Portal Berita Ekonomi Rabu, 15 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:07 WIB. Asia - Pasar Asia mulai stabil karena lira Turki yang menguatkan sentimen.
  • 07:06 WIB. Euro - Euro tergelincir karena Turki, dolar menguat
  • 07:05 WIB. Minyak - Minyak mentah AS turun 16 sen, menetap di $67,04 per barel, karena dolar menguat di tengah gejolak Turki
  • 07:04 WIB. Emas - Emas naik karena dolar melemah.
  • 07:04 WIB. Britania Raya - Inggris: penguatan kerja sama dengan Indonesia sangat penting.
  • 07:03 WIB. Italia - Jembatan layang di Italia runtuh, puluhan orang tewas.
  • 07:01 WIB. Turki - Erdogan bersikeras jika Turki akan memboikot elektronik AS.
  • 06:59 WIB. LMT - Lockheed memenangkan kontrak senilai $2,9 miliar untuk pengadaan satelit peringatan rudal AS.
  • 06:57 WIB. AMZN - Amazon membuka 'service center' di Kolombia, dan mempekerjakan 600 pekerja.
  • 06:56 WIB. PLN - PLN segera mengoptimalkan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan.
  • 06:55 WIB. Wall Street - Wall Street naik pada optimisme penghasilan, lira 'rebound'.
  • 06:53 WIB. Lira - Turki sedang menyelidiki ratusan akun media sosial yang menjelek-jelekkan lira.
  • 06:43 WIB. BTN - Bank BTN menggandeng SMF untuk menyalurkan kredit bersubsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan.
  • 06:41 WIB. Perum Jamkrindo - Perum Jamkrindo dan BUMN menyelenggarakan program bedah rumah bagi para mantan pejuang integrasi Timor Timur di Kupang.
  • 06:39 WIB. Pertamina - Peralihan pengelolaan Blok Rokan dari Chevron ke Pertamina akan