Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:31 WIB. Pilkada - Presiden Jokowi mengingatkan agar rakyat Indonesia tak retak karena pilihan berbeda dalam Pilkada 2018.
  • 06:30 WIB. Yaman - Puluhan orang tewas dalam dua pengeboman bunuh diri di Yaman selatan.
  • 05:50 WIB. Beras - KPPU meminta agar pengaturan tata niaga beras dipangkas untuk memotong rantai distribusi yang panjang.
  • 05:46 WIB. Hotel - Adonara Hotels Group menyiapkan investasi Rp100 miliar untuk membuka cabang hotel baru di Eropa pada 2018.
  • 05:45 WIB. Gula - PTPN X menghentikan sementara operasional giling Pabrik Gula Watoetoelis di Sidoarjo.
  • 23:40 WIB. IKM - Kementerian Perindustrian mendorong pelaku IKM untuk dapat menggunakan marketplace.

Alami dan Kapital Boost Bersinergi Tumbuhkan Fintech Syariah di Indonesia

Foto Berita Alami dan Kapital Boost Bersinergi Tumbuhkan Fintech Syariah di Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Alami, agregator UKM (Usaha Kecil dan Menengah) Pembiayaan syariah, dan Kapital Boost, platform peer-to-peer berbasis Syariah, mengumumkan sebuah kolaborasi untuk memperluas jangkauan mereka di lndonesia. Kolaborasi kedua bisnis yang sedang berkembang ini seiring dengan pertumbuhan minat Keuangan Syariah di Indonesia. 

Alami dan Kapital Boost secara ekslusif mengembangkan keuangan syariah dengan financial technology (Fintech). Kami percaya bahwa penggunaan teknologi kami dalam menyediakan solusi keuangan yang praktis dan dapat mengakselerasi pergeseran ke keuangan syariah (dari konvensional), seiring tumbuhnya antusiasme keuangan syariah di lndonesia, terutama di kalangan Milenial. 

Alami dan Kapital Boost bermaksud untuk secara proaktif memberikan edukasi kepada publik mengenai Keuangan Syariah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik dan memperbaiki kesalahpahaman yang terjadi. Kedua fintech tersebut mengaku akan menangani dua masalah utama di Indoneasia, yaitu kurangnya pembiayaan untuk UKM dan rendahnya tingkat penetrasi Keuangan Syariah. 

Saat ini UKM terdiri dari lebih 95% dari total bisnis dan lebih dari 70% dari total lapangan kerja di lndonesia. Namun, kurang dari 15% UKM memiliki akses terhadap pembiayaan eksternal. Dalam kemitraan tersebut, Alami akan memanfaatkan jaringan UKM yang kuat di lndonesia untuk mengarahkan bisnis yang layak ke Kapital Boost, yang akan membantu dalam meningkatkan pembiayaan dari investor global. 

"Kami sangat antusias untuk bermitra dengan Kapital Boost, mengingat latar belakang profesional dan visi serupa untuk mendorong pengembangan keuangan Islam. lni adalah momentum yang sangat bagus bagi kami setelah berhasil mengumpulkan dana, dan sebelum itu, terpilih sebagai runner-up di INSEAD Venture Competition," kata Bambi Juniar, CEO Alami, dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Jumat (2/1/2018).

Kapital Boost didirikan dengan tujuan untuk menumbuhkan UKM di Asia Tenggara dengan memberi UKM akses pilihan pembiayaan alternatif. "Kami sangat percaya bahwa kemitraan dengan Alami akan memungkinkan kita mencapai tujuan ini dengan lebih baik karena Alami memiliki jangkauan yang luas di pasar UKM lndonesia. Berbagi nilai yang sama dengan hanya menawarkan produk dan layanan keuangan berbasis syariah membuat kemitraan dengan Alami sangat sesuai untuk kita," kata Erly Witoyo, CEO Kapital Boost dalam kesempatan yang sama. 

Alami adalah agregator pembiayaan UKM yang fokus hanya pada segmen syariah. Sejak awal didirikan pada akhir 2017, Alami telah menjalin kerja sama dengan tiga Lembaga Keuangan Syariah terkemuka di Indonesia dan telah membukukan pembiayaan senilai Rp13 miliar. Alami juga mendapatkan juara 2 di lNSEAD Venture Competition, sebuah kompetisi startup global yang diselenggarakan oleh lNSEAD Business School. 

Sementara Kapital Boost adalah platform peer-to-peer yang membantu UKM yang membutuhkan pembiayaan dengan investor global yang mencari peluang investasi berbasis syariah. Perusahaan menawarkan pembiayaan pembelian aset melalui struktur Murabaha (cost plus margin) dan Pembiayaan Faktur melalui Qard (pinjaman tanpa bunga), dan struktur Wakalah (agensi). Kapital Boost telah mendanai sekitar 50 kampanye UKM di seluruh lndonesia, Singapura, dan Malaysia. 

Tag: Alami, Kapital Boost, Bambi Juniar, Erly Witoyo, Fintech Syariah

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6619.804 26.744 572
2 Agriculture 1663.837 1.042 19
3 Mining 2028.689 12.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 760.266 -4.137 69
5 Miscellanous Industry 1371.774 29.002 43
6 Consumer Goods 2826.534 8.189 47
7 Cons., Property & Real Estate 535.613 -0.797 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1167.809 5.396 62
9 Finance 1209.910 4.977 90
10 Trade & Service 942.344 5.798 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 55 74 19 34.55
2 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
3 CITA 600 740 140 23.33
4 AISA 545 665 120 22.02
5 NELY 137 161 24 17.52
6 IPCM 400 460 60 15.00
7 IPOL 134 148 14 10.45
8 BCIP 137 150 13 9.49
9 SONA 3,800 4,100 300 7.89
10 PSAB 191 206 15 7.85
No Code Prev Close Change %
1 LPGI 4,500 4,040 -460 -10.22
2 TIRA 280 252 -28 -10.00
3 SKBM 570 515 -55 -9.65
4 KBLV 520 480 -40 -7.69
5 AGRS 740 685 -55 -7.43
6 MTSM 248 230 -18 -7.26
7 INCI 510 474 -36 -7.06
8 BSSR 2,890 2,720 -170 -5.88
9 ASBI 310 294 -16 -5.16
10 DEWA 61 58 -3 -4.92
No Code Prev Close Change %
1 AISA 545 665 120 22.02
2 LMAS 64 63 -1 -1.56
3 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
4 PGAS 2,660 2,610 -50 -1.88
5 TRAM 352 376 24 6.82
6 BUMI 330 324 -6 -1.82
7 BBCA 23,900 24,250 350 1.46
8 ESTI 90 88 -2 -2.22
9 UNTR 35,875 37,000 1,125 3.14
10 PBRX 498 498 0 0.00