Portal Berita Ekonomi Senin, 28 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:13 WIB. BNI - BNI siapkan uang tunai Rp218 miliar untuk penuhi kebutuhan masyarakat di Bali sehubungan libur Waisak.
  • 16:12 WIB. TUGU - Saat dicatatkan pertama kali di bursa, saham TUGU turun 50 poin atau 1,3 % ke posisi Rp3.800 dan harga penawaran di level Rp3.850.
  • 16:11 WIB. TUGU - Hingga April 2018, Asuransi Tugu Pratama Indonesia catat laba bersih US$9,4 juta, naik 21%.
  • 16:09 WIB. TUGU - PT Asuransi Tugu Pratama Tbk (TUGU) hari ini resmi catatkan sahamnya di pasar modal.
  • 16:07 WIB. Pertamina - Pertamina pastikan pasokan solar di Kalsel normal dua hari lagi.
  • 16:06 WIB. Fujifilm - PT Fujifilm Indonesia meluncurkan kamera mirrorless Fujifilm X-T100 di pasar Indonesia.
  • 15:33 WIB. SAP - SAP jadi pilihan Mercedes EQ juarai Formula E.
  • 15:32 WIB. XL - XL klaim layanan 4G LTE miliknya telah menyelimuti 376 kota/kabupaten. 
  • 14:38 WIB. Ramadan - Spanyol: Umat Muslim penuhi Masjid Granada selama Ramadan.
  • 14:36 WIB. BTN - Kempar gandeng BTN untuk percepat pembangunan homestay.
  • 14:36 WIB. Vietnam - Diduga ilegal, 14 kapal Vietnam ditangkap di Natuna.
  • 14:35 WIB. Ekonomi - BI yakin ekonomi Indonesia kuat hadapi tekanan eksternal.
  • 14:34 WIB. BNI - BNI akan berangkatkan 7.500 pemudik, terdiri atas 6.250 tiket bus, 1.000 tiket KA Executive, dan 250 tiket pesawat Garuda Indonesia.
  • 14:34 WIB. Gaza - Israel bangun pembatas di perairan utara Jalur Gaza.
  • 14:33 WIB. Kim Jong-un - China harap KTT Trump-Kim dilakukan sesuai jadwal.

Rumah Amalia, Rumah Bagi Anak Yatim & Duafa di Ciledug

Foto Berita Rumah Amalia, Rumah Bagi Anak Yatim & Duafa di Ciledug
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Rumah sederhana berukuran sekitar 100 meter persegi di Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang itu menjadi tempat nyaman dan aman bagi 90 anak yatim dan anak dari kaum duafa. Setiap hari, sepulang sekolah mereka menghabiskan waktu untuk belajar, bermain dan bergembira di rumah tersebut.

Aktivitas itu sudah berlangsung sejak tahun 2006 silam, namun baru menjadi yayasan resmi di tahun 2011. Yayasan ini didirikan oleh Muhamad Agus Syafii yang berprofesi sebagai konsultan keluarga. 

Agus bersama 11 orang lainnya, yang memiliki kecintaan dan perhatian terhadap pendidikan anak-anak bertindak sebagai pengajar, sekaligus donatur tetap yang mendanai seluruh kegiatan yayasan Rumah Amalia hingga saat ini. Mereka bahkan membiayai pendidikan sejumlah anak yatim piatu atau ditelantarkan oleh orang tuanya, agar tidak putus sekolah.

“Semuanya kami danai dari kocek pribadi yang kami sisihkan dari pekerjaan kami, ada yang sebagai penulis buku, pencipta lagu, akuntan maupun dokter. Sebab 12 orang donatur Rumah Amalia ini memiliki latar belakang profesi yang berbeda-beda,” ujar Agus Rabu (27/12).

Agus menyebut Rumah Amalia sebagai Rumah Belajar, sasaran utamanya adalah memberikan pendampingan dan pemulihan bagi anak-anak yang kehilangan orang tuanya, baik karena meninggal atau berpisah. Secara umum terdapat empat kegiatan yang dilakukan di Rumah Amalia yakni pendidikan, konsultasi keluarga, lalu fun therapy dan kreativa. 

“Kegiatan yang kami lakukan bertujuan agar anak-anak yang kehilangan orang tua, tetap riang dan tetap punya harapan menjalani kehiadupan yang lebih baik dimasa datang,” ujarnya.

