Portal Berita Ekonomi Selasa, 13 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:43 WIB. Jiwasraya - OJK menegaskan hingga saat ini Jiwasraya belum memiliki investor baru.
  • 21:24 WIB. BUMN - Kementrian BUMN bersama dengan beberapa BUMN melakukan Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa 2018.
  • 19:39 WIB. Khashoggi - Rekaman pembunuhan Khashoggi indikasikan keterlibatan putra mahkota Saudi.
  • 19:39 WIB. Taliban - 25 Tewas akibat serangan Taliban di Afghanistan.
  • 19:38 WIB. Saudi - Saudi: Hukuman mati tak pengaruhi hubungan dengan Indonesia.
  • 19:36 WIB. Afghanistan - Rusia sebut konferensi Moskow tentang Afghanistan 'unik'.
  • 19:37 WIB. Palestina - Jalur Gaza memanas, Presiden Palestina persingkat kunjungan kerja.
  • 19:37 WIB. ASEAN - Malaysia: Kerja sama perdagangan bebas ASEAN harus adil.
  • 19:37 WIB. Ebola - Korban tewas akibat ebola di Kongo meningkat.
  • 19:36 WIB. Israel - Otoritas Gaza peringatkan militer Israel untuk tak serang warga sipil.
  • 19:35 WIB. PLO - PLO desak komunitas internasional lindungi Gaza.
  • 19:34 WIB. Rohingya - Indonesia dorong peran lebih ASEAN dalam isu Rohingya.
  • 19:25 WIB. PGN - PGN mengembangkan pipa gas bumi Muara Karang-Bekasi sepanjang 42 km.
  • 19:24 WIB. KAI - Pemprov DKI meminta KAI membuka akses dari stasiun Tanah Abang untuk jembatan penyeberangan multiguna.
  • 19:20 WIB. BTN - BTN cabang Gorontalo menawarkan kerja sama pemberian KPR bersubsidi untuk PNS ke Pemprov Gorontalo.

Daftar Tunggu Haji di Sulsel Tembus 270 Ribu Orang

Foto Berita Daftar Tunggu Haji di Sulsel Tembus 270 Ribu Orang
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, mengungkapkan daftar tunggu calon jemaah haji di Sulsel mencapai 270 ribu orang per tahun ini. Besarnya antrean calon jemaah haji yang akan berangkat itu membuat rata-rata daftar tunggu berkisar 25 tahun sampai 30 tahun. Bergantung jumlah antrean calon jemaah haji di tiap kabupaten/kota lingkup Sulsel.
 
"Animo masyarakat Sulsel untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah sungguh besar. Tetapi, ada aturan yang mengikat soal kuota," ujar Agus, di sela pelepasan keberangkatan 270 jemaah umrah Ummat Jilid II Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Repulik Indonesia (Amphuri) Sulawesi Maluku dan Papua di Wisma Raodah, Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, kemarin. 
 
Menurut Agus, untuk mengatasi segala masalah haji dan umrah, sistem yang ada saat ini harus diperbaiki. Termasuk dalam pelayanan dan fasilitas sebelum berangkat. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel yakni membuka komunikasi dengan instansi terkait. Pihaknya menginginkan asrama haji sebagai terminal khusus pemberangkatan haji dan umrah.
 
"Kita upayakan itu, dengan catatan SOP (Standar Operasional Prosedur) sama dengan yang ada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Termasuk pelayanan kesehatannya juga kita siapkan. X-Ray juga kita siapkan untuk menunjang itu," ulas Agus yang akan maju pada Pilgub Sulsel 2018.
 
Agus juga menyinggung adanya beberapa travel yang saat ini bersoal. Padahal sejak dulu, pihaknya sudah mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dan selektif dalam memilih travel, serta tidak mudah tergoda biaya murah. 
 
"Saya dari dulu, kira-kira delapan tahun yang lalu selalu mengingatkan untuk berhati-hati memilih travel, dan jangan tergoda dengan harga murah. Kami di IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) pernah menghitung, idealnya itu antara Rp 23 juta sampai Rp 25 juta," ujar Agus yang merupakan Ketua IPHI Sulsel. 
 
Agus berjanji sebelum memasuki masa cuti kampanye akan mengajak semua pihak terkait untuk duduk bersama membicarakan tentang fasilitas dan peningkatan pelayanan haji dan umrah. "Saat ini Maskapai Garuda dan Saudi Arabia Air yang melayani pemberangkatan langsung dari Makassar ke Jeddah. Kalau pelayanan kita lancar, saya yakin maskapai lain akan masuk kesini," tutup dia.

Tag: Agus Arifin Nu'mang, Haji, Makassar

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.56 3,951.00
British Pound GBP 1.00 19,257.62 19,065.73
China Yuan CNY 1.00 2,149.82 2,128.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,969.00 14,821.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,753.73 10,642.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.02 1,892.05
Dolar Singapura SGD 1.00 10,824.35 10,713.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,814.68 16,646.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,569.15 3,530.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,166.51 13,032.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5835.198 58.145 615
2 Agriculture 1443.790 -27.403 20
3 Mining 1861.322 11.301 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.011 4.484 71
5 Miscellanous Industry 1341.419 17.562 45
6 Consumer Goods 2278.563 23.314 49
7 Cons., Property & Real Estate 414.177 3.741 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1059.066 3.668 71
9 Finance 1103.474 16.174 90
10 Trade & Service 799.263 8.563 150
No Code Prev Close Change %
1 SOSS 1,000 1,250 250 25.00
2 TCPI 7,550 8,925 1,375 18.21
3 IBFN 254 300 46 18.11
4 MYOH 970 1,100 130 13.40
5 DEAL 250 282 32 12.80
6 TIRA 140 157 17 12.14
7 TNCA 175 196 21 12.00
8 ABMM 2,020 2,260 240 11.88
9 DYAN 81 90 9 11.11
10 LPPS 86 95 9 10.47
No Code Prev Close Change %
1 BBLD 500 402 -98 -19.60
2 BAYU 2,210 1,950 -260 -11.76
3 GSMF 113 101 -12 -10.62
4 ALMI 350 318 -32 -9.14
5 HDFA 134 122 -12 -8.96
6 PGLI 214 195 -19 -8.88
7 SATU 137 125 -12 -8.76
8 KPAL 414 380 -34 -8.21
9 ERTX 139 128 -11 -7.91
10 SIMA 104 96 -8 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 86 95 9 10.47
2 HMSP 3,300 3,300 0 0.00
3 TLKM 3,860 3,830 -30 -0.78
4 PTBA 4,420 4,650 230 5.20
5 SMCB 1,905 1,985 80 4.20
6 KPAS 472 498 26 5.51
7 UNVR 39,375 39,950 575 1.46
8 BBCA 23,700 24,075 375 1.58
9 PGAS 2,070 2,070 0 0.00
10 ADRO 1,510 1,515 5 0.33