Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:44 WIB. KKP - KKP berencana menebar benih ikan dan menaruh beberapa angsa hias di Danau Sunter.
  • 15:43 WIB. Yamaha - Yamaha Indonesia akan membuka pemesanan inden melalui online untuk Yamaha Lexi pada April 2018.
  • 14:08 WIB. Politik - Anies mengaku tidak bahas soal air keras saat bertemu Novel.
  • 14:08 WIB. Politik - Gubernud Anies jenguk Novel Baswedan.
  • 14:07 WIB. KKP - Mentei Susi minta kepala daerah bersihkan Danau dan Pantai.
  • 14:04 WIB. Politik - PDIP sebut Zulkifli Hasan minta diprioritaskan bertemu Megawati.
  • 14:01 WIB. DKI Jakarta - Anies dan Sandi janji akan bersihkan danau-danau di Jakarta.
  • 14:01 WIB. DKI Jakarta - Sandiaga akui Menteri Susi luar biasa hebat.
  • 14:00 WIB. DKI Jakarta - Wagub Sandiaga kalah lomba renang dengan Menteri Susi di Danau Sunter.
  • 11:02 WIB. AS - AS menjatuhkan sanksi pemblokiran jalur perdagangan dan pemblokiran pihak yang terlibat perdagangan dengan Korea Utara.
  • 11:01 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah akan mengembangkan aplikasi YAP! untuk transaksi pembayaran infak.
  • 10:59 WIB. BCA Syariah - BCA Syariah mencatat pertumbuhan pembiayaan 25%-30% pada Februari 2018.
  • 10:57 WIB. OJK - OJK mencatat laba bersih bank syariah sebesar Rp987 miliar atau naik 3,68% sepanjang 2017.

Indonesia Perkenalkan Smesco pada Korea Selatan

Foto Berita Indonesia Perkenalkan Smesco pada Korea Selatan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram menyambut kedatangan delegasi dari Korea Selatan saat mengunjungi Gedung Smesco Indonesia di Jakarta, Senin (22/1/2018). Kesepuluh delegasi dari Korea Selatan itu di antaranya Oh Keo Don (Chairman of The Office of Presidential Campaign of Moon Jae-in, 2017 and Former Minister of Maritime and Fisheries), Choi Doo Sol (Senior Secretary to President Roh Moo-Hyun and Adviser to President Moon Jae In), Prof Kim Soo-il (Chairma, Busan Indonesia Center), Kang Kyung Tae (Director Busan Indonesia Center), dan Kim Kang Jang Sik (Vice Chairman of the Office Presidential Campaign for Moon Jae-in, 2017).

"Gedung Smesco Indonesia ini merupakan miniatur produk Koperasi dan UKM seluruh Indonesia. Selain Galeri Indonesia yang menampung aneka produk ekonomi kreatif dari Koperasi dan UKM, kita juga memiliki Paviliun Provinsi dari 34 provinsi yang mendisplai seluruh produk unggulan dan berkualitas hasil produksi Koperasi dan UKM di seluruh Indonesia," jelas Agus, dalam sambutannya.

Hadir pula dalam acara tersebut Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop dan UKM Meliadi Sembiring, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran I Wayan Dipta, Deputi Bidang Pembiayaan Yuana Sutyowati, dan Dirut Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM Emilia Suhaimi.

Agus pun berharap, kunjungan delegasi asal Korea Selatan ini semakin mempererat kerja sama antara kedua negara, khususnya dalam pengembangan produk-produk Koperasi dan UKM di Indonesia dan Korea Selatan. "Kerja sama antara kedua negara bisa lebih kita tingkatkan, khususnya dalam membuka pasar masing-masing bagi produk Koperasi dan UKM Indonesia dan Korea," imbuh Agus lagi.

Dirut LLP KUKM Emilia Suhaimi menambahkan, kunjungan delegasi Korea Selatan bisa dijadikan sebagai peningkatan kerja sama kedua negara dalam mempromosikan produk UKM.

"Mereka sudah maju dalam mengembangkan bisnis dan industri ramah lingkungan atau Green Business. Kita akan belajar akan hal itu agar bisa tercipta di Indonesia bisnis yang ramah lingkungan dan mampu menjaga ekosistem lingkungan sekitar," kata Emilia.

