Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:46 WIB. Donald Trump - Breaking News: Donald Trump batalkan pertemuannya dengan Kim Jong-un di Singapura pada 12 Juni.
  • 21:08 WIB. Kereta Cepat - Otoritas China berhasil uji coba kereta Maglec berkecepatan 160 km/jam.
  • 21:05 WIB. Iran - Rusia tolak kampanye anti-Iran yang digaungkan AS.
  • 21:05 WIB. Trump - Trump dilarang blokir pengikut di akun twitter-nya.
  • 21:03 WIB. 1MDB - Najib gunakan dana lembaga lain guna membayar kewajiban 1MDB.
  • 21:03 WIB. MH370 - Pencarian pesawat MH370 tidak diperpanjang lagi.
  • 21:02 WIB. Israel - Parlemen Inggris desak penjualan senjata ke Israel disetop.
  • 21:01 WIB. Venezuela - AS usir diplomat Venezuela.
  • 21:00 WIB. Palestina - Mesir dan Yordania dukung perundingan damai Palestina-Israel.
  • 20:59 WIB. Iran - Prancis: Sanksi baru AS dapat mengguncang kawasan Iran.
  • 20:59 WIB. Malware - AS: Virus Malware telah infeksi 500.000 perangkat.
  • 19:12 WIB. Acer - Acer kembali menghadirkan laptop gaming Predator terbaru, yaitu Predator Helios 500.
  • 15:52 WIB. Bulog - Perum Bulog pastikan stok beras 1,3 juta ton cukup untuk kebutuhan selama Ramadan sampai Idul Fitri.
  • 15:46 WIB. Citilink - Citilink siap layani penerbangan di¬†BIJB saat musim mudik.
  • 15:44 WIB. PLN - Saat ini, pasokan batu bara untuk pembangkit listrik dari anak usaha PLN berada di level 10% dari total kebutuhan.

Pertumbuhan Tren M&A di Tengah Tantangan Integrasi

Foto Berita Pertumbuhan Tren M&A di Tengah Tantangan Integrasi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Seiring meningkatnya aktivitas merger di 2017 yang lalu, EY Indonesia menyelenggarakan sesi Thought Leadership dengan topik Integrasi Pasca Merger (PMI) untuk berbagi ilmu dan pengalaman Merger dan Akuisisi (M&A) yang telah berhasil dilakukan pada berbagai perusahaan berkinerja tinggi.

Bertempat di Financial Club, Graha CIMB Niaga, Jakarta, sesi PMI dihadiri oleh para manajemen senior, eksekutif, dan pelaku usaha di Indonesia dari berbagai industri seperti pertambangan, venture capital, bank, e-commerce, dan manufaktur. Sesi tidak hanya membahas tentang nilai-nilai dan tantangan dalam M&A, tetapi juga berbagai pendekatan dan strategi M&A yang sebaiknya dilakukan dalam proses integrasi.

Para pembicara di workshop ini adalah para ahli dan profesional EY yaitu Managing Partner of Transaction Advisory Services David Rimbo, Partner and Indonesia Leader, Strategy, and Transformation Iwan Margono, Partner and ASEAN Leader, Strategy, and Transformation Karambir Anand, dan Strategy and Transformation Director Ashutosh Deshmukh.

M&A dinilai sebagai cara yang paling efisien dalam meningkatkan performa organisasi, nilai perusahaan, dan dorongan kepentingan organisasi. Hasil penelitian Transactional Leaders Forum 2016 yang mendapatkan input dari perusahaan-perusahaan besar dunia, menunjukkan bahwa terdapat berbagai tantangan untuk mencapai nilai yang diharapkan dari kegiatan M&A.

"Sebagian besar merger gagal menciptakan nilai bagi para pemegang saham, dan ini menjadi penyebab terbesar kegagalan mengintegrasikan perusahaan dengan baik," ujar Karambir Anand, Selasa (23/1/2018) di Jakarta. 

Kurangnya komunikasi dan ketidakcocokan budaya, lanjut Karambir, adalah faktor utama kegagalan integrasi.

