Portal Berita Ekonomi Jum'at, 25 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:45 WIB. Xiaomi - Video hands-on Xiaomi Mi 8 bocor di internet.
  • 16:44 WIB. Facebook - Facebook berikan wadah inspiratif bagi komunitas di Indonesia.
  • 16:43 WIB. LG - LG pamerkan layar OLED fleksibel transparan 77 inch pertama di dunia pada konferensi Society for Information Display (SID).
  • 16:43 WIB. Google - Google Pixel 3 dikabarkan punya layar penuh tanpa notch.
  • 16:42 WIB. Drone - DJI boyong kamera thermal anyar untuk drone ke Indonesia.
  • 16:42 WIB. BlackBerry - BlackBerry Key2 bawa kamera ganda.
  • 15:24 WIB. BSM - Bank Syariah Mandiri mencatat nilai pembiayaan sebesar Rp60 triliun pada tahun 2017 lalu.
  • 15:21 WIB. BSM - Bank Syariah Mandiri memproyeksikan pembiayaan sebesar Rp67 triliun pada tahun 2018.
  • 15:21 WIB. BSM - Bank Syariah Mandiri mencatatkan pertumbuhan pembiayaan ritel konsumer sebesar 30% per April 2018.
  • 15:20 WIB. BUMN - Perpres pengelolaan proyek negara dan BUMN oleh swasta akan rilis.
  • 15:20 WIB. RALS - Ramayana Lestari Sentosa mengatakan tak berniat mengembangkan platform e-commerce sendiri.
  • 15:19 WIB. Bank Mandiri - Hingga kini, Bank Mandiri punya 208 gerai pemasaran di 13 kabupaten dan 5 kotamadya di Jabar.
  • 15:18 WIB. Bank Mandiri - Jumlah gerai pemasaran produk ritel Bank Mandiri pecahkan rekor.
  • 15:18 WIB. BNI - BNI sediakan 6000 paket sembako murah kepada keluarga PMI yang salurkan transaksi remittance melalui BNI.
  • 15:17 WIB. Bulog - Perum Bulog akan lakukan operasi pasar untuk jaga stabilitas harga beras di pasar.

BRI: Big Data Akan Ubah Komposisi Kredit dari 75:25 Jadi 20:80

Foto Berita BRI: Big Data Akan Ubah Komposisi Kredit dari 75:25 Jadi 20:80
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Inilah keajaiban zaman now yang akan diimplementasikan oleh salah satu bank BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).

Direktur Utama BRI Suprajarto mengatakan akan mengubah komposisi kredit dari 75:25 (korporasi:UKM) menjadi 20:80. Bagaimana hal tersebut dapat dilakukan?

"Kuncinya adalah big data," kata Suprajarto dalam acara Pemred Gathering: Excellence in MSME Throught Digital Banking yang diadakan di Jakarta, belum lama ini.

Dengan big data, lanjutnya, BRI bisa memetakan seluruh data nasabah lengkap dengan berbagai perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, seorang tukang bakso dengan omzet Rp20 juta perbulan bisa dipetakan berapa kebutuhan hidupnya, berapa nominal kredit layak, berapa besar kemampuan dia mengangsur KPR.

Karena itu, kunci berikutnya adalah agen penjualan di lapangan harus bisa menjual produk BRI sebanyak-banyaknya sesuai dengan pemetaan yang dihasilkan dari big data. Adapun, di masa lalu seorang agen bisa menjual 100 produk per bulan. Dengan pengoptimalan big data maka seorang agen diharapkan bisa menjual 5.000 produk per bulan.

Suprajarto mengatakan potensi sektor UKM sangat besar dan menjanjikan. Ia memastikan masih banyak celah yang bisa dimanfaatkan dalam hal ini memanfaatkan big data dari nasabah-nasabah yang telah dipantau sejak lama.

Kalau melihat lebih dalam, tampaknya BRI akan memanfaatkan BRILink, yakni layanan perbankan tanpa kantor yang dimiliki oleh BRI. Agen-agen ini tersebar di seluruh Indonesia mulai dari Aceh sampai Papua. Layanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan akses perbankan. Karena BRI terkenal dengan penyebaran ke pelosok Indonesia, agen ini akan sangat efektif menembus pasar-pasar yang baru. Apalagi mereka juga mempunyai kemampuan berbahasa daerah.

Menurut data-data yang dihimpun Warta Ekonomi, BRI menargetkan jumlah agen BriLink mencapai angka 500.000. Nantinya, sejumlah kantor cabang yang performanya kurang baik akan digantikan oleh BriLink. Sejalan dengan itu, diharapkan jumlah peningkatan nasabah lebih dari 12% pada tahun ini.

Tag: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Suprajarto

Penulis: Muhamad Ihsan

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5975.742 29.204 583
2 Agriculture 1545.561 -3.579 19
3 Mining 1874.083 5.539 44
4 Basic Industry and Chemicals 797.876 9.669 69
5 Miscellanous Industry 1255.404 1.089 44
6 Consumer Goods 2467.513 7.000 45
7 Cons., Property & Real Estate 463.741 1.542 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.181 -6.306 65
9 Finance 1058.646 9.953 92
10 Trade & Service 911.636 5.660 140
No Code Prev Close Change %
1 HOME 120 156 36 30.00
2 CMPP 240 300 60 25.00
3 TRUK 430 535 105 24.42
4 SKBM 436 535 99 22.71
5 VINS 128 150 22 17.19
6 CAMP 444 520 76 17.12
7 NELY 118 134 16 13.56
8 SKYB 430 488 58 13.49
9 KBLV 540 600 60 11.11
10 NAGA 218 242 24 11.01
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 585 458 -127 -21.71
2 YPAS 790 620 -170 -21.52
3 SONA 3,200 2,750 -450 -14.06
4 RDTX 6,500 5,625 -875 -13.46
5 FREN 110 97 -13 -11.82
6 MITI 131 116 -15 -11.45
7 IDPR 900 800 -100 -11.11
8 SDMU 298 272 -26 -8.72
9 TRUS 238 218 -20 -8.40
10 CNTX 650 600 -50 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 BHIT 119 121 2 1.68
2 PGAS 2,170 2,080 -90 -4.15
3 BBRI 3,060 3,120 60 1.96
4 KREN 750 740 -10 -1.33
5 ERAA 2,730 2,730 0 0.00
6 MNCN 1,235 1,240 5 0.40
7 TARA 830 840 10 1.20
8 UNTR 36,950 37,500 550 1.49
9 TLKM 3,560 3,560 0 0.00
10 INKP 15,250 16,000 750 4.92