Portal Berita Ekonomi Jum'at, 17 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:03 WIB. PBID - Panca Budi Idaman mencatat penjualan bersih tumbuh 23,75% mencapai Rp1,98 triliun per semester I-2018.
  • 16:00 WIB. PBID - Panca Budi Idaman menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 12% pada tahun 2018.
  • 15:58 WIB. Mitsubishi - Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales menargetkan bisa membuka 143 diler hingga Maret 2019.
  • 15:56 WIB. Mitsubishi - Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales menghabiskan dana investasi Rp19 miliar untuk membuka diler di Tuban.
  • 15:54 WIB. Kemenpar - Kementerian Pariwisata menyiapkan 75 paket wisata untuk menyukseskan Asian Games 2018.
  • 15:52 WIB. Energi -  Saka Energi Indonesiamenemukan cadangan minyak bumi di Sumur Eksplorasi TKBY-2 di Wilayah Kerja Pangkah.
  • 15:51 WIB. China - Pentagon menduga militer China menggelar latihan dan memperluas wilayah operasi pengeboman ke AS.
  • 15:46 WIB. ANDI - Andira Agro mencatat laba bersih senilai Rp7,07 miliar per Maret 2018.
  • 15:46 WIB. ANDI - Andira Agro membukukan pendapatan sebesar Rp72,44 miliar per Maret 2018.
  • 15:45 WIB. ANDI - Andira Agro menargetkan laba senilai Rp75 miliar-Rp100 miliar pada 2018.
  • 15:44 WIB. ANDI - Andira Agro mengincar pendapatan sebesar Rp500 miliar sampai akhir tahun 2018.
  • 15:42 WIB. GEMS - Golden Energy Mines menargetkan proses akuisisi Barasentosa Lestari rampung sebelum akhir Agustus 2018.

Kadin Ajak Pengusaha Kenali Perjanjian Dagang Internasional

Foto Berita Kadin Ajak Pengusaha Kenali Perjanjian Dagang Internasional
Warta Ekonomi.co.id, Surabaya -

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim mengajak sejumlah pengusaha untuk mengenali perjanjian perdagangan internasional yang telah disepakati pemerintah, karena sebagian besar pengusaha Indonesia masih banyak yang belum mengetahui.

Ajakan itu dilakukan dengan sosialisasi jenis-jenis perjanjian yang tertuang dalam "Free Trade Agrement", kata Kepala Komite Tetap Lembaga Multilateral dan Perjanjian Perdagangan Bebas Kadin Indonesia Wahyuni Bahar di Surabaya, Jumat.

Menurut dia, pengusaha Indonesia masih banyak yang belum mengetahui tentang berbagai ketentuan dan perjanjian yang telah dibuat pemerintah.

"Untuk itulah, kami melakukan sosialisasi tentang perjanjian perdagangan bebas yang telah ditandatangani," katanya.

Sosialisasi pertama yang dilakukan di Kantor Kadin Jatim di Surabaya, kata dia, akan dilanjutkan ke Medan, Makassar, serta di Kalimantan, yakni Balikpapan atau di Banjarmasin.

"Harapannya, pengusaha mau membantu dengan memberikan masukan sehingga kami bisa merumuskan dan memperjuangkan keinginan mereka," kata Wahyuni usai sosialisasi perundingan perdagangan internasional (FTA).

Dalam beberapa perjanjian, kata dia, ada sejumlah standardisasi yang ditentukan negara tujuan, khususnya untuk produk yang akan dikirimkan.

"Sebenarnya potensi yang dimiliki Indonesia, khususnya Jatim, sangat besar. Akan tetapi, karena pengusahanya kurang waspada, tren pendagangannya menjadi kian surut," katanya.

Apalagi, kata dia, negara-negara yang menjadi pesaing cukup aktif dalam membuat perjanjian perdagangan dan mengetahui standardisasi berbagai negara tujuan ekspor.

Wahyuni menyebutkan beberapa faktor yang menjadi penyebab turunnya tren perdagangan Jawa Timur, di antaranya kualitas produk yang tidak mengalami perubahan atau perbaikan karena kurangnya memahami sejumlah perjanjian, sementara pesaing baru makin banyak dan sangat agresif.

"Mereka masuk pasar dengan mengetahui perjanjian perdagangan sehingga mampu memainkan harga dan menjadi lebih murah serta makin kompetitif," katanya.

Perwakilan dari Kementerian Perdagangan Bidang Perundingan Bilateral Agung Wicaksono yang hadir dalam sosialisasi itu berharap melalui kegiatan sosialisasi ini bisa memacu pengusaha.

Ia juga mengharapkan kinerja ekspor pengusaha Indonesia bisa lebih baik sehingga bisa berkontribusi besar pada perekonomian nasional.

"Standar produk bisa mulai diterapkan dan biaya produksi bisa ditekan, tidak mungkin satu barang hanya dipenuhi dari satu sumber saja. Hal ini peluang yang bisa ditangkap," katanya.

Tag: Kamar Dagang dan Industri (Kadin)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Aug
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading