Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:05 WIB. SMGR -SMGR kembali gelar acara bertajuk Road to Semen Indonesia Trail Run di Hyatt Hotel Yogyakarta.
  • 13:22 WIB. Nasional - Wapres pimpin delegasi Indonesia di Sidang Umum PBB.
  • 13:19 WIB. Politik - KPU RI tunggu laporan awal dana kampanye peserta pemilu.
  • 12:40 WIB. BNI - BNI menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan selama perhelatan Asian Para Games.
  • 12:25 WIB. BTN -┬áPer Agustus 2018, Bank BTN sudah merealisasikan KPR Subsidi sebanyak 128.218.
  • 12:11 WIB. BTN - BTN bersinergi dengan PT Adhi Karya untuk menggarap sejumlah proyek TOD bertajuk LRT City.
  • 12:07 WIB. BTN - BTN membuka sinergi dengan PT PP Properti Tbk yang akan menggarap TOD Stasiun Juanda dan TOD Stasiun Tanah Abang.
  • 12:06 WIB. BTN - BTN membidik proyek TOD Perumnas di Pondok Cina dan stasiun Bogor.
  • 12:05 WIB. BTN - BTN memberikan kredit konstruksi dan KPA untuk proyek TOD milik Perumnas Setelah TOD di Tanjung Barat.

Driver Kekeh Tolak Regulasi Taksi Online

Foto Berita Driver Kekeh Tolak Regulasi Taksi Online
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Analis Kebijakan Transportasi Azas Tigor Nainggolan menyayangkan regulasi yang termaktub dalam Permenhub Nomor 108 tahun 2017. Dinilainya peraturan tersebut bisa memberatkan dan tidak sesuai kebutuhan pelayanan sebagai angkutan umum berbasis aplikasi atau online

"Katanya, hari ini Pemerintah akan mulai memberlakukan PM 108/2017 kepada taksi online. Tapi, sampai tadi malam saat saya ikut menjadi salah satu narasumber dalam acara  dialog di salah satu TV swasta, perwakilan pengemudi taksi online masih menolak PM 108/2017," terang Azas yang juga Advokat Publik dari Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) kepada Warta Ekonomi di Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Perwakilan pengemudi taksi online, sambung Azas, mengatakan bahwa pemerintah hanya menekan pengemudi taksi online. "Bagaimana juga dengan perusahaannya?" tanya perwakilan pengemudi taksi online saat acara tengah berlangsung.

Ia berpendapat penolakan para pengemudi taksi online juga disebabkan karena ketentuan-ketentuan dalam PM 108/2017 yang berasal dari 14 ketentuan PM 26/2017 yang sudah dibatalkan oleh putusan Uji Materil dari Mahkamah Agung. Ketentuan tersebut sudah dibatalkan oleh Mahkamah Agung, justru dimasukan lagi ke dalam PM 108/2017.

"Ini merupakan tindakan pembangkangan pemerintah terhadap lembaga peradilan tertinggi di negara Indonesia. Jika sudah dibatalkan oleh Mahkamah Agung berarti ketentuan ini bertentangan UU yang lebih tinggi dan seharusnya ditiadakan, tidak diatur lagi atau tidak digunakan lagi," terangnya.

Azas menekankan bila pemerintah melalui regulasi yang dibuat terkesan hanya memaksa dan menekan pengemudi taksi online. Tekanan itu katanya untuk membuat setara antara taksi online dengan taksi konvensional. 

"Menekan pengemudi taksi online atas nama kepentingan pengusaha taksi konvensional karena harus dilindungi kepentingan bisnisnya yang sudah ada sebelumnya, begitu argumen pemerintah dalam membuat PM 108/2017," ucapnya.

"Terlihat jelas bahwa pihak pemerintah dan pengusaha taksi konvensional hanya berani menekan kepada orang kecil, pengemudi taksi online. Pemerintah dan pengusaha taksi konvensional tidak berani berhadapan dengan pengusaha aplikasi atau aplikator," kata dia menambahkan.

Jelas, lanjut Azas, yang mengoperasikan dan memberi izin beroperasinya taksi online dan menentukan tarif taksi online adalah para aplikator. Tindakan ini menurutnya melanggar UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta melanggar PM 108/2017. 

"Tetapi, kok pemerintah terus mau digunakan pengusaha taksi online menekan pengemudi taksi online? Mengapa pengusaha taksi konvensional tidak berani menyuruh pemerintah agar bekerja baik menindak si pelanggar hukum, dalam hal para aplikator," tandasnya.

 

Tag: Azas Tigor Nainggolan, Taksi Online

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22