Portal Berita Ekonomi Rabu, 15 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:50 WIB. SpaceX - SpaceX siap luncurkan manusia ke Antariksa.
  • 18:24 WIB. Moeldoko - Penunjukkan Syafruddin sebagai MenPAN-RB melalui pertimbangan matang.
  • 18:24 WIB. Moeldoko - Pengunduran diri Asman Abnur dari kursi MenPAN-RB karena pertimbangan psikologis.
  • 18:28 WIB. PDIP - Jika mahar Rp500 M dari Sandiaga Uno benar, maka itu adalah skandal politik.
  • 18:29 WIB. PDIP - Mahar politik merupakan kemunduran demokrasi.
  • 18:29 WIB. PDIP - Dengan mahar Rp1 T yang diberikan ke PAN dan PKS menjadi upaya pengerdilan suara rakyat.
  • 18:29 WIB. PDIP - Jangan jual suara rakyat hanya untuk sebuah posisi strategis.
  • 18:35 WIB. KPK - Ketua WP KPK menyatakan sikap agar pimpinan KPK menghentikan mutasi (rotasi) struktural.
  • 18:35 WIB. KPK - Agus Rahardjo menyebutkan rotasi jabatan eselon II dan III di internal KPK adalah proses yang normal. 
  • 18:35 WIB. KPK - Ketua KPK tegaskan tidak perlu dikhawatirkan mutasi pada jabatan eselon II dan III.
  • 18:36 WIB. KPK - Agus Rahardjo memastikan rotasi yang dilakukan sudah sesuai aturan.
  • 18:38 WIB. PPP - Rommy tegaskan tidak pernah PHP Mahfud MD.
  • 19:45 WIB. PKS - Hidayat Nur Wahid memastikan pengganti Sandiaga Uno sebagai Wagub DKI Jakarta adalah kader PKS.
  • 19:45 WIB.  Facebook - Facebook siarkan Liga Spanyol gratis tanpa iklan.
  • 19:24 WIB. Tencent - Raksasa teknologi asal China, Tencent kehilangan Rp2.195 triliun.

Bappenas Harap Indonesia Tiru India Dalam Hal Ini...

Foto Berita Bappenas Harap Indonesia Tiru India Dalam Hal Ini...
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menilai Indonesia bisa mencontoh keterbukaan India yang membuat negara tersebut ekonominya bisa tumbuh tinggi saat ini.

"Intinya kalau kita lihat contoh India, berarti kita bisa menarik pelajaran. India yang dulu agak tertutup bahkan cenderung sosialis, sekarang jadi lebih terbuka tidak hanya perdagangan investasi tapi juga terbuka terhadap peran swasta dalam pengelolaan ekonomi negara," ujar Bambang usai menjadi pembicara kunci dalam peluncuran "Indonesia Bureau of Economic Research" (IBER) di Jakarta, Jumat.

India kini memang menjadi negara yang memiliki pertumbuhan tinggi dan bersaing dengan Tiongkok, di mana pertumbuhan ekonomi mencapai sekitar tujuh persen per tahunnya. Melalui keterbukaan, ekonomi India tidak hanya tumbuh stabil tapi juga nisbi tinggi.

"Dari situ kita bisa lihat dampaknya tingkat pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil tinggi. Stabil kita sudah, tapi masih kurang di tingginya. Kita harus lihat apa yang dilakukan India dan apa saja yang bisa diadopsi," ujar Bambang.

Menurut Bambang, Indonesia harus mulai melihat sumber-sumber pertumbuhan lain, seperti keterlibatan swasta dalam pembiayaan infrastruktur, misalnya. Pembangunan infrastruktur tidak hanya bisa mengandalkan APBN semata.

"Artinya kita harus lebih mendorong investasi. Sudah banyak peluangnya, tinggal memperlancar dan memperbesar investasi asing tapi sekaligus menjaga kemampuan domestik terutama perusahaan domestik," tutur Bambang.

Ia menuturkan, momentum perbaikan ekonomi harus dimanfaatkan untuk benar-benar mentransformasi ekonomi domestik, khususnya untuk berorientasi kepada nilai tambah, pengolahan, dan juga jasa modern. Ketergantungan terhadap sumber daya alam harus mulai dikurangi.

"Salah satu penghalang yaitu setiap kali kita menikmati harga komoditas. Fokus yang harusnya ke nilai tambah dan pengolahan tadi, sempat ketarik kembali ke sumber daya alam. Itu yang harus kita jaga jangan sampai sumber daya alam itu men-'distract' upaya kita membuat ekonomi menjadi lebih cepat," kata Bambang.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam tiga tahun terakhir memang berada di kisaran lima persen. Pada 2018, pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 5,4 persen.

 

Tag: Bambang Brodjonegoro, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5816.590 46.717 598
2 Agriculture 1592.077 88.033 19
3 Mining 1997.378 23.635 46
4 Basic Industry and Chemicals 774.066 4.001 70
5 Miscellanous Industry 1202.898 18.374 45
6 Consumer Goods 2314.885 9.200 46
7 Cons., Property & Real Estate 437.652 -1.224 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.194 17.287 70
9 Finance 1058.652 8.733 91
10 Trade & Service 833.087 1.148 144
No Code Prev Close Change %
1 LSIP 1,180 1,325 145 12.29
2 AALI 11,900 13,300 1,400 11.76
3 BWPT 214 238 24 11.21
4 LPIN 980 1,085 105 10.71
5 IKAI 164 180 16 9.76
6 JIHD 450 490 40 8.89
7 NICK 125 135 10 8.00
8 GZCO 65 70 5 7.69
9 MIKA 1,790 1,925 135 7.54
10 EXCL 2,730 2,920 190 6.96
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 890 700 -190 -21.35
2 IDPR 770 700 -70 -9.09
3 GMFI 228 210 -18 -7.89
4 ASBI 314 290 -24 -7.64
5 PANS 1,680 1,555 -125 -7.44
6 ACES 1,370 1,275 -95 -6.93
7 RELI 270 252 -18 -6.67
8 TIRA 136 127 -9 -6.62
9 BIPP 79 74 -5 -6.33
10 PSDN 298 280 -18 -6.04
No Code Prev Close Change %
1 PTBA 4,160 4,030 -130 -3.12
2 BBRI 3,130 3,210 80 2.56
3 TKIM 14,750 13,975 -775 -5.25
4 KREN 725 770 45 6.21
5 TLKM 3,350 3,430 80 2.39
6 BBNI 7,300 7,375 75 1.03
7 PGAS 1,815 1,840 25 1.38
8 ASII 6,825 6,975 150 2.20
9 UNTR 34,050 34,000 -50 -0.15
10 ERAA 2,730 2,650 -80 -2.93