Portal Berita Ekonomi Minggu, 19 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:53 WIB. IPC - Pelindo II mencatat pendapatan naik 8% menjadi Rp5,35 triliun selama semester I-2018.
  • 05:45 WIB. Pelindo II - Pelindo II mencatat laba bersih naik 18% menjadi Rp1,21 triliun pada semester I-2018.
  • 02:20 WIB. Nasioanl - Ketua MPR: Seharusnya gaji PNS naik lebih dari 5%.
  • 02:19 WIB. Asian Games - Kapolri: Dilarang demonstrasi selama Asian Games.
  • 02:19 WIB. Daerah - Polisi: Tak ada simbol terorisme di karnaval TK Probolinggo.
  • 02:18 WIB. Daerah - Gunung Anak Krakatau erupsi lagi, Sabtu (18/8).
  • 02:18 WIB. Nasional - PT Pos masih buka donasi uang gempa lombok.
  • 02:18 WIB. Nasional - Menlu Retno sampaikan belasungkawa atas kepergian Kofi Annan.
  • 02:17 WIB. Nasional - PKS: Cegah penyebaran narkoba dengan perkuat keluarga.
  • 02:17 WIB. Politik - Kemendagri: Hak partai Aher jadi wagub DKI.
  • 02:17 WIB. Politik - DPR: Wakapolri baru harus dukung terciptanya keamanan Asian Games.
  • 02:16 WIB. Nasional - Zulkifli: Banyak penyelenggara negara belum pahami konstitusi.
  • 21:18 WIB. Qatar - Qatar menuding Arab Saudi telah melarang warga negaranya melakukan ibadah haji pada tahun ini.
  • 21:17 WIB. Pramuka - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, mengharapkan Pramuka lebih berperan dalam mendidik generasi milenial.
  • 21:16 WIB. Asian Games - Kontingen China menjadi kontingen terbesar selain kontingen Indonesia dalam Asian Games 2018.

Kemenag Gelar Pertemuan Bahas Kehalalan Vaksin

Foto Berita Kemenag Gelar Pertemuan Bahas Kehalalan Vaksin
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengagendakan sejumlah pertemuan lanjutan antara kementeriannya dan Kementerian Kesehatan guna membahas kehalalan vaksin dalam tataran teknis.

Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan sepakat untuk membahas kebijakan sertifikasi halal vaksin pada tataran yang lebih teknis, demikian dikutip dari laman kemenag.go.id.

Menag menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti audiensi dua kementerian di Jakarta, Selasa, dengan pertemuan-pertemuan lanjutan yang membahas hal-hal teknis terkait kebijakan kedua kementerian ini.

Lukman mengatakan pertemuan-pertemuan lanjutan juga akan membahas persoalan lain seperti sertifikasi halal obat dan alat kesehatan.

"Persoalan vaksin ini pada daerah-daerah tertentu masih menimbulkan persoalan," kata dia.

Bahkan, lanjut dia, tidak jarang para penghulu yang menjadi garda terdepan Kemenag kerap mendapat pertanyaan dari masyarakat mengenai kehalalan vaksin.

Dalam audiensi Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan pada Selasa, pihak Kemenkes mengeluhkan tentang banyaknya penolakan vaksinasi dari masyarakat, khususnya di sekolah-sekolah. Salah satu penyebabnya adalah adanya kekhawatiran masyarakat akan kehalalan vaksin tersebut.

Kemenkes juga berharap agar Kemenag melalui BPJPH dapat meninjau kembali pencantuman label halal pada obat, vaksin dan alat kesehatan. Kemenkes mengusulkan agar pengaturan halal terhadap obat, produk biologi dan alat kesehatan diatur tersendiri dalam Peraturan Presiden.

Tag: vaksin rubella, Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Aug
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10