Selain itu, kata Emilia, kunjungan mereka ke Indonesia juga bisa dijadikan sebagai ajang untuk melihat peluang apa lagi yang bisa dikembangkan bersama ke depannya.

"Delegasi amat terkesan dengan produk Batik yang merupakan warisan budaya nenek moyang Indonesia. Mereka akan keliling Indonesia untuk mempelajari bisnis yang terkait dengan heritage yang nantinya akan diterapkan di Korea," papar Emilia.

Emilia juga menyatakan bahwa Korea Selatan ingin belajar dari Indonesia yang sudah memiliki gedung khusus untuk promosi produk UKM.

"Sepertinya, model yang kita terapkan di Smesco Indonesia akan diterapkan pula di Korea Selatan. Khususnya, dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur atau heritage yang ada," kata Emilia.

Dalam kesempatan yang sama, Prof Kim Soo-il memberikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang memiliki Gedung Smesco Indonesia sebagai sarana promosi produk-produk UKM seluruh Indonesia.

"Kita akan belajar dari Indonesia agar bisa juga memiliki tempat yang bisa dijadikan sebagai sarana promosi dan destinasi wisata yang memperkenalkan produk-produk UKM khas Korea Selatan," kata Prof Kim.

Prof Kim mengaku, meski Korea Selatan dikenal sebagai negeri industri besar, namun belum memiliki tempat seperti Smesco Indonesia. "Padahal, UKM di Korea Selatan juga menyumbang besar kepada pertumbuhan ekonomi negara kami. Di Korea Selatan, UKM merupakan lapangan hidup bagi masyarakat Korea Selatan. Selain itu, UKM di Korea Selatan juga mampu membuka lapangan kerja yang banyak," kata Prof Kim.

Untuk itu, lanjut Prof Kim, dirinya amat terkesan dengan Indonesia dimana pemerintahnya memberikan tempat yang representatif bagi ajang promosi produk UKM khas Indonesia. "Memang, di era demokrasi ekonomi seperti sekarang ini, kita harus mengutamakan ekonomi rakyat, yaitu dengan memberdayakan UKM," pungkas Prof Kim.

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM), Korea Selatan (Korsel), Agus Muharram, Smesco Indonesia, Emilia Suhaimi

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Kemenkop UKM

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6619.804 26.744 572
2 Agriculture 1663.837 1.042 19
3 Mining 2028.689 12.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 760.266 -4.137 69
5 Miscellanous Industry 1371.774 29.002 43
6 Consumer Goods 2826.534 8.189 47
7 Cons., Property & Real Estate 535.613 -0.797 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1167.809 5.396 62
9 Finance 1209.910 4.977 90
10 Trade & Service 942.344 5.798 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 55 74 19 34.55
2 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
3 CITA 600 740 140 23.33
4 AISA 545 665 120 22.02
5 NELY 137 161 24 17.52
6 IPCM 400 460 60 15.00
7 IPOL 134 148 14 10.45
8 BCIP 137 150 13 9.49
9 SONA 3,800 4,100 300 7.89
10 PSAB 191 206 15 7.85
No Code Prev Close Change %
1 LPGI 4,500 4,040 -460 -10.22
2 TIRA 280 252 -28 -10.00
3 SKBM 570 515 -55 -9.65
4 KBLV 520 480 -40 -7.69
5 AGRS 740 685 -55 -7.43
6 MTSM 248 230 -18 -7.26
7 INCI 510 474 -36 -7.06
8 BSSR 2,890 2,720 -170 -5.88
9 ASBI 310 294 -16 -5.16
10 DEWA 61 58 -3 -4.92
No Code Prev Close Change %
1 AISA 545 665 120 22.02
2 LMAS 64 63 -1 -1.56
3 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
4 PGAS 2,660 2,610 -50 -1.88
5 TRAM 352 376 24 6.82
6 BUMI 330 324 -6 -1.82
7 BBCA 23,900 24,250 350 1.46
8 ESTI 90 88 -2 -2.22
9 UNTR 35,875 37,000 1,125 3.14
10 PBRX 498 498 0 0.00