Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:40 WIB. IKM -┬áKementerian Perindustrian mendorong pelaku IKM untuk dapat menggunakan marketplace.

KPK Terus Pantau Proyek Reklamasi Pesisir Makassar

Foto Berita KPK Terus Pantau Proyek Reklamasi Pesisir Makassar
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif, mengungkapkan kasus megaproyek Center Point of Indonesia (CPI) di Kota Makassar, Sulsel, terus diselidiki. KPK terus memantau perkembangan proyek reklamasi di pesisir pantai Makassar itu.
 
"Soal kasus reklamasi (CPI) itu masih kami selidiki. Bagaimana sikap KPK melihat itu, ya masih dalam proses," kata Laode, di sela diskusi penguatan anti-korupsi Kota Makassar, belum lama ini.
 
Dalam proyek reklamasi, KPK tidak menampik potensi korupsi pastinya ada. Namun, harus ditelusuri dan didalami betul, apakah benar ada unsur memperkaya diri dan orang lain yang mengakibatkan negara merugi. Proyek reklamasi di Indonesia, Laode menyebut cukup banyak dan beragam bentuknya. Ada yang dijalankan pemerintah dan ada pula yang dilakukan swasta. 
 
"Unsur korupsinya harus dilihat betul. Reklamasi di Indonesia kan banyak, ada yang private sector dan ada pemerintah. Nah, tidak serta merta uang pemerintah jadi (kasus) korupsi kalau peruntukannya benar," ulas akademisi dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar itu.
 
Proyek reklamasi pesisir pantai Makassar melalui pembangunan CPI telah dimulai sejak 2009. Megaproyek itu dilaporkan ke KPK oleh Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia dan Koalisi Masyarakat Anti-Korupsi (KMAK) Sulsel yang menilai besarnya potensi kerugian negara atas pengerjaan CPI. Ditaksir kasus CPI itu merugikan negara hingga triliunan rupiah.

Tag: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif, Reklamasi

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6619.804 26.744 572
2 Agriculture 1663.837 1.042 19
3 Mining 2028.689 12.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 760.266 -4.137 69
5 Miscellanous Industry 1371.774 29.002 43
6 Consumer Goods 2826.534 8.189 47
7 Cons., Property & Real Estate 535.613 -0.797 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1167.809 5.396 62
9 Finance 1209.910 4.977 90
10 Trade & Service 942.344 5.798 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 55 74 19 34.55
2 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
3 CITA 600 740 140 23.33
4 AISA 545 665 120 22.02
5 NELY 137 161 24 17.52
6 IPCM 400 460 60 15.00
7 IPOL 134 148 14 10.45
8 BCIP 137 150 13 9.49
9 SONA 3,800 4,100 300 7.89
10 PSAB 191 206 15 7.85
No Code Prev Close Change %
1 LPGI 4,500 4,040 -460 -10.22
2 TIRA 280 252 -28 -10.00
3 SKBM 570 515 -55 -9.65
4 KBLV 520 480 -40 -7.69
5 AGRS 740 685 -55 -7.43
6 MTSM 248 230 -18 -7.26
7 INCI 510 474 -36 -7.06
8 BSSR 2,890 2,720 -170 -5.88
9 ASBI 310 294 -16 -5.16
10 DEWA 61 58 -3 -4.92
No Code Prev Close Change %
1 AISA 545 665 120 22.02
2 LMAS 64 63 -1 -1.56
3 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
4 PGAS 2,660 2,610 -50 -1.88
5 TRAM 352 376 24 6.82
6 BUMI 330 324 -6 -1.82
7 BBCA 23,900 24,250 350 1.46
8 ESTI 90 88 -2 -2.22
9 UNTR 35,875 37,000 1,125 3.14
10 PBRX 498 498 0 0.00