIMS 222 250 28 12.61
6 LMSH 555 620 65 11.71
7 DYAN 82 91 9 10.98
8 MAYA 3,510 3,890 380 10.83
9 NUSA 185 204 19 10.27
10 RODA 460 500 40 8.70
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 177 141 -36 -20.34
2 GLOB 220 180 -40 -18.18
3 PTBA 4,850 4,160 -690 -14.23
4 KPAL 635 550 -85 -13.39
5 MAPA 4,160 3,700 -460 -11.06
6 LPIN 1,095 980 -115 -10.50
7 NIPS 410 370 -40 -9.76
8 OKAS 232 210 -22 -9.48
9 DMAS 147 134 -13 -8.84
10 MIKA 1,960 1,790 -170 -8.67
No Code Prev Close Change %
1 PTBA 4,850 4,160 -690 -14.23
2 BBRI 3,140 3,130 -10 -0.32
3 TLKM 3,370 3,350 -20 -0.59
4 FILM 760 935 175 23.03
5 IMAS 2,600 2,530 -70 -2.69
6 UNVR 42,600 41,000 -1,600 -3.76
7 PGAS 1,805 1,815 10 0.55
8 BMRI 6,925 6,725 -200 -2.89
9 TARA 900 905 5 0.56
10 BBTN 2,630 2,530 -100 -3.80