Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:19 WIB. EPL - Wolverhampton Wanderers 0 vs 2 Watford
  • 05:18 WIB. EPL - West Ham United 0 vs 1 Tottenham Hotspur
  • 05:17 WIB. EPL - Newcastle United 0 vs 1 Brighton & Hove Albion
  • 05:15 WIB. EPL - Manchester City 5 vs 0 Burnley
  • 05:10 WIB. EPL - Huddersfield Town 0 vs 1 Liverpool
  • 05:02 WIB. EPL - Cardiff City 4 vs 2 Fulham
  • 05:01 WIB. EPL - AFC Bournemouth 0 vs 0 Southampton
  • 05:00 WIB. EPL - Chelsea 2 vs 2 Manchester United

Kebakaran RS Tewaskan 40 Orang, Presiden Korsel Adakan Rapat Darurat

Foto Berita Kebakaran RS Tewaskan 40 Orang, Presiden Korsel Adakan Rapat Darurat
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebuah kebakaran yang terjadi pada Jumat (26/1/2018) pagi di sebuah ruang gawat darurat sebuah Rumah Sakit di Korea Selatan menewaskan hampir 40 orang, penyebab utamanya karena menghirup asap, dan melukai puluhan lainnya dan menjadi salah satu kebakaran paling mematikan di Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir.

"Beberapa korban luka dalam kondisi kritis dan jumlah korban dikhawatirkan meningkat," ungkap petugas pemadam kebakaran, sebagaimana dikutip dari Fox News, Jumat (26/1/2018).

Rumah Sakit Sejong di kota bagian tenggara Miryang memiliki total 194 pasien sebelum kebakaran di bangsal medis umum dan bangsal perawatan untuk orang tua. Kebakaran dimulai di ruang gawat darurat di bangsal umum dan sebagian besar korban tewas berasal dari lantai satu dan dua, tutur petugas National Fire Agency Korea Selatan.

Penyebab api belum diketahui, petugas kebakaran Miryang memadamkan api pada pukul 10:26 pagi, hampir tiga jam setelah api mulai mejalar dan mencegah api mencapai lantai atas. Kegiatan operasi rumah sakit tersebut dihentikan setelah kebakaran.

Sebagian besar dari 39 korban meninggal dunia tampaknya dikarenakan karena lemas, hanya dengan satu luka bakar, kata seorang pejabat agensi yang berbicara tanpa menyebut nama karena dia tidak berwenang untuk berbicara dengan media.

"Identifikasi korban tewas sedang terjadi," ujarnya.

Pejabat dinas sebelumnya mengatakan banyak korban tewas dikonfirmasi setelah korban dibawa ke rumah sakit lain saat dimasukkan ke ventilator buatan.

Presiden Moon Jae-in langsung mengadakan pertemuan darurat dengan penasihat senior dan menyatakan penyesalannya atas insiden kebakaran api tersebut. Moon Jae-in memerintahkan para pejabat untuk memberikan bantuan medis yang diperlukan bagi mereka yang selamat, menemukan penyebab pasti kebakaran tersebut dan melakukan tindakan untuk mencegah kebakaran tidak terjadi selanjutnya, menurut juru bicaranya Park Su-hyun.

Korea Selatan adalah salah satu negara dengan tingkat penuaan tercepat di dunia dan memiliki banyak rumah sakit, yang lebih disukai untuk orang lanjut usia yang membutuhkan perawatan dokter jangka panjang. Beberapa kebakaran mematikan baru-baru ini di Korea Selatan terjadi dengan memakan korban jiwa yang cukup signifikan.

Pada akhir Desember, 29 orang tewas dalam kebakaran di tengah kota Seoul, yang merupakan kebakaran paling mematikan di negara itu selama dekade terakhir sebelum kebakaran di rumah sakit. Akhir pekan lalu, sebuah kebakaran di sebuah motel di Seoul menewaskan enam orang, dan polisi menahan seorang pria yang diduga membakar motel tersebut karena dia telah ditolak masuk dikarenakan sedang mabuk berat.

Pada tahun 2014, sebuah kebakaran yang dilakukan oleh seorang pasien demensia berusia 81 tahun membunuh 21 orang di rumah sakit khusus para lanjut usia.

Tag: Korea Selatan (Korsel), Kebakaran, Moon Jae-in, Krisis Semenanjung Korea

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Kim Dong-min/Yonhap via Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46