Portal Berita Ekonomi Senin, 28 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:38 WIB. Ramadan - Spanyol: Umat Muslim penuhi Masjid Granada selama Ramadan.
  • 14:36 WIB. BTN - Kempar gandeng BTN untuk percepat pembangunan homestay.
  • 14:36 WIB. Vietnam - Diduga ilegal, 14 kapal Vietnam ditangkap di Natuna.
  • 14:35 WIB. Ekonomi - BI yakin ekonomi Indonesia kuat hadapi tekanan eksternal.
  • 14:34 WIB. BNI - BNI akan berangkatkan 7.500 pemudik, terdiri atas 6.250 tiket bus, 1.000 tiket┬áKA Executive, dan 250 tiket pesawat Garuda Indonesia.
  • 14:34 WIB. Gaza - Israel bangun pembatas di perairan utara Jalur Gaza.
  • 14:33 WIB. Kim Jong-un - China harap KTT Trump-Kim dilakukan sesuai jadwal.
  • 14:32 WIB. Bush - George HW Bush kembali masuk rumah sakit.
  • 14:31 WIB. Nobel - Ada petisi gadang Mahathir Mohamad jadi peraih Nobel.
  • 14:30 WIB. Migran - Spanyol selamatkan 500 migran dari Laut Mediterania.
  • 14:29 WIB. Nepal - Jumlah warga miskin di Nepal tembus enam juta jiwa.
  • 14:27 WIB. Iran - Drone milik militer AS tewaskan 11 militan ISIS di wilayah timur Afghanistan.
  • 12:48 WIB. Xiaomi - Xiaomi akui operator jadi kunci masuk pasar AS.
  • 10:41 WIB. Samsung - Asisten cerdas Bixby bakal hadir di semua smartphone Samsung.
  • 10:40 WIB. Amazon - Perangkat Alexa curi dan sebar percakapan pengguna.

Rangkap Jabatan di Kabinet Kerja, DPR: Tak Masalah

Foto Berita Rangkap Jabatan di Kabinet Kerja, DPR: Tak Masalah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto tidak mempermasalahkan menteri merangkap jabatan sebagai pimpinan partai politik karena undang-undang tidak mengaturnya.

"Dalam UU Kementerian Negara dan UU yang lain tidak diatur mengenai rangkap jabatan tersebut. Karena itu tidak bisa dipersalahkan apabila Presiden mengambil kebijakan tersebut," kata Agus Hermanto di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Dia menjelaskan, kabinet pemerintahan yang dianut Indonesia adalah presidensial sehingga yang menentukan sepenuhnya adalah Presiden.

Menurut dia, DPR tidak memasalahkan dan mempersilakan  Presiden Joko Widodo berpandangan bahwa kebijakan rangkap jabatan penting diambil agar pemerintahan bisa berjalan kondusif.

"Namun yang terpenting bagi DPR output pemilihan itu sudah tepat karena kami akan bekerja sama dengan kementerian tersebut sebagai mitra kerja komisi-komisi di DPR," kata Agus.

Agus enggan mengomentari apakah rangkap jabatan di partai politik para menteri dapat mengganggu kinerja pemerintahan, karena DPR tidak berhak mencampuri hal itu. Namun politisi Partai Demokrat itu mengingatkan bahwapembantu Presiden yang dipilih harus rkompeten dan bisa bekerja sama dengan DPR.

"Tapi yang jelas rangkap jabatan itu tidak diatur di UU Kementerian Negara, dalam artian rangkap jabatan tetap diperbolehkan," kata Agus.

Dalam Kabinet Kerja, terdapat dua orang menteri yang menjadi pengurus partai politik yaitu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar, dan Menteri Sosial Idrus Marham yang juga Ketua Koordinator Bidang Kelembagaan DPP Partai Golkar.

Presiden Joko Widodo mengizinkan Airlangga Hartarto untuk rangkap jabatan sebagai Menteri Perindustrian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar karena masa kerja kabinet saat ini hanya tersisa satu tahun. Presiden menilai tidak efektif apabila dilakukan pergantian pada pos menteri perindustrian.

"Kita tahu Pak Airlangga ini di dalam sudah jadi menteri. Ini tinggal satu tahun saja praktis ini kita, kalau ditaruh orang baru ini belajar bisa enam bulan, kalau tidak cepat bisa setahun kuasai itu," kata Presiden di Jakarta, Rabu.

Jokowi mengizinkan Airlangga rangkap jabatan karena yang bersangkutan sangat memahami dunia perindustrian.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Kabinet Kerja, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Agus Hermanto

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Rosa Panggabean

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5975.742 29.204 583
2 Agriculture 1545.561 -3.579 19
3 Mining 1874.083 5.539 44
4 Basic Industry and Chemicals 797.876 9.669 69
5 Miscellanous Industry 1255.404 1.089 44
6 Consumer Goods 2467.513 7.000 45
7 Cons., Property & Real Estate 463.741 1.542 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.181 -6.306 65
9 Finance 1058.646 9.953 92
10 Trade & Service 911.636 5.660 140
No Code Prev Close Change %
1 HOME 120 156 36 30.00
2 CMPP 240 300 60 25.00
3 TRUK 430 535 105 24.42
4 SKBM 436 535 99 22.71
5 VINS 128 150 22 17.19
6 CAMP 444 520 76 17.12
7 NELY 118 134 16 13.56
8 SKYB 430 488 58 13.49
9 KBLV 540 600 60 11.11
10 NAGA 218 242 24 11.01
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 585 458 -127 -21.71
2 YPAS 790 620 -170 -21.52
3 SONA 3,200 2,750 -450 -14.06
4 RDTX 6,500 5,625 -875 -13.46
5 FREN 110 97 -13 -11.82
6 MITI 131 116 -15 -11.45
7 IDPR 900 800 -100 -11.11
8 SDMU 298 272 -26 -8.72
9 TRUS 238 218 -20 -8.40
10 CNTX 650 600 -50 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 BHIT 119 121 2 1.68
2 PGAS 2,170 2,080 -90 -4.15
3 BBRI 3,060 3,120 60 1.96
4 KREN 750 740 -10 -1.33
5 ERAA 2,730 2,730 0 0.00
6 MNCN 1,235 1,240 5 0.40
7 TARA 830 840 10 1.20
8 UNTR 36,950 37,500 550 1.49
9 TLKM 3,560 3,560 0 0.00
10 INKP 15,250 16,000 750 4.92