Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:34 WIB. Iran - Puing pesawat penumpang Aseman Airlines Iran ditemukan di puncak gunung.
  • 17:31 WIB. Rohingya - Myanmar ke Bangladesh: setop berikan bantuan kepada Rohingya.
  • 17:29 WIB. Kanada - Sebanyak 150 warga Korea Utara terancam dideportasi dari Kanada.
  • 17:28 WIB. Timor Leste - Otoritas Timor Leste berupaya untuk temukan jasad PM pertamanya.
  • 17:27 WIB. Rusia - Donald Trump perintahkan penyelidikan terhadap rudal balistik Rusia.
  • 17:25 WIB. Palestina - Otoritas Israel godok RUU pencabutan izin tinggal warga Palestina.
  • 17:25 WIB. Duterte - Intelijen AS menyatakan jika Rodrigo Duterte adalah ancaman untuk demokrasi.
  • 17:24 WIB. Ghouta - PBB desak evakuasi segera warga Ghouta Timur.
  • 17:22 WIB. Australia - Komoditas mangga dan buah naga masuk Indonesia masuk pasar Australia.
  • 17:21 WIB. Venezuela - Penjualan cryptocurrency Venezuela 'Petro' tembus $735 Juta
  • 17:20 WIB. Suriah - Warga Ghouta, Suriah: kami menunggu giliran untuk mati.
  • 16:58 WIB. Pelindo IV - Pelindo IV operasikan "Fix Crane" di Merauke.
  • 16:57 WIB. BRI - BRI catat transaksi valas terakhir sebesar US$ 200 juta-US$ 300 juta atau lebih dari Rp4 triliun per hari. 
  • 16:53 WIB. Pertamina - Pertamina integrasikan data perpajakan dengan Ditjen Pajak.
  • 16:53 WIB. AP I - AP I beri insentif bagi maskapai yang buka rute baru.

Cagub PDIP Harap Harga Sembako Tetap Stabil

Foto Berita Cagub PDIP Harap Harga Sembako Tetap Stabil
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Bakal Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat TB Hasanuddin (Kang Hasan) menginginkan harga sembako di pasar tradisional tetap stabil dan tanpa merugikan pihak manapun, baik penjual maupun pembeli. Menurutnya, pasar sebagai tempat berputarnya pereokonomian masyarakat harus dibuat senyaman mungkin dan daya beli masyarakat terus meningkat. 

"Biarkan pasar tradisional berkembang dengan baik, nyaman dan harganya terkendali," kata Hasan kepada wartawan saat meninjau pasar Johar, Sabtu (27/1/2018).

Kang Hasan menambahkan, produk yang beredar di pasaran juga harus mengutamakan potensi dari daerah dan tidak melulu impor sehingga dapat menguntungkan para petani. 

"Pemerintah sudah harus membatasi pasar modern, dan yang sudah ada, harus melibatkan seluruh potensi di masyarakat misalnya belilah sayuran dari daerah petani sekitar. Jika bahannya ada di Jabar, ya jangan imporlah," jelas Kang Hasan.

Selain itu, Kang Hasan juga sempat meninjau harga beras dipasar tersebut yang menurutnya harus mampu memakmurkan para petani dan harganya tidak memberatkan masyarakat. 

"Beras dari petani di Jawa Barat harus ditumakan, kemudian Bulog harus menjual beras lebih murah daripada di luar" jelasnya. 

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Johar, Umar Pringga, mengatakan dengan semakin banyaknya pasar modern dan pasar dadakan di sekitar pasar Johar turut memengaruhi daya beli masyarakat di Pasar Johar dan berakibat terhadap penurunan omzet pedagang. Ia berharap, kerja sama pemerintah, baik antara Kabupaten dan provinsi, perlu ditingkatkan dalam pengembangan pasar tradisional sehingga tak ada pihak yang dirugikan. 

"Pemerintah harus berkooerdinasi dengan para pedagang, sehingga pembeli bisa nyaman dan aman," pungkasnya.

Tag: TB Hasanuddin

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,639.71 3,603.35
British Pound GBP 1.00 19,103.18 18,908.79
China Yuan CNY 1.00 2,152.05 2,130.60
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,650.00 13,514.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,753.47 10,639.57
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,744.57 1,727.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,355.03 10,247.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,842.74 16,672.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,496.41 3,458.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,681.16 12,552.48

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6643.400 -19.476 572
2 Agriculture 1668.809 20.811 19
3 Mining 2008.314 22.080 44
4 Basic Industry and Chemicals 761.066 2.970 69
5 Miscellanous Industry 1368.989 -17.055 43
6 Consumer Goods 2837.898 -13.003 47
7 Cons., Property & Real Estate 538.221 -6.696 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1173.358 2.504 62
9 Finance 1218.657 -5.065 90
10 Trade & Service 944.811 -5.448 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 50 67 17 34.00
2 DEWA 50 65 15 30.00
3 BMSR 188 228 40 21.28
4 BOSS 935 1,120 185 19.79
5 AKPI 720 820 100 13.89
6 TRUS 300 338 38 12.67
7 AGRS 620 695 75 12.10
8 TIRA 252 280 28 11.11
9 MBAP 3,650 3,960 310 8.49
10 INRU 900 975 75 8.33
No Code Prev Close Change %
1 TALF 430 344 -86 -20.00
2 JSPT 2,110 1,710 -400 -18.96
3 ATIC 775 665 -110 -14.19
4 MFMI 710 615 -95 -13.38
5 VICO 312 272 -40 -12.82
6 BPFI 715 625 -90 -12.59
7 IKAI 404 354 -50 -12.38
8 BRNA 1,330 1,190 -140 -10.53
9 TRST 430 396 -34 -7.91
10 WOMF 266 246 -20 -7.52
No Code Prev Close Change %
1 ENRG 262 268 6 2.29
2 DEWA 50 65 15 30.00
3 MEDC 1,275 1,365 90 7.06
4 BUMI 328 340 12 3.66
5 IKAI 404 354 -50 -12.38
6 BRMS 85 90 5 5.88
7 GDST 93 92 -1 -1.08
8 PGAS 2,630 2,720 90 3.42
9 BMTR 650 655 5 0.77
10 ELTY 50 50 0 0.00