Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:22 WIB. Izin Usaha - OJK mencabut izin usaha perusahaan pialang asuransi, PT Bharatre Indonesia Insurance Brokers.
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup¬†menghijau 0,49% ke level 6.444,86 di akhir sesi I, Kamis (17/01/2019).¬†
  • 11:29 WIB. Direksi - Verdy Rusli diberhentikan sementara waktu dari jabatan Direktur Skybee.
  • 11:28 WIB. Properti - Agung Podomoro Land gandengan Kawan Lama Group untuk kembangkan Podomoro Park Bandung.
  • 09:20 WIB. Dolar AS - Pukul 09.20 WIB, dolar AS menguat 0,14% ke level Rp14.143.¬†

Rakernas IMA Genjot Kemajuan UMKM dan Pariwisata Indonesia

Foto Berita Rakernas IMA Genjot Kemajuan UMKM dan Pariwisata Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Indonesia Marketing Assosiation (IMA) akan menggelar rapat kerja nasional (rakernas) pada Jumat (2/2/2018) hingga Minggu (4/2/2018) di Pekanbaru, Riau. Presiden IMA De Yong Adrian menyampaikan bahwa dalam rakernas tersebut IMA akan memantapkan program dalam membantu pemerintah mempercepat pertumbuhan dan kemajuan sektor UMKM dan pariwisata.

Adapun kegiatan dalam rakernas tersebut di antaranya pertama, mendorong pariwisata Riau untuk bisa mendapatkan pertumbuhan yang cepat. Karena menurut De Yong, banyak sekali destinasi pariwisata yang masih bisa dieksplor. Salah satunya adalah candi dan berbagai tempat wisata menarik lainnya yang terdapat di kabupaten Riau.

Kedua, yaitu melakukan kegiatan fashion show Nusantara, yang bertujuan mengenalkan pakaian daerah Indonesia kepada generasi muda. "Sehingga ini bisa menjadi event menarik bagi pariwisata di Pekanbaru," kata De Yong beberapa waktu lalu di Jakarta.

Di samping itu, tambahnya, juga karena pemerintah sudah menetapkan beberapa destinasi yang menjadi tourism unggulan Indonesia. Maka dari itu, dalam hal ini IMA secara aktif membantu pemerintah daerah untuk menciptakan pariwisata yang menarik, yang membuat orang merasakan satu pengalaman emosional, dan akan kembali datang di kemudian hari.

"Ketika mereka pulang, mereka akan menceritakan ke negaranya bahwa Indonesia itu punya tempat yang tidak kalah dengan negara lain. Dengan harga yang terjangkau, dengan transportasi tersedia, dengan sarana pendukung, kita ingin mendorong itu. Khususnya kita manfaatkan kerja sama dengan ASIAN Marketing Federation sehingga mereka pun bisa menyebarkan informasi di negaranya masing-masing," ujar De Yong.

Ketiga, yaitu lomba tari Nusantara dan musik akustik, yang diharapkan bisa membantu generasi muda untuk tidak melupakan musik daerah yang bisa saja tergilas dengan pertumbuhan musik modern yang sangat masif. "Selain itu, juga ada Expo untuk UMKM di seluruh Indonesia. Kita ingin IMA ini menjadi media yang menjembatani antar-UKM di seluruh Indonesia. Karena kita ketahui bahwa produk UKM dan jasa itu kecil-kecil, tetapi kalau disinergikan akan menjadi besar," jelas De Yong.

Melalui kegiatan tersebut, De Yong berharap IMA dengan digital online, dapat mengkoneksikan para UKM untuk bisa mengembangkan usahanya seperti mendapatkan konsumen dari luar Indonesia. "Kalau mereka tidak mampu, mereka bisa bersinergi dengan UKM lain. Kemudia,n akan membuka peluang baru bagi UKM di masing-masing daerah. Kita ingin juga menumbuhkan daya kreativitas di luar yang mereka geluti, kemudian berkolaborasi sehingga mereka bisa mendapatkan keuntungan dengan efisiensi cost dari berkolaborasi," harapnya.

Vice Secretary General Getta Leonardo Arisanto juga mengatakan, melalui kolaborasi para UKM yang diinisiasi IMA tersebut, perekonomian Indonesia akan secara otomatis terbantu dengan terbukanya peluang usaha yang lebih besar.

"Mengenai koneksi antar-UKM kan luasan kita sangat luas. Misalnya, perajut di Jakarta ingin mencari mutiara, mereka tidak perlu terbang ke Lombok, bisa lewat IMA. Ke depannya, kita ingin mengembangkan ini sehingga ekonomi kreatif bisa lebih berdaya guna dengan baik. Jadi, menciptakan lapangan kerja juga," kata Getta.

Dalam rakernas tersebut juga akan dipaparkan program kerja secara nasional yang merupakan grand design kebijakan IMA oleh kesekretariatan. Kemudian, dari setiap chapter IMA akan memberikan paparan mengenai program unggulan di masing-masing daerah. Namun IMA lebih menitik beratkan pada bidang UKM dan pariwisata, seperti memberikan paparan mengenai kepariwisataan di daerahnya masing-masing. Dengan demikian, peran IMA diharapkan akan bisa menyokong kegiatan utama tersebut dan bisa berkolaborasi dengan pemerintah setempat.

"Salah satu yang membuat negara itu maju di samping negara selalu update dengan kemajuan teknologi terkini, yaitu juga mereka menjaga budayanya," tutup De Yong.

Tag: Pariwisata, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), De Yong Adrian, Indonesia Marketing Assosiation (IMA)

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6413.360 4.576 625
2 Agriculture 1580.665 -4.371 21
3 Mining 1864.283 19.943 47
4 Basic Industry and Chemicals 886.611 -9.234 71
5 Miscellanous Industry 1412.349 17.718 46
6 Consumer Goods 2622.970 -29.125 51
7 Cons., Property & Real Estate 479.075 -1.667 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.667 14.212 71
9 Finance 1218.281 4.587 91
10 Trade & Service 789.491 2.967 153
No Code Prev Close Change %
1 CANI 163 210 47 28.83
2 TIRA 250 312 62 24.80
3 AGRS 300 374 74 24.67
4 INCF 300 350 50 16.67
5 BGTG 95 110 15 15.79
6 INPP 650 750 100 15.38
7 VICO 104 119 15 14.42
8 CTTH 122 135 13 10.66
9 TFCO 665 735 70 10.53
10 BEST 234 258 24 10.26
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 360 300 -60 -16.67
2 OCAP 330 282 -48 -14.55
3 YPAS 745 660 -85 -11.41
4 RELI 250 224 -26 -10.40
5 PRIM 570 515 -55 -9.65
6 APEX 1,400 1,295 -105 -7.50
7 OASA 378 350 -28 -7.41
8 ATIC 880 815 -65 -7.39
9 UNIT 268 252 -16 -5.97
10 MIDI 1,060 1,000 -60 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 342 348 6 1.75
2 ANTM 820 870 50 6.10
3 PGAS 2,320 2,410 90 3.88
4 UNTR 25,600 26,050 450 1.76
5 TLKM 3,930 3,990 60 1.53
6 KPAS 222 224 2 0.90
7 BBRI 3,780 3,780 0 0.00
8 DOID 565 615 50 8.85
9 BMRI 7,800 7,800 0 0.00
10 BHIT 66 71 5 7.58