PMI sangat menantang dan riskan. Prosesnya dilakukan dalam waktu yang padat dan di saat yang bersamaan bisnis harus terus berjalan. PMI telah mengubah situasi, bentuk, dan menjadi masa depan dunia bisnis. Jika proses integrasi berjalan sukses, bisnis tersebut berpotensi memperluas jaringan ke lingkup global. Di sisi lain, kegagalan integrasi dapat berimbas pada kemunduran seluruh proses merger.

"Beberapa best practice untuk integrasi merger yang efektif meliputi mendirikan Integration Management Office (IMO) yang kuat, berfokus pada sinergi, dan memastikan semua fungsi back-end bersinergi dengan baik," jelas Karambir di sesi PMI.

Pada saat bersamaan, hasil EY Capital Confidence Survey 2017 menunjukkan bahwa secara global dan Asia Pasifik, kepercayaan terhadap M&A meningkat pesat.

Iwan Margono menambahkan, "Tren M&A, termasuk aktivitas pasca merger yang terjadi di kawasan Asia, berpotensi untuk menentukan peluang dan juga tantangan pada perusahaan-perusahaan Indonesia. Pemahaman yang jelas mengenai proses ini, dan memperhatikan contoh-contoh yang serupa, sangatlah penting bagi para pelaku usaha di Indonesia dalam menentukan strategi pertumbuhan dan perluasan bisnis melalui M&A." 

Tidak hanya memaksimalkan pendapatan jangka panjang, M&A diperlukan untuk menjangkau hal-hal yang tidak dapat diraih oleh perusahaan pada lingkup sebelumnya, yaitu berkembangnya pasar memberikan berbagai peluang, akses ke kapabilitas baru, dan memperoleh margin yang lebih tinggi di pasar asing.

Sesi ini melibatkan contoh studi kasus yang ditangani EY di masa lalu, berbagi strategi dan atribut utama dari pengakuisisi yang sukses. Melalui acara ini, EY percaya dapat memberi peserta pemahaman lebih mendalam mengenai ekosistem M&A sehingga proses integrasi di masa yang akan datang dapat berjalan dengan sukses.

Tag: EY Indonesia, Karambir Anand, David Rimbo, Iwan Margono, Ashutosh Deshmukh

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Tokopedia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5946.538 154.537 583
2 Agriculture 1549.140 13.685 19
3 Mining 1868.544 42.392 44
4 Basic Industry and Chemicals 788.207 14.705 69
5 Miscellanous Industry 1254.315 32.513 44
6 Consumer Goods 2460.513 68.979 45
7 Cons., Property & Real Estate 462.199 12.383 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1022.487 31.117 65
9 Finance 1048.693 34.134 92
10 Trade & Service 905.976 9.725 140
No Code Prev Close Change %
1 JMAS 660 825 165 25.00
2 TRUK 344 430 86 25.00
3 CAMP 356 444 88 24.72
4 HOME 100 120 20 20.00
5 BYAN 8,750 10,500 1,750 20.00
6 BSIM 520 620 100 19.23
7 SONA 2,700 3,200 500 18.52
8 RDTX 5,500 6,500 1,000 18.18
9 ARII 1,125 1,300 175 15.56
10 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 700 605 -95 -13.57
2 WEHA 178 155 -23 -12.92
3 AKSI 336 298 -38 -11.31
4 TGKA 2,550 2,310 -240 -9.41
5 ABMM 2,190 2,010 -180 -8.22
6 SDMU 320 298 -22 -6.88
7 CSIS 1,715 1,600 -115 -6.71
8 GOLD 470 440 -30 -6.38
9 SIPD 1,025 965 -60 -5.85
10 KARW 138 130 -8 -5.80
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,880 3,060 180 6.25
2 TAXI 114 127 13 11.40
3 INPC 84 84 0 0.00
4 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
5 KREN 690 750 60 8.70
6 EXCL 2,160 2,320 160 7.41
7 BBCA 22,000 22,450 450 2.05
8 BWPT 194 208 14 7.22
9 TLKM 3,470 3,560 90 2.59
10 ERAA 2,560 2,730 170 6.64