Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:50 WIB. Beras - KPPU meminta agar pengaturan tata niaga beras dipangkas untuk memotong rantai distribusi yang panjang.
  • 05:46 WIB. Hotel -¬†Adonara Hotels Group menyiapkan investasi Rp100 miliar untuk membuka cabang hotel baru di Eropa pada 2018.
  • 05:45 WIB. Gula - PTPN X menghentikan sementara operasional giling Pabrik Gula Watoetoelis di Sidoarjo.
  • 23:40 WIB. IKM -¬†Kementerian Perindustrian mendorong pelaku IKM untuk dapat menggunakan marketplace.

Bantul Siap Panen Padi Seluas 4.300 Hektare

Foto Berita Bantul Siap Panen Padi Seluas 4.300 Hektare
Warta Ekonomi.co.id, Bantul -

Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan petani di wilayah ini akan memanen lahan padi seluas 4.300 hektare pada Februari 2018.

"Januari ini kita panen 1.302 hektare, ini yang perlu kami yakinkan kepada khalayak luas, kemudian kita punya 4.300-an hektare padi yang dipanen Februari sampai pertengahan Februari," ujar Pulung Haryadi selaku Kepala Dinas Pertanian Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul di Bantul, Minggu (28/1/2018).

Menurut dia, lahan padi yang akan dipanen petani pada Februari itu tersebar di berbagai kecamatan yang menjadi sentra padi, sehingga kondisi tersebut akan memengaruhi ketersediaan beras yang bertambah di wilayah Bantul.

"Dan ini yang kemudian kita optimistis kalau harga beras itu tidak akan naik terlalu jauh, kalaupun ada kenaikan harga okelah, tetapi tidak terlalu tinggi," ungkap Pulung.

Ia mengatakan, sebab dengan panen raya padi di Februari awal sampai pertengahan bulan tersebut kalau dihitung rata-rata produktivitas panen per hektare 6,7 ton gabah, maka setidaknya Bantul punya stok lebih dari 24 ribu ton.

"Itu sudah lebih dari cukup di Bantul, karena terus terang saja kita hanya butuh panen padi seluas 1.500 hektare untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Bantul, sementara kita ada 4.000 hektare, dan kemarin di Desember ada 2.800 hektare," katanya.

Dengan begitu, menurut dia, hasil panen padi di Bantul pada Desember sebetulnya masih bisa untuk menutupi kebutuhan masyarakat di Januari, diakui Januari ini merupakan bulan dengan panen padi paling sedikit luasannya. Sedangkan, terkait dengan kenaikan harga beras di Bantul saat ini, menurut dia, karena dampak adanya kekurangan stok di daerah lain, yang itu memicu produksi beras petani Bantul dibawa ke luar daerah yang kekurangan.

"Mungkin kalau di Bantul itu cukup, tapi di daerah lain mungkin kurang, sehiingga ada aliran semacam itu, tetapi mekanisme pasar memang demikian, tapi saya yakin di Februari nanti harga beras tidak naik," pungkasnya. (HYS/Ant)

Tag: Beras, Pertanian, Padi, Pulung Haryadi, Daerah Istimewa Yogyakarta

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Antara/Arif Firmansyah

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6619.804 26.744 572
2 Agriculture 1663.837 1.042 19
3 Mining 2028.689 12.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 760.266 -4.137 69
5 Miscellanous Industry 1371.774 29.002 43
6 Consumer Goods 2826.534 8.189 47
7 Cons., Property & Real Estate 535.613 -0.797 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1167.809 5.396 62
9 Finance 1209.910 4.977 90
10 Trade & Service 942.344 5.798 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 55 74 19 34.55
2 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
3 CITA 600 740 140 23.33
4 AISA 545 665 120 22.02
5 NELY 137 161 24 17.52
6 IPCM 400 460 60 15.00
7 IPOL 134 148 14 10.45
8 BCIP 137 150 13 9.49
9 SONA 3,800 4,100 300 7.89
10 PSAB 191 206 15 7.85
No Code Prev Close Change %
1 LPGI 4,500 4,040 -460 -10.22
2 TIRA 280 252 -28 -10.00
3 SKBM 570 515 -55 -9.65
4 KBLV 520 480 -40 -7.69
5 AGRS 740 685 -55 -7.43
6 MTSM 248 230 -18 -7.26
7 INCI 510 474 -36 -7.06
8 BSSR 2,890 2,720 -170 -5.88
9 ASBI 310 294 -16 -5.16
10 DEWA 61 58 -3 -4.92
No Code Prev Close Change %
1 AISA 545 665 120 22.02
2 LMAS 64 63 -1 -1.56
3 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
4 PGAS 2,660 2,610 -50 -1.88
5 TRAM 352 376 24 6.82
6 BUMI 330 324 -6 -1.82
7 BBCA 23,900 24,250 350 1.46
8 ESTI 90 88 -2 -2.22
9 UNTR 35,875 37,000 1,125 3.14
10 PBRX 498 498 0 0.00