Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:20 WIB. BlackBerry - Produsen BlackBerry ikutan garap ponsel layar lipat.
  • 07:11 WIB. Redmi - Redmi akan rilis ponsel berotak Snapdragon 855.
  • 07:09 WIB. Twitter - Twitter simpan DM pengguna selama bertahun-tahun.
  • 07:08 WIB. NASA - NASA gelontorkan Rp3 triliun teliti asal usul alam semesta.
  • 07:05 WIB. Amazon - Amazon investasi Rp9,8 triliun ke startup kendaraan listrik, Rivian. 
  • 06:39 WIB. Asus - Asus fokus lini gaming dan ponsel baterai berkapasitas jumbo.
  • 06:37 WIB. Kaesang - Kaesang targetkan Sang Pisang jadi unicorn lima tahun lagi.

Era Disruptif, ISS Keluarkan Jurus Human Touch

Foto Berita Era Disruptif, ISS Keluarkan Jurus Human Touch
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Saat ini gelombang disruptif berlangsung di seluruh dunia termasuk di Indonesia sehingga menjadi tantangan bagi bisnis dan dunia kerja.

Presiden Direktur dan CEO ISS Indonesia Elisa Lumbantoruan mengatakan bahwa sejak tahun 2010 ISS secara konsisten terus melakukan riset mengenai industri facility management dan dunia kerja di masa depan, termasuk bagaimana cara dan tempat orang bekerja akan jauh berbeda dari beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan riset yang dilakukan ISS bersama Copenhagen Institute for Future Studies (CIFS) berjudul The Future of Work, Workforce, and Workplace, jumlah pekerja mobile mencapai 1,3 miliar atau 37% dari total tenaga kerja di dunia.

Di sisi lain, hanya 50% meja-meja kantor yang terisi dan 60% pengambil kebijakan di perusahaan-perusahaan mengungkapkan penurunan pada kebutuhan ruang kantor. Penelitian yang melibatkan wawancara ini juga menemukan hanya 25% pekerja yang tekoneksi dengan misinya dan 15% yang merasa terikat dengan kantor.

"Riset ini merupakan bagian dari upaya ISS untuk terus menciptakan layanan yang berbasis kekuatan human touch yang dikombinasikan dengan penggunaan teknologi," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (23/1/2018).

EVP-Key Account Director ISS Indonesia Faisal Muzakki menegaskan perkembangan teknologi memang telah mengubah dunia bisnis. Sejumlah pekerjaan di masa depan akan hilang digantikan oleh mesin. Kendati demikian, kehadiran teknologi juga mendatangkan lebih banyak peluang di masa mendatang.

"Kehadiran teknologi merupakan contoh nyata yang dapat memberikan lebih banyak peluang di masa mendatang. Menjamurnya industri e-commerce dan area kerja virtual (co-working space) di kota-kota besar, merupakan peluang besar di mana ISS bisa menjalin kemitraan sekaligus fasilitator dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sekaligus bernilai tambah," tandasnya.

Tag: PT ISS Indonesia, Elisa Lumbantoruan, Disruptive Economy, Era Disruptif, Faisal Muzakki

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: ISS Indonesia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31