Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:10 WIB. Samsung - Samsung akan umumkan Galaxy M30 pada 27 Februari di India. 
  • 09:08 WIB. Apple - Apple akan luncurkan iPhone XS dan XS Max warna merah.
  • 08:59 WIB. IHSG - Senin pagi, IHSG dibuka hijau 0,61% ke level 6.428,28 di awal sesi I.
  • 07:20 WIB. BlackBerry - Produsen BlackBerry ikutan garap ponsel layar lipat.
  • 07:11 WIB. Redmi - Redmi akan rilis ponsel berotak Snapdragon 855.
  • 07:09 WIB. Twitter - Twitter simpan DM pengguna selama bertahun-tahun.
  • 07:08 WIB. NASA - NASA gelontorkan Rp3 triliun teliti asal usul alam semesta.
  • 07:05 WIB. Amazon - Amazon investasi Rp9,8 triliun ke startup kendaraan listrik, Rivian. 
  • 06:39 WIB. Asus - Asus fokus lini gaming dan ponsel baterai berkapasitas jumbo.
  • 06:37 WIB. Kaesang - Kaesang targetkan Sang Pisang jadi unicorn lima tahun lagi.

Dukung Sanksi ke Korea Utara, Jim Mattis: Terima Kasih Vietnam

Foto Berita Dukung Sanksi ke Korea Utara, Jim Mattis: Terima Kasih Vietnam
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Jim Mattis selaku Menteri Pertahanan A.S. memuji Vietnam pada hari Rabu (24/1/2018) karena mendukung sanksi PBB terhadap Korea Utara dan menyatakan harapannya bahwa Washington dan Hanoi dapat membangun hubungan pertahanan yang lebih dekat meskipun sejarah menyatakan jika kedua negara pernah saling bermusuhan.

"Mereka telah melangkah maju dan menyesuaikan diri dengan sanksi PBB," ungkapnya kepada wartawan yang terbang bersamanya dari Jakarta, Indonesia, di mana dia mengadakan perundingan tingkat tinggi dan mengamati tampilan keterampilan atraksi tempur oleh Tentara Nasional Indonesia, sebagaimana dikutip dari Fox News, Rabu (24/1/2018).

Kunjungan bos Pentagon tersebut terjadi beberapa hari sebelum peringatan 50 tahun serangan Tet, sebuah titik balik dalam perang Amerika melawan Vietnam Utara yang komunis. Mattis, yang tidak bertindak dalam perang tersebut, mengatakan bahwa hal itu bukanlah hambatan bagi hubungan kedua negara saat ini.

"Ini di masa lalu kita," tuturnya.

Serangan Tet, yang dinamai untuk liburan Tahun Baru Imlek yang diluncurkan pada 1968, merupakan kegagalan di medan perang bagi Vietnam Utara namun sebuah kemenangan politik dalam artian menusuk harapan Amerika untuk memenangkan perang.

Mattis mengatakan bahwa kedekatan Vietnam dengan Laut China Selatan membuat negara ini menjadi pemain kunci dalam perselisihan dengan China mengenai klaim teritorial terhadap pulau kecil, kawanan dan formasi tanah kecil lainnya di laut. Vietnam juga melakukan perang perbatasan dengan China pada tahun 1979.

"Karena garis pantai yang mereka miliki dan posisi yang mereka tempati, mereka akan menjadi fondasi untuk segala kemakmuran" di kawasan ini, yang merupakan satu alasan untuk mendorong sekarang hubungan pertahanan yang lebih dekat dengan Amerika Serikat,” tuturnya

Selama kunjungannya, Mattis juga berencana untuk bertemu dengan perwakilan dari sebuah organisasi Pentagon, Badan Pertahanan POW-MIA, yang melakukan pencarian sisa-sisa anggota layanan Amerika yang masih belum diketahui dari perang Vietnam, yang berakhir pada tahun 1975.

Kemudian dalam seminggu Mattis berencana untuk terbang ke Hawaii untuk melakukan pembicaraan dengan komandan A.S. dan untuk bertemu dengan rekannya dari Korea Selatan untuk membahas situasi tersebut dengan Korea Utara.

Sebelum meninggalkan Jakarta pada hari Rabu pagi, Mattis disuguhi demonstrasi keterampilan melawan terorisme oleh TNI. Pasukan komando memamerkan keterampilan tempur tangan kosong mereka dan melakukan serangkaian gerakan ekstrem termasuk memiringkan kepala ular hidup dan meminum darah mereka.

Mattis mengatakan dalam kunjungannya ke Jakarta bahwa ia berharap AS dapat mengembangkan hubungan lebih dekat dengan militer Indonesia.


Tag: Amerika Serikat (AS), Vietnam, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Donald John Trump, Laut China Selatan, Panglima TNI, Jim Mattis, Mabes TNI, Terorisme

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Antara/Galih Pradipta

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31