Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:53 WIB. OJK - OJK dorong BPR penuhi modal inti minimum sesuai dengan peraturan OJK Nomor 5/POJK.03/2015.
  • 14:52 WIB. Timah - Pemerintah Republik Federal Jerman tanam sawit di lahan bekas penambangan biji timah di Babel.
  • 14:51 WIB. ESDM - Wamen ESDM meresmikan penerangan jalan umum tenaga surya di Universitas Andalas.

Pertumbuhan Ekonomi Sumut Tertinggi se-Sumatera

Foto Berita Pertumbuhan Ekonomi Sumut Tertinggi se-Sumatera
Warta Ekonomi.co.id, Medan -
Laju pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara hingga triwulan III 2017 lalu menempati urutan ketiga (ke-3) tertinggi diantara seluruh provinsi di Pulau Sumatera (5,21%) atau setelah Sumatera Selatan (5,56%), dan Sumatera Barat (5,38%). Pada akhirnya, 3 provinsi di wilayah kerja Otoritas Jasa Keuamgan (OJK) Kantor Regional 5 (KR5) Sumatera Bagian Utara (Sumatera Utara, Sumbar, Aceh) menempati urutan lima besar provinsi dengan laju pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Sumatera. Hal itu disampaikan Kepala OJK KR 5 Sumbagut, Lukdir Gultom, Rabu (1/2/2018).
 
Lukdir menyebutkan, hal ini menyiratkan tantangan yang semakin kompleks kepada OJK KRS Sumbagut di OJK KR5 Sumatera Bagian Utara dalam meningkatkan peran dan fungsi intermediasi, inklusi dan literasi lembaga jasa keuangan yang mendukung kemajuan dan memacu pertumbuhan ekonomi lokal, regional dan nasional sesuai tema yang diusung.
 
"Kini di wilayah kerja Regional 5 Sumatera Bagian Utara terdapat 1.044 jaringan kantor perbankan, 1.226 jaringan kantor IKNB, 102 jaringan kantor institusi pasar modal. Khusus di Sumatera Utara, terdapat 124 entitas perbankan, 93 perusahaan asuransi, 72 lembaga pembiayaan, 4 Dana Pensiun, 11 Lembaga Jasa Keuangan lainnya, 1 LKM, 1 Lembaga Jasa Penunjang IKNB, 103 entitas terkait pasar modal,"ujarnya.
 
Sementara dari sisi perbankan, secara umum kekuatan permodalan BPD/Bank Umum berkantor pusat di Regional 5 Sumbagut relatif baik dan telah memenuhi syarat rasio permodalan berdasarkan profil risiko sesuai ketentuan. Khusus untuk Sumatera Utara, baik bank umum dan BPD yang berkantor pusat di daerah ini mampu mencapai rasio KPMM di atas profil risikonya (Bank Sumut: 16,03%; Bank Mestika Dharma: 34,62%). Demikian pula halnya dengan BUS/BPD yang berkantor pusat di Aceh (23,94%), Sumbar (21,83%), dan Riau (22,09%).
 
"Kekuatan permodalan tersebut menjadi modal utama bagi perbankan untuk meningkatkan peran intermediasinya," kata Lukdir.
 
Selama tahun 2017, kata dia, kinerja perbankan di Regional 5 Sumbagut (Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri) menunjukkan kinerja yang relatif baik, salah satunya tercermin dari rasio Loan to Deposit Ratio perbankan konvensional sebesar 90,06% dengan akumulasi kredit mencapai Rp344,16 triliun. Demikian pula halnya dengan kinerja perbankan syariah yang mampu mencapai rasio Financing to Deposit Ratio sebesar 87 ,57% dengan akumulasi pembiayaan mencapai Rp36,59 triliun. 
 
Secara spesifik untuk Sumatera Utara, kinerja intermediasi bank konvensional di Sumatera Utara selama tahun 2017 masih lebih tinggi dari rata rata capaian nasional. Rasio LDR di Sumatera Utara tercapai 94,12% atau lebih tinggi dari rata rata nasional sebesar 90,73%. 
 
"Terkait dengan kondisi ini, intermediasi perbankan syariah juga tercatat positif dengan rasio FDR sebesar 84,46% atau hampir mengimbangi rata rata nasional 85,33%," jelasnya. 
 
Begitupun, lanjut Lukdir, OJK KR5 Sumbagut masih optimis bahwa target pertumbuhan kredit/pembiayaan nasional tahun 2018 sebesar 9% dapat direalisasikan perbankan di Sumatera Utara secara holistik dan gradual, mengingat bahwa pertumbuhan kredit/pembiayaan perbankan selama tahun 2017 mampu tercapai 8,53% (tidak terpaut jauh terhadap target pertumbuhan kredit tahun 2018). 

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lukdir Gultom

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Khairunnisak Lubis

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93