Lebih dari itu Rumah Amalia bisa menjadi tempat berlindung bagi anak-anak, termasuk yang mendapat perlakuan kurang baik di rumah. Selain itu Rumah Amalia juga menjadi tempat tinggal tetap dari sekitar 10 anak yatim piatu dan anak terlantar yang sama sekali tidak memiliki tempat tinggal. Di sini juga disediakan perpustakaan, ruang belajar & mengaji serta arena bermain. 

Meski begitu sebenarnya, anak-anak yang menjadi asuhan Rumah Amalia tidak tinggal atau menetap, tapi tetap tinggal bersama orang tua mereka. Tapi bagi anak yang tidak memiliki orang tua, mereka disedikan tempat khusus. 

Saat ini kata Agus, anak asuh Rumah Amalia terdiri dari anak usia sekolah dasar yang mencapai sekitar 60 anak, 30 anak lainnya duduk di bangku SMP dan SMA. Namun karena keterbatasan ruang dan dana, Agus mengaku belum berniat menambah jumlah anak didik Rumah Amalia. 

Meski terbuka bagi pihak lain menyalurkan bantuan, Agus hanya membatasi dalam bentuk buku, makanan atau barang-barang bermanfaat lain, itupun sifatnya pribadi bukan institusi. Itu dilakukan agar Rumah Amalia tetap independen dan tidak ingin motivasinya berubah. “Kami mengalir saja, karena semuanya sangat tergantung kondisi ekonomi 12 sukarelawan sekaligus donatur,” ujarnya.

Tentang kegiatan kreativa, tak hanya bagi anak-anak yatim dan yang kurang beruntung, Rumah Amalia juga menjadi tempat belajar bagi janda (single parent) maupun ibu-ibu lingkungan sekitar yang ingin meningkatkan taraf hidupnya. Setiap Rabu dan Kamis, mereka diajari menghasilkan kerajinan tangan diantaranya, membuat bunga dan vas bunga dari sedotan atau kerajinan lain dari bahan baku kulit jagung maupun bawang. 

Kegiatan bernama Kreativa ini dimotori oleh Istri Agus sendiri dan telah menghasilkan berbagai hasil kerajinan tangan yang bisa dijual dengan harga Rp30 ribu hingga Rp500 ribu. Saat ini kata Agus terdapat 40 ibu yang ikut kegiatan Kreativa tersebut, 30 diantaranya merupakan orang tua dari anak-anak yang diasuh di Rumah Amalia.

“Melalui produk yang dihasilkan, mereka nantinya bisa mandiri dan membiayai anaknya setelah ditinggal suami. Sebagian ibu-ibu telah berhasil membuat kerajinan dan dipasarkan lewat online maupun pameran-pameran yang diadakan di tingkat Kelurahan maupun Kecamatan,” tutup Agus.

Tag: Rumah Yatim & Duafa

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Vicky Fadil

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5975.742 29.204 583
2 Agriculture 1545.561 -3.579 19
3 Mining 1874.083 5.539 44
4 Basic Industry and Chemicals 797.876 9.669 69
5 Miscellanous Industry 1255.404 1.089 44
6 Consumer Goods 2467.513 7.000 45
7 Cons., Property & Real Estate 463.741 1.542 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.181 -6.306 65
9 Finance 1058.646 9.953 92
10 Trade & Service 911.636 5.660 140
No Code Prev Close Change %
1 HOME 120 156 36 30.00
2 CMPP 240 300 60 25.00
3 TRUK 430 535 105 24.42
4 SKBM 436 535 99 22.71
5 VINS 128 150 22 17.19
6 CAMP 444 520 76 17.12
7 NELY 118 134 16 13.56
8 SKYB 430 488 58 13.49
9 KBLV 540 600 60 11.11
10 NAGA 218 242 24 11.01
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 585 458 -127 -21.71
2 YPAS 790 620 -170 -21.52
3 SONA 3,200 2,750 -450 -14.06
4 RDTX 6,500 5,625 -875 -13.46
5 FREN 110 97 -13 -11.82
6 MITI 131 116 -15 -11.45
7 IDPR 900 800 -100 -11.11
8 SDMU 298 272 -26 -8.72
9 TRUS 238 218 -20 -8.40
10 CNTX 650 600 -50 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 BHIT 119 121 2 1.68
2 PGAS 2,170 2,080 -90 -4.15
3 BBRI 3,060 3,120 60 1.96
4 KREN 750 740 -10 -1.33
5 ERAA 2,730 2,730 0 0.00
6 MNCN 1,235 1,240 5 0.40
7 TARA 830 840 10 1.20
8 UNTR 36,950 37,500 550 1.49
9 TLKM 3,560 3,560 0 0.00
10 INKP 15,250 16,000 750 4.92