Portal Berita Ekonomi Minggu, 27 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:31 WIB. YouTube - Pengadilan Mesir perintahkan larangan sementara YouTube.
  • 10:30 WIB. Suriah - Turki telah lumpuhkan 4.475 teroris di Afrin, Suriah.
  • 10:29 WIB. Israel - Hamas sangkal isu "negosiasi pertukaran tahanan dengan Israel".
  • 10:28 WIB. Arab - Qatar larang penjualan produk dari empat negara Arab.
  • 10:26 WIB. Kim Jong-un - Moon Jae-in dan Kim Jong Un adakan pertemuan mendadak.
  • 10:25 WIB. Malaysia - Warga Malaysia galang dana untuk bantu utang negara.
  • 10:24 WIB. Amerika - Dua negara bagian AS umumkan keadaan darurat topan.
  • 10:23 WIB. Somalia - Puluhan orang tewas di Somalia akibat cuaca ekstrem.
  • 10:22 WIB. China - Sengketa AS-China jadi kekhawatiran dalam pertemuan APEC.
  • 10:21 WIB. Iran - Sanksi AS sasar maskapai penerbangan kepresidenan Iran.
  • 09:59 WIB. DKI Jakarta - Anies soal Ormas minta THR jika langgar hukum laporkan.
  • 09:57 WIB. DKI Jakarta - Anies kaji usul PKS soal Milad Jakarta pada ramadan ke-22.
  • 09:57 WIB. Nasional - Kemendagri: 10 juta penduduk belum rekam e-KTP.
  • 09:56 WIB. Pilpres - Gatot Nurmantyo optimis ikut Pilpres 2019.
  • 09:56 WIB. Politik - Fahri Hamzah belum maafkan dosa Abraham Samad terhadap eks presiden PKS.

Luhut: Pendanaan Campuran untuk Pembangunan Jangka Panjang

Foto Berita Luhut: Pendanaan Campuran untuk Pembangunan Jangka Panjang
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, skema pendanaan campuran atau "blended finance" bisa diterapkan di berbagai pembangunan jangka panjang.

"Pemerintah Indonesia sedang membidik dana non-pemerintah untuk membiayai berbagai proyek pembangunan terutama proyek jangka panjang, salah satunya skema 'blended finance'," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Luhut menghadiri Roundtable Discussion dalam rangkaian kegiatan World Economic Forum yang digelar di Davos, Swiss, Senin, waktu setempat.

Menurut mantan Menko Polhukam itu, model tersebut bisa digunakan untuk membiayai beberapa proyek yang sudah ada seperti kereta api ringan (light rail transit/LRT) yang saat ini juga sedang dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia.

"Blended finance" adalah pembiayaan yang berasal dari dana kedermawanan yang dihimpun masyarakat yang dijadikan sebagai modal swasta untuk investasi jangka panjang.

Diskusi yang membahas upaya Indonesia dalam mengimplementasikan target "Sustainable Development Goals" (SDGs) itu diikuti oleh lebih dari 20 orang dari kalangan kepala pemerintahan, pengusaha, eksekutif perusahaan multinasional dan pegiat filantropi dari mancanegara.

Pada acara yang antara lain dihadiri juga oleh Perdana Menteri Luxembourg Xaxier Bettel, Rektor Tsinghua University Qiu Yong, Ketua New Climate Economy Steering Group Jeremy Oppenheim serta beberapa tokoh filantropis Eropa, Luhut menjelaskan tentang situasi terkini di Indonesia terutama di bidang ekonomi.

Capaian ekonomi Indonesia diantaranya penilaian Bank Dunia yang menyebut Indonesia merupakan tempat yang tepat untuk berinvestasi. Lembaga pemeringkat S&P juga meningkatkan "rating" Indonesia untuk kategori serupa.

"Sustainable Development Goals" (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan adalah target pembangunan yang dirancang dan dilakukan oleh negara-negara anggota PBB, termasuk Indonesia.

SDGs berisikan satu set tujuan yang berisi 17 tujuan pembangunan dan 169 target, dicanangkan 2016 dan berakhir pada 2030 guna mendorong pembangunan berkelanjutan untuk mengatasi kemiskinan, kesenjangan, dan perubahan iklim dalam bentuk aksi nyata.

Perdana Menteri Bettel menyambut baik inisiatif Menko Luhut ini dan menilai pembiayaan "blended finance" cocok untuk pembiayaan program-program berwawasan lingkungan seperti sumber energi alternatif.

Terlebih Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan IMF-World Bank di Bali pada Oktober mendatang.

"Kami mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam membangun Bali menjelang pertemuan tersebut," undang Luhut kepada peserta diskusi.

Meski belum meraih pendanaan dengan skema "blended finance", Luhut menyebut Indonesia telah mendapat suntikan dana sebesar 3 miliar dolar AS dari negara-negara Uni Eropa untuk proyek pengelolaan sampah.

Pada akhir diskusi, Luhut berterima kasih kepada para peserta dan mengaku senang akan antusiasme peserta untuk berpartisipasi membantu Indonesia mengimplementasikan tujuan dan target SDG's.

Tag: Luhut Binsar Pandjaitan, International Monetary Fund (IMF), Light Rail Transit/LRT, pembiayaan

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5975.742 29.204 583
2 Agriculture 1545.561 -3.579 19
3 Mining 1874.083 5.539 44
4 Basic Industry and Chemicals 797.876 9.669 69
5 Miscellanous Industry 1255.404 1.089 44
6 Consumer Goods 2467.513 7.000 45
7 Cons., Property & Real Estate 463.741 1.542 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.181 -6.306 65
9 Finance 1058.646 9.953 92
10 Trade & Service 911.636 5.660 140
No Code Prev Close Change %
1 HOME 120 156 36 30.00
2 CMPP 240 300 60 25.00
3 TRUK 430 535 105 24.42
4 SKBM 436 535 99 22.71
5 VINS 128 150 22 17.19
6 CAMP 444 520 76 17.12
7 NELY 118 134 16 13.56
8 SKYB 430 488 58 13.49
9 KBLV 540 600 60 11.11
10 NAGA 218 242 24 11.01
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 585 458 -127 -21.71
2 YPAS 790 620 -170 -21.52
3 SONA 3,200 2,750 -450 -14.06
4 RDTX 6,500 5,625 -875 -13.46
5 FREN 110 97 -13 -11.82
6 MITI 131 116 -15 -11.45
7 IDPR 900 800 -100 -11.11
8 SDMU 298 272 -26 -8.72
9 TRUS 238 218 -20 -8.40
10 CNTX 650 600 -50 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 BHIT 119 121 2 1.68
2 PGAS 2,170 2,080 -90 -4.15
3 BBRI 3,060 3,120 60 1.96
4 KREN 750 740 -10 -1.33
5 ERAA 2,730 2,730 0 0.00
6 MNCN 1,235 1,240 5 0.40
7 TARA 830 840 10 1.20
8 UNTR 36,950 37,500 550 1.49
9 TLKM 3,560 3,560 0 0.00
10 INKP 15,250 16,000 750 4.92