Portal Berita Ekonomi Minggu, 19 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:42 WIB. Kofi Annan - Kofi Annan tercatat sebagai orang Afrika pertama yang menduduki posisi prestisius di PBB.
  • 12:41 WIB. Israel - PLO desak dunia hentikan tindakan Israel tutup Al-Aqsha.
  • 12:40 WIB. Iran - KBRI Tehran Tingkatkan Layanan WNI di Iran.
  • 12:40 WIB. Kofi Annan - Kofi Annan menerbitkan rekomendasi solusi damai untuk wilayah konflik.
  • 12:39 WIB. Impor - AS menaikkan tarif impor produk besi dan aluminium asal Turki.
  • 12:38 WIB. Iphone - Warga Turki ramai-ramai hancurkan Iphone.
  • 12:34 WIB. Pentagon - Mattis: Latihan pasukan gabungan Turki-AS segera dimulai.
  • 12:33 WIB. Masjid Al-Aqsa - Polisi Israel tutup seluruh gerbang Masjid Al-Aqsa.
  • 12:33 WIB. Recep Tayyip Erdogan - Erdogan kembali pimpin Partai AK yang berkuasa di Turki.
  • 12:32 WIB. China - Tiongkok tegaskan dukungan untuk ekonomi Turki.
  • 12:32 WIB. Kuwait - Bendera Kuwait kembali berkibar di Asian Games.
  • 12:31 WIB. Terorisme - Militer Turki lumpuhkan 5 teroris PKK di wilayah tenggara.
  • 12:31 WIB. Rusia - Menteri Pertahanan Turki dan Rusia bahas keamanan kawasan.
  • 12:30 WIB. Asian Games - Presiden Jokowi: Asian Games tunjukkan persatuan Asia.
  • 12:30 WIB. Timur Tengah - Iran desak Irak bayar kompensasi perang.

Penggunaan Virtual Currency Ancam Stabilitas Sistem Keuangan

Foto Berita Penggunaan Virtual Currency Ancam Stabilitas Sistem Keuangan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan melarang penggunaan virtual currency seperti Bitcoin di Indonesia. Selain bertentangan dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, penggunaan virtual currency berpotensi besar mengancam stabilitas keuangan dan ekonomi yang sudah dibangun.

"BI concern sekali karena kalau sudah terjadi instabilitas. Repot sekali. Semua kena. Kalau jumlah (penggunanya) luas, bisa ganggu banyak orang dan kalau kena perekonomian, backward-nya bisa 5 tahun. Jadi, jangan main-main dengan stabilitas," ujar Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Onny Widjanarko saat diskusi media di gedung BI Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Onny menjelaskan, penggunaan virtual currency masih berpotensi besar mengganggu stabilitas keuangan. Hal ini karena virtual currency tidak memiliki underlying asset yang mendasari harga virtual currency. Selain itu harga/nilai perdagangannya sangat fluktuatif sehingga sangat rentan terjadi penggelembungan/bubble.

"Berpotensi mengganggu stabilitas karena penciptaan uangnya. Kalau uangnya banyak beredar, jadi tidak berarti lagi uangnya, harga mahal, inflasi tinggi. Nanti kalau harga/nilainya naik tinggi sekali, yang punya banyak, terus tiba-tiba jatuh, itu mengganggu stabilitas. Kita tidak mau krisis (1998) terulang karena ada bubble. Kalau krisis terjadi, yang kena masyarakat," jelasnya.

Oleh sebab itu, BI mengingatkan kembali pelarangan penggunaan virtual currency untuk diperdagangkan karena bank sentral khawatir penggunanya semakin banyak di Indonesia. 

"Kita enggak mau menunggu, kita enggak mau jadi raksasa dulu karena kalau sudah raksasa susah dikendalikan. Kalau tidak ada yang ingatkan bahayanya, case terjadi lapor ke siapa?" tutup Onny.

Untuk diketahui, sampai saat ini virtual currency seperti Bitcoin belum ada otoritas yang bertanggung jawab dan tidak terdapat administrator resmi sehingga rentan dengan volatilitas, sarana pencucian uang, dan pendanaan terorisme.

Tag: Cryptocurrency, Bank Indonesia (BI), Onny Widjanarko, Bitcoin

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Reuters/Benoit Tessier

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Aug
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Minggu, 19/08/2018 22:20 WIB

Google Hapus Layanan Pencarian Gambar

Minggu, 19/08/2018 18:28 WIB

DPR Akan Panggil OJK Soal Regulasi Fintech

Minggu, 19/08/2018 08:58 WIB

Apa Itu Merdeka Finansial?

Jum'at, 17/08/2018 17:08 WIB

Indeks Merosot 4,83% Sepanjang Pekan Ini

Jum'at, 17/08/2018 16:51 WIB

Ahok Dapat Remisi Dua Bulan, 2019 Bebas