Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:32 WIB. BRI - BRI targetkan KPR tumbuh di atas 20% hingga akhir tahun.
  • 13:31 WIB. Pegadaian - Pegadaian kunjungi 17 pesantren di Jatim untuk salurkan dana CSR Rp1,7 miliar.
  • 13:12 WIB. Afghanistan - 16 orang tewas dalam serangan bom mobil di Afghanistan.
  • 13:10 WIB. Nuklir - Iran siap kembali ke era pra kesepakatan nuklir.
  • 13:10 WIB. Thailand - Warga Thailand lakukan aksi protes terkait penundaan pemilu.
  • 13:09 WIB. Pesawat - Korban tewas akibat insiden jatuhnya pesawat di Kuba tembus 111 orang.
  • 13:08 WIB. Uni Eropa - Mark Zuckerberg diskusikan penyalahgunaan data dengan pemimpin Uni Eropa.
  • 13:08 WIB. ZTE - Sanksi AS bikin ZTE sekarat dan tekor Rp44 triliun.
  • 13:07 WIB. Arab - Liga Arab kutuk Israel atas kematian tahanan Palestina.
  • 13:07 WIB. Kim Jong-un - Trump sebut pertemuannya dengan Kim Jong-un di Singapura ditunda.
  • 13:06 WIB. AS - Venezuela usir dua diplomat AS.
  • 13:05 WIB. Kuba - Kuba terima kujungan dua juta wisman di 2018.
  • 13:04 WIB. Investasi - Otoritas China permudah akses bagi investasi asing.
  • 10:40 WIB. Samsung - Meski sudah dirilis, Samsung belum mengumumkan harga dari Galaxy J4.
  • 10:38 WIB. Facebook - Facebook menutup posisi lima besar daftar Fortune 500 dengan nilai pasar US$531 miliar.

Kemendagri Kampanyekan Satu Rumah Satu KK

Foto Berita Kemendagri Kampanyekan Satu Rumah Satu KK
Warta Ekonomi.co.id, Pekanbaru -

Kementerian Dalam Negeri mulai mensosialisasikan perubahan tata kelola administrasi kependudukan Indonesia dengan menetapkan dalam satu rumah tangga hanya ada satu Kartu Keluarga (KK) dan satu KTP elektronik.

"Kita sekarang mendorong tata kelola penduduk yang sudah didata diawali dengan menata kependudukan dari hulu yakni Didukcapil di daerah," kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh saat berkunjung ke Pekanbaru pada acara Muskomwil I Apeksi, Jumat.

Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan upaya pemerintah untuk memperbaiki tata kelola kependudukan ini agar kedepan tidak ada lagi identitas ganda, selain juga memudahkan untuk sistem administrasi serta bisa mencegah korupsi dan tingkat kejahatan dan banyak lagi manfaatnya.

Yang utama adalah untuk data bace kependudukan yang tidak lagi manual akan tetapi sudah dalam jaringan.

"Sehingga kita punya nomor induk kependudukan nasional, " ujarnya.

Ia menyebutkan tata kelola ini dimulai dari pemberlakuan data KK dimana setiap rumah atau suami hanya boleh memiliki atau terdaftar dalam satu KK.

Sekarang tegasnya lagi tidak boleh lagi ibu dan bapak yang memiliki rumahtangga tiga punya tiga KK.

"Bagi yang memiliki rumahtangga tiga undang- undang administrasi kependudukan menetapkan suami hanya terdaftar pada satu KK. Jadi nanti jangan heran kalau ada wanita berstatus menikah tetapi didalam KK nya tidak ada nama suami, berarti dia sudah terdaftar pada keluarga lain, " jelasnya lebih jauh.

Ia menambahkan secara perlahan tetapi pasti pihaknya sudah mulai merubah tata kelola tersebut proses perekaman KTP elektronik dilakukan.

Dimana ketika satu keluarga melakukan pengurusan KK maka semua data KTP elektronik juga akan berubah dan terdata dengan satu nomor induk.

Hal ini tambah dia sangat efektif sehingga kedepan hanya ada satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) nasional yang bisa diakses dari manapun.

Sekedar informasi data Kemendagri jumlah penduduk Indonesia per 30 Desember 2017 mencapai 263 juta dengan pertumbuhan pertahun mencapai 1,5 hingga 2 juta per tahun.

 

Tag: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Kemendagri.go.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5751.119 17.265 581
2 Agriculture 1536.973 -7.060 19
3 Mining 1886.748 -21.649 44
4 Basic Industry and Chemicals 765.298 7.655 69
5 Miscellanous Industry 1214.366 59.135 44
6 Consumer Goods 2364.710 1.726 45
7 Cons., Property & Real Estate 447.724 0.634 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.091 8.563 64
9 Finance 995.694 -3.806 92
10 Trade & Service 895.661 0.743 139
No Code Prev Close Change %
1 MITI 101 136 35 34.65
2 ETWA 74 99 25 33.78
3 LPIN 910 1,100 190 20.88
4 FORZ 416 500 84 20.19
5 FREN 110 132 22 20.00
6 UNIT 270 318 48 17.78
7 HOME 88 100 12 13.64
8 TMAS 960 1,060 100 10.42
9 KONI 252 278 26 10.32
10 BGTG 93 102 9 9.68
No Code Prev Close Change %
1 SAFE 260 210 -50 -19.23
2 SKYB 496 420 -76 -15.32
3 INCF 166 144 -22 -13.25
4 GOLD 486 436 -50 -10.29
5 PJAA 1,400 1,260 -140 -10.00
6 GDYR 1,995 1,800 -195 -9.77
7 LPLI 185 168 -17 -9.19
8 MDIA 238 220 -18 -7.56
9 ASJT 340 316 -24 -7.06
10 SQMI 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,760 2,720 -40 -1.45
2 IKAI 446 420 -26 -5.83
3 FREN 110 132 22 20.00
4 WOOD 545 530 -15 -2.75
5 KREN 655 670 15 2.29
6 ASII 6,525 6,950 425 6.51
7 BMTR 540 545 5 0.93
8 PTBA 3,830 3,790 -40 -1.04
9 MITI 101 136 35 34.65
10 BBNI 7,300 7,125 -175 -2.40