Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:01 WIB. Tiket.com - Tiket.com jalin kerja sama dengan Mahata Group untuk tingkatkan standar traveler milenial. 
  • 12:00 WIB.

    Efek Syariah - OJK tetapkan saham NATO sebagai efek syariah.

  • 09:57 WIB. Debat - Saat debat pertama, pengamat nilai Jokowi kuasai persoalan.
  • 09:57 WIB. Suap - KPK masih dalami fakta yang muncul dalam persidangan kasus suap PLTU Riau-1.
  • 09:56 WIB. Hoaks - Penyebaran hoaks masuk dalam kategori teror.
  • 09:56 WIB. Pendidikan - Kegiatan KBM di Yayasan Pendidikan AK tetap berjalan kondusif. 
  • 09:56 WIB. Narkoba - Yayasan Pendidikan AK diduga jadi gudang penyimpanan narkoba di Jakarta Barat.
  • 09:23 WIB. Perundingan - Penasihat ekonomi AS sebut ada perkembangan dalam perundingan damai dagang AS-China. 
  • 08:23 WIB. PSSI - Kongres PSSI 2019 akan digelar di Bali, Minngu (20/01/2019). 
  • 07:54 WIB. Jambi - Jabatan Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi resmi dicabut.
  • 07:54 WIB. Diskon - JD.ID gelar diskon hingga 88%.
  • 07:53 WIB. Transportasi - Blue Bird akan lakoni bisnis bus AKAP.
  • 07:53 WIB. Hoaks - LIPI sebut daerah dengan nuansa agama yang kental paling mudah termakan hoaks.

Oppo Merawat Konsumen Lewat Media Sosial

Foto Berita Oppo Merawat Konsumen Lewat Media Sosial
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

OPPO mengaku punya cara tersendiri untuk melayani komplain para konsumennya. Salah satunya dengan menjawab keluhan tersebut melalui media sosial. 

"Kita ada di Facebook, Line Grup. Tujuannya biar konsumen itu penyelesainnya cepat karena kita langsung yang turun tangan," tutur PR Manager OPPO Indonesia Aryo Meidianto saat ditemui Warta Ekonomi di OPPO Store Mall Taman Anggrek, Jakarta, Senin (23/1/2018).

Komunikasi yang terjalin antara konsumen dan OPPO lewat media sosial dirasa sangat sederhana. Keluhan pelanggan jadi cepat ditanggapi secara tepat.

Aryo berujar, salah satu bentuk layanan lainnya terhadap konsumen yaitu OPPO telah memiliki jaringan after sales sebanyak 114. "Itu kita bangun sendiri. OPPO bangun sendiri. Ini yang membedakan kita dengan yang lain. Mungkin yang lain kalau ada masalah lempar-lemparan. Kenapa kita mau sendiri? Kita enggak mau repot-repot," imbuhnya.

Begitu juga dengan pelayanan konsumen yang ada di OPPO Store. Hal ini diyakini sebagai langkah untuk membangun awareness ataupun memikat konsumen. 

"Di OPPO Store mereka (tim OPPO) bisa membantu menyelesaikan masalah software. Jadi, bila user ada masalah, mereka bisa bantu untuk mengatasi hal itu, permasalahan jadi ringan. Walaupun user yang sudah langganan mereka bisa menitipkan handphone-nya bila ada kerusakan, jadi teman-teman promotor di sini akan membawa service center yang ada di Roxy, Grogol, Jakarta Barat," terangnya.

Keunggulan lainnya seperti yang diutarakan Aryo adalah layanan one hour service kendala atau kerusakan handphone bisa diselesaikan dalam waktu sekitar 60 menit. 

"Nah, walaupun prosesnya ke belakangnya mungkin satu minggu, tapi dalam satu jam itu mereka sudah tahu jawabannya ini handphone mau diapain. Apakah kita pesan spare parts-nya ataukah kita nanti mau direparasi," ucapnya.

Aryo menuturkan, OPPO Store di seluruh Indonesia tercatat sudah ada 223, termasuk 68 yang telah dibangun di 2017. 

"Jadi, kita masih mencari tempat strategis, sih. Jadi, kalau untuk perkembangan, kita ada. Kita masih melihat dulu bagaimana respons pasar," terang Aryo saat menjelaskan kemungkinan akan ada penambahan OPPO Store pada 2018.

 

Catatan Redaksi:

Sebelumnya, jumlah jaringan after sales OPPO ditulis sebanyak 210. Angka tersebut kami koreksi menjadi 114 setelah mendapat klarifikasi dari pihak OPPO.

Dengan demikian kesalahan telah kami perbaiki. Kami mohon maaf atas kekeliruan tersebut dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Terima kasih.

Tag: PT Indonesia OPPO Electronics, Aryo Meidianto

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56