Portal Berita Ekonomi Jum'at, 23 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:51 WIB. Apple - Apple bakal rilis dua iPad Pro terbaru.
  • 12:32 WIB. Snapdragon -  Qualcomm dan Samsung mengumumkan akan membuat chipset Snapdragon 5G. 
  • 12:19 WIB. Advan - Advan G2 resmi dijual di Shopee dengan harga Rp2.499.000 plus bonus.
  • 11:59 WIB. Snapchat - Tak puas dengan update, pengguna Snapchat protes lewat petisi.
  • 11:56 WIB. Telekomunikasi - Kominfo dan operator terus imbau masyarakat lakukan registrasi kartu prabayar.
  • 11:54 WIB. XL - XL tebar internet 4G ke pelosok Sumatera dan Sulawesi.
  • 11:48 WIB. Xiaomi - Redmi Note 5 Pro ludes dalam hitungan detik.
  • 11:42 WIB. SpaceX - Falcon 9 sukses meluncur boyong satelit pemancar internet.

Kebakaran RS Tewaskan 40 Orang, Presiden Korsel Adakan Rapat Darurat

Foto Berita Kebakaran RS Tewaskan 40 Orang, Presiden Korsel Adakan Rapat Darurat
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebuah kebakaran yang terjadi pada Jumat (26/1/2018) pagi di sebuah ruang gawat darurat sebuah Rumah Sakit di Korea Selatan menewaskan hampir 40 orang, penyebab utamanya karena menghirup asap, dan melukai puluhan lainnya dan menjadi salah satu kebakaran paling mematikan di Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir.

"Beberapa korban luka dalam kondisi kritis dan jumlah korban dikhawatirkan meningkat," ungkap petugas pemadam kebakaran, sebagaimana dikutip dari Fox News, Jumat (26/1/2018).

Rumah Sakit Sejong di kota bagian tenggara Miryang memiliki total 194 pasien sebelum kebakaran di bangsal medis umum dan bangsal perawatan untuk orang tua. Kebakaran dimulai di ruang gawat darurat di bangsal umum dan sebagian besar korban tewas berasal dari lantai satu dan dua, tutur petugas National Fire Agency Korea Selatan.

Penyebab api belum diketahui, petugas kebakaran Miryang memadamkan api pada pukul 10:26 pagi, hampir tiga jam setelah api mulai mejalar dan mencegah api mencapai lantai atas. Kegiatan operasi rumah sakit tersebut dihentikan setelah kebakaran.

Sebagian besar dari 39 korban meninggal dunia tampaknya dikarenakan karena lemas, hanya dengan satu luka bakar, kata seorang pejabat agensi yang berbicara tanpa menyebut nama karena dia tidak berwenang untuk berbicara dengan media.

"Identifikasi korban tewas sedang terjadi," ujarnya.

Pejabat dinas sebelumnya mengatakan banyak korban tewas dikonfirmasi setelah korban dibawa ke rumah sakit lain saat dimasukkan ke ventilator buatan.

Presiden Moon Jae-in langsung mengadakan pertemuan darurat dengan penasihat senior dan menyatakan penyesalannya atas insiden kebakaran api tersebut. Moon Jae-in memerintahkan para pejabat untuk memberikan bantuan medis yang diperlukan bagi mereka yang selamat, menemukan penyebab pasti kebakaran tersebut dan melakukan tindakan untuk mencegah kebakaran tidak terjadi selanjutnya, menurut juru bicaranya Park Su-hyun.

Korea Selatan adalah salah satu negara dengan tingkat penuaan tercepat di dunia dan memiliki banyak rumah sakit, yang lebih disukai untuk orang lanjut usia yang membutuhkan perawatan dokter jangka panjang. Beberapa kebakaran mematikan baru-baru ini di Korea Selatan terjadi dengan memakan korban jiwa yang cukup signifikan.

Pada akhir Desember, 29 orang tewas dalam kebakaran di tengah kota Seoul, yang merupakan kebakaran paling mematikan di negara itu selama dekade terakhir sebelum kebakaran di rumah sakit. Akhir pekan lalu, sebuah kebakaran di sebuah motel di Seoul menewaskan enam orang, dan polisi menahan seorang pria yang diduga membakar motel tersebut karena dia telah ditolak masuk dikarenakan sedang mabuk berat.

Pada tahun 2014, sebuah kebakaran yang dilakukan oleh seorang pasien demensia berusia 81 tahun membunuh 21 orang di rumah sakit khusus para lanjut usia.

Tag: Korea Selatan (Korsel), kebakaran, Moon Jae-in, Krisis Semenanjung Korea

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Kim Dong-min/Yonhap via Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6593.060 -50.340 572
2 Agriculture 1662.795 -6.014 19
3 Mining 2016.043 7.729 44
4 Basic Industry and Chemicals 764.403 3.337 69
5 Miscellanous Industry 1342.772 -26.217 43
6 Consumer Goods 2818.345 -19.553 47
7 Cons., Property & Real Estate 536.410 -1.811 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.413 -10.945 62
9 Finance 1204.933 -13.724 90
10 Trade & Service 936.546 -8.265 133
No Code Prev Close Change %
1 BOSS 1,120 1,400 280 25.00
2 WOMF 246 306 60 24.39
3 INRU 975 1,190 215 22.05
4 RODA 150 175 25 16.67
5 ATIC 665 770 105 15.79
6 SKBM 500 570 70 14.00
7 TBMS 1,015 1,150 135 13.30
8 IDPR 905 1,000 95 10.50
9 BIPI 90 99 9 10.00
10 BSSR 2,630 2,890 260 9.89
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 67 55 -12 -17.91
2 BMSR 228 199 -29 -12.72
3 YPAS 775 695 -80 -10.32
4 GOLD 500 454 -46 -9.20
5 BGTG 165 151 -14 -8.48
6 BNBA 294 270 -24 -8.16
7 CITA 650 600 -50 -7.69
8 AHAP 178 165 -13 -7.30
9 RMBA 338 314 -24 -7.10
10 MKNT 322 300 -22 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BIPI 90 99 9 10.00
2 DEWA 65 61 -4 -6.15
3 BUMI 340 330 -10 -2.94
4 MEDC 1,365 1,460 95 6.96
5 ENRG 268 266 -2 -0.75
6 PGAS 2,720 2,660 -60 -2.21
7 TLKM 4,070 4,010 -60 -1.47
8 BBRI 3,800 3,770 -30 -0.79
9 BRMS 90 90 0 0.00
10 UNTR 37,000 35,875 -1,125 -3.04