Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:19 WIB. EPL - Wolverhampton Wanderers 0 vs 2 Watford
  • 05:18 WIB. EPL - West Ham United 0 vs 1 Tottenham Hotspur
  • 05:17 WIB. EPL - Newcastle United 0 vs 1 Brighton & Hove Albion
  • 05:15 WIB. EPL - Manchester City 5 vs 0 Burnley
  • 05:10 WIB. EPL - Huddersfield Town 0 vs 1 Liverpool
  • 05:02 WIB. EPL - Cardiff City 4 vs 2 Fulham
  • 05:01 WIB. EPL - AFC Bournemouth 0 vs 0 Southampton
  • 05:00 WIB. EPL - Chelsea 2 vs 2 Manchester United

KPPU-TPID Balikpapan Sidak Beras

Foto Berita KPPU-TPID Balikpapan Sidak Beras
Warta Ekonomi.co.id, Balikpapan -

KPPU Balikpapan bersama tim pengendali inflasi daerah melakukan sidak beras di dua distributor besar dan pasar Klandasan, Selasa pagi (23/1/2018).

Hasilnya ditemukan distributor tidak mampu menjual beras sesuai HET baik beras Medium maupun premium.

Kepala KPPU Balikpapan Dewi Sita Yuliani mengatakan sidak dilakukan lebih pada validasi data untuk jumlah pasokan dan kebutuhan masyarakat. Dari dua gudang yang disidak yakni UD Gunung Sari dan UD Wijaya kondisi masih aman.

Hanya saja menurut Dewi ada kenaikan harga dikarenakan proses repackeging yang dilakukan UD Surya Wijaya.

"Jadi harga jual diatas Het yang ditentukan Kementerian Perdagangan Rp13.400 per kg. Disini ada harga beras premium seperti bondi dan tiga  Mangga diatas HET. Mungkin ini perlu perhatian dari Dinas Perdagangan," katanya.

Dua distributor beras yakni UD Gunung Sari dengan pasokan perbulan 50 ton sedangkan UD Surya Wijaya sebanyak 150 ton perbulan.

Menurut Dewi beras kemasan ulang ini menyebabkan harga berubah karena ada biaya plastik, tenaga kerja.  "Ada biaya tambahan Rp700 per kg," sebutnya.

Menanggapi situasi ini, Dinas Perdagangan Balikpapan akan menyurati distributor dan pedagang untuk menjual beras sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Tindaklanjut itu dilakukan setelah KPPU bersama Dinas Perdagangan lainnya.

Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan  Muhammad Saufan mengatakan pihaknya akan menyurati seluruh distributor beras di Balikpapan yang menjual beras diatas HET.

“Kami akan menyurati distributor maupun pedagang untuk kembali pada HET yang ditetapkan. Kalo ditemukan di Balikpapan, kami yang tindaklanjuti. Tapi kalau harga itu sudah ada sejak saat pengirim atau daerah yang mengirim maka kami laporkan ke Kementerian Perdagangan,” ujarnya.

 HET untuk premium sebesar RP13.400 namun pada kenyataan melebih angka itu. “HET nya sendiri untuk premium senilai Rp13.400 perkilogram. Nah tadi ada ditemukan dari sananya sudah mahal, sehingga masuk ke distributor juga sudah naik. Bahkan turun ke pengecer akan lebih mahal,” tandasnya.

Kenaikan ini diakui karena distributor melakukan kemas ulang dari ukuran 25 kg menjadi 5-10 kg. “Harga packing Rp2.000, harga ongkos jahit dan tenaga kerja Rp600 sehingga menjual lebih HET. Kami berharap kedepan tidak ada jual harga diatas HET,” ujarnya.

Namun diakui penjualan beras di Balikpapan tidak lepas dari kualitas beras yang ditawarkan. Sedikitnya perbedaaan harga beras medium dan beras premium membuat masyarakat lebih memilih yang premium.

“Harga beras medium itu hampir mendekati beras  premium sehingga orang banyak mengambil harga premium,” tukasnya.

Tag: Dewi Sita Yuliani, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Beras

Penulis: Andi Aliev

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Irwansyah Putra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46