Portal Berita Ekonomi Minggu, 27 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 04:02 WIB. Liga Champions 2018 - Angkat trofi Champions, Real Madrid taklukan Liverpool 3-1.
  • 21:32 WIB. Mudik - Menhub Budi Karya menyebut persiapan mudik yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan telah mencapai 90%.
  • 21:31 WIB. XL - XL Axiata memperluas jaringan 4G LTE yang kini telah menjangkau 376 kota/kabupaten di seluruh wilayah Indonesia.
  • 21:31 WIB. Obligasi - Pelindo IV menerbitkan obligasi dengan target menghimpun dana sekitar Rp3 triliun.
  • 21:30 WIB. PGN - PGN mengatakan RUPSLB pada 29 Juni 2018 dibatalkan karena proses valuasi Pertagas masih berlangsung.
  • 21:30 WIB. Mudik - Menhub Budi Karya meminta masyarakat tak melakukan perjalanan mudik pada H-2 dan H-3 lebaran.
  • 21:29 WIB. Peru - Pemerintah Indonesia dan Peru sepakat untuk memperkuat hubungan kerja sama ekonomi.
  • 21:28 WIB. Liga Inggris - Brighton & Hove Albion mendatangkan striker Florin Andone dari Deportivo La Coruna.
  • 21:27 WIB. Argentina - Kemenlu mendorong peningkatkan kerja sama bilateral dengan Argentina di sektor ekonomi dan budaya.
  • 21:26 WIB. HPM - Honda Prospect Motor kembali menghadirkan program bengkel siaga Honda.
  • 21:25 WIB. China - Presiden China Xi Jinping mengajak negara lain memperkuat kerja sama dan pertukaran pengembangan industri big data.
  • 21:25 WIB. BBM - BPH Migas memprediksi konsumsi BBM akan mengalami kenaikan 14% selama Lebaran 2018.
  • 21:24 WIB. Fiat - Fiat Chrysler Automobiles NV menarik lebih dari 5,3 juta kendaraan di Amerika Utara karena masalah cruise control.

Genjot Investasi, Ekonomi Indonesia Bisa Moncer

Foto Berita Genjot Investasi, Ekonomi Indonesia Bisa Moncer
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kepala Ekonom Bank Danamon Anton Hendranata menilai ekonomi Indonesia bisa tumbuh jauh lebih tinggi dibandingkan saat ini yang masih di kisaran lima persen apabila investasi digenjot.

"Bisa tidak Indonesia tumbuh 6 sampai 7 persen? Bisa, asal struktur perekonomiannya diubah. Investasi harus digenjot," kata Anton saat diskusi dengan awak media di Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Anton menuturkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak lama sangat bergantung pada konsumsi rutah Tangga (RT) yang berkontribusi hingga 50-60 persen dari PDB. Namun, sejak 2011 kontribusi investasi mulai menyamai kontribusi konsumsi RT.

Pada 2011, kontribusi investasi mencapai 2,7 persen sedangkan kontribusi konsumsi RT mencapai 2,8 persen. Begitu pula pada 2012, kontribusi investasi mencapai 2,9 persen sedangkan kontribusi konsumsi RT mencapai 3 persen.

Namun, pada 2013 kontribusi investasi turun cukup signifikan di kisaran 1,4-1,6 persen pada 2014 sampai 2016. Pada triwulan I dan II 2017 kontribusi investasi masing-masing 1,5 persen dan 1,7 persen. Sedangkan pada triwulan III kontribusi investasi kembali meningkat menjadi 2,3 persen.

"Jadi jawabannya investasi harus digenjot. Pertanyaannya, kita siap tidak? Infrastrukturnya, regulasinya, kepastian hukumnya seperti apa. Kalau itu tidak 'improve', 'potential output' Indonesia bisa-bisa di 5 atau 5,5 persen," kata Anton.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak 2014 berkutat di kisaran 5 persen. Pada 2014 ekonomi tumbuh 5,01 persen, lalu turun pada 2015 menjadi 4,88 persen dan meningkat kembali menjadi 5,02 persen pada 2016.

Sementara itu, pada triwulan I dan II 2017 pertumbuhan ekonomi tumbuh 5,01 persen, lalu sedikit meningkat pada triwulan III menjadi 5,06 persen. Anton memprediksi pertumbuhan ekonomi sepanjang 2017 akan mencapai 5,04 persen.

"Kalau 'potential output' kita hanya tumbuh 5 atau 5,5 persen saja, itu musibah nasional. Makanya struktur ekonomi ini harus diubah. Infrastruktur harus dibangun secara konsisten," ujar Anton.

Kendati proyek infrastruktur dampaknya baru terasa dalam jangka menengah panjang, Anton juga mengingatkan pemerintah untuk juga tetap memikirkan program-program jangka pendek terutama terkait daya beli masyarakat.

"Pemerintah harus hati-hati. Jangan pikir jangka menengah panjang saja, tapi juga jangka pendek seperti soal daya beli harusnya dibantu pemerintah supaya tidak turun. Makanya pada 2018 pemerintah sangat 'concern' ke masyarakat bawah," kata Anton.

Tag: Anton Hendranata, investor baru

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5975.742 29.204 583
2 Agriculture 1545.561 -3.579 19
3 Mining 1874.083 5.539 44
4 Basic Industry and Chemicals 797.876 9.669 69
5 Miscellanous Industry 1255.404 1.089 44
6 Consumer Goods 2467.513 7.000 45
7 Cons., Property & Real Estate 463.741 1.542 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.181 -6.306 65
9 Finance 1058.646 9.953 92
10 Trade & Service 911.636 5.660 140
No Code Prev Close Change %
1 HOME 120 156 36 30.00
2 CMPP 240 300 60 25.00
3 TRUK 430 535 105 24.42
4 SKBM 436 535 99 22.71
5 VINS 128 150 22 17.19
6 CAMP 444 520 76 17.12
7 NELY 118 134 16 13.56
8 SKYB 430 488 58 13.49
9 KBLV 540 600 60 11.11
10 NAGA 218 242 24 11.01
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 585 458 -127 -21.71
2 YPAS 790 620 -170 -21.52
3 SONA 3,200 2,750 -450 -14.06
4 RDTX 6,500 5,625 -875 -13.46
5 FREN 110 97 -13 -11.82
6 MITI 131 116 -15 -11.45
7 IDPR 900 800 -100 -11.11
8 SDMU 298 272 -26 -8.72
9 TRUS 238 218 -20 -8.40
10 CNTX 650 600 -50 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 BHIT 119 121 2 1.68
2 PGAS 2,170 2,080 -90 -4.15
3 BBRI 3,060 3,120 60 1.96
4 KREN 750 740 -10 -1.33
5 ERAA 2,730 2,730 0 0.00
6 MNCN 1,235 1,240 5 0.40
7 TARA 830 840 10 1.20
8 UNTR 36,950 37,500 550 1.49
9 TLKM 3,560 3,560 0 0.00
10 INKP 15,250 16,000 750 4.92