Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:19 WIB. EPL - Wolverhampton Wanderers 0 vs 2 Watford
  • 05:18 WIB. EPL - West Ham United 0 vs 1 Tottenham Hotspur
  • 05:17 WIB. EPL - Newcastle United 0 vs 1 Brighton & Hove Albion
  • 05:15 WIB. EPL - Manchester City 5 vs 0 Burnley
  • 05:10 WIB. EPL - Huddersfield Town 0 vs 1 Liverpool
  • 05:02 WIB. EPL - Cardiff City 4 vs 2 Fulham
  • 05:01 WIB. EPL - AFC Bournemouth 0 vs 0 Southampton
  • 05:00 WIB. EPL - Chelsea 2 vs 2 Manchester United

Sekjen PBNU: Kondisi Ulama Korban Penganiayaan Mulai Membaik

Foto Berita Sekjen PBNU: Kondisi Ulama Korban Penganiayaan Mulai Membaik
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Kondisi Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kampung Santiong, Desa Cicalengka Kulon KH Umar Basri bin KH Sukrowi dipastikan masih stabil.

 

Hal itu terungkap ketika Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) A. Helmy Faishal Zaini yang didampingi Sekretaris PKB Kabupaten Bandung, Tarya Witarsa ketika menjenguk Kiyai Umar Basridi RS Al-Islam Bandung, Senin (29/1/2018) malam.

Helmy membantah jika sebelumnya sempat beredar isu Kiyai mengalami kehilangan ingatannya. Sejauh ini, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah tersebut masih mengenal keluarganya bahkan yang menjenguk selama proses penyembuhannya.

"Sempat beredar kabar bahwa beliau mengalami kehilangan ingatannya tapi ternyata itu tidak benar. Alhamdulillah beliau baik-baik saja," ungkap Helmy.

Sebelumnya, ia diutus oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj untuk menjenguk Kiyai Umar dan menyampaikan keprihatinanya terhadap keluarga kemudian mendoakan kesembuhan Kiyai Umar. 

"Mudah-mudahan diberikan kesehatan dan bisa beraktivitas kembali," pungkasnya.

Atas kejadian tersebut, PB NU akan terus berkoordinasi dengan Polri untuk segera mengusut tuntas tindakan kekerasan yang dilakukan tersangka berninisial A (55). Meskipun pelaku tersebut telah ditetapkan oleh tim dokter bahwa ia menderita sakit jiwa berat. Namun, kata Helmy, pihaknya meminta pihak kepolisian untuk terus mengusut dugaan motif lain seperti terorisme dibalik peristiwa tersebut.

Hal itu terungkap dari umpatan tersangka kepada korban yang mengatakan ahli neraka. Maka harus diteliti lebih dalam, apakah yang diutarakan tersangka itu tuduhan terhadap amaliah PBNU.

"Saya pribadi sudah berkomunikasi dengan pak Kapolri agar diusut secara tuntas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh tersangka A. Apakah ada dugaan bahwa tersangka terlibat jaringan terorisme,"tegas Helmy

Dia mempertanyakan apakah umpatan tersangka tersebut merupakan bagian dari ideologi mereka yang protes terhadap amaliah warga NU atau kalimat itu sering diucapkan tersangka pada konteks apapun. 

Berdasarkan laporan kuasa hukum Kiyai Umar, keluarga tersangka pun sudah dilakukan pemeriksaan secara rutin. Namun, PBNU mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum untuk melakukan oenyelidikan secara tuntas.

"Menurut saya hal itu harus ditelisik lebih dalam,"ujar Helmy

Sekjen PBNU juga berpesan kepada kepada seluruh keluarga besar NU agar tetap tenang, bisa menahan diri dengan tidak melakukan tindakan yang anarkis. Ia berharap jangan terprovokasi dengan berbagai macam informasi dan percayakan sepenuhnya penanggulangan kasus ini kepada pihak kepolisian untuk melakukan pengusutan secara tuntas.

"Kita juga sudah berkomunikasi dengan tim penasihat hukum yang terus melakukan perkembangan dengan PBNU dan kami akan terus mengadvokasi, mengawal masalah ini secara tuntas agar hukum bisa ditegakan dan memenuhi rasa keadilan pada kita semua," pungkasnya. 

Tag: PBNU

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46