Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Alami dan Kapital Boost Bersinergi Tumbuhkan Fintech Syariah di Indonesia

Foto Berita Alami dan Kapital Boost Bersinergi Tumbuhkan Fintech Syariah di Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Alami, agregator UKM (Usaha Kecil dan Menengah) Pembiayaan syariah, dan Kapital Boost, platform peer-to-peer berbasis Syariah, mengumumkan sebuah kolaborasi untuk memperluas jangkauan mereka di lndonesia. Kolaborasi kedua bisnis yang sedang berkembang ini seiring dengan pertumbuhan minat Keuangan Syariah di Indonesia. 

Alami dan Kapital Boost secara ekslusif mengembangkan keuangan syariah dengan financial technology (Fintech). Kami percaya bahwa penggunaan teknologi kami dalam menyediakan solusi keuangan yang praktis dan dapat mengakselerasi pergeseran ke keuangan syariah (dari konvensional), seiring tumbuhnya antusiasme keuangan syariah di lndonesia, terutama di kalangan Milenial. 

Alami dan Kapital Boost bermaksud untuk secara proaktif memberikan edukasi kepada publik mengenai Keuangan Syariah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik dan memperbaiki kesalahpahaman yang terjadi. Kedua fintech tersebut mengaku akan menangani dua masalah utama di Indoneasia, yaitu kurangnya pembiayaan untuk UKM dan rendahnya tingkat penetrasi Keuangan Syariah. 

Saat ini UKM terdiri dari lebih 95% dari total bisnis dan lebih dari 70% dari total lapangan kerja di lndonesia. Namun, kurang dari 15% UKM memiliki akses terhadap pembiayaan eksternal. Dalam kemitraan tersebut, Alami akan memanfaatkan jaringan UKM yang kuat di lndonesia untuk mengarahkan bisnis yang layak ke Kapital Boost, yang akan membantu dalam meningkatkan pembiayaan dari investor global. 

"Kami sangat antusias untuk bermitra dengan Kapital Boost, mengingat latar belakang profesional dan visi serupa untuk mendorong pengembangan keuangan Islam. lni adalah momentum yang sangat bagus bagi kami setelah berhasil mengumpulkan dana, dan sebelum itu, terpilih sebagai runner-up di INSEAD Venture Competition," kata Bambi Juniar, CEO Alami, dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Jumat (2/1/2018).

Kapital Boost didirikan dengan tujuan untuk menumbuhkan UKM di Asia Tenggara dengan memberi UKM akses pilihan pembiayaan alternatif. "Kami sangat percaya bahwa kemitraan dengan Alami akan memungkinkan kita mencapai tujuan ini dengan lebih baik karena Alami memiliki jangkauan yang luas di pasar UKM lndonesia. Berbagi nilai yang sama dengan hanya menawarkan produk dan layanan keuangan berbasis syariah membuat kemitraan dengan Alami sangat sesuai untuk kita," kata Erly Witoyo, CEO Kapital Boost dalam kesempatan yang sama. 

Alami adalah agregator pembiayaan UKM yang fokus hanya pada segmen syariah. Sejak awal didirikan pada akhir 2017, Alami telah menjalin kerja sama dengan tiga Lembaga Keuangan Syariah terkemuka di Indonesia dan telah membukukan pembiayaan senilai Rp13 miliar. Alami juga mendapatkan juara 2 di lNSEAD Venture Competition, sebuah kompetisi startup global yang diselenggarakan oleh lNSEAD Business School. 

Sementara Kapital Boost adalah platform peer-to-peer yang membantu UKM yang membutuhkan pembiayaan dengan investor global yang mencari peluang investasi berbasis syariah. Perusahaan menawarkan pembiayaan pembelian aset melalui struktur Murabaha (cost plus margin) dan Pembiayaan Faktur melalui Qard (pinjaman tanpa bunga), dan struktur Wakalah (agensi). Kapital Boost telah mendanai sekitar 50 kampanye UKM di seluruh lndonesia, Singapura, dan Malaysia. 

Tag: Alami Sharia, Kapital Boost, Bambi Juniar, Erly Witoyo, Fintech Syariah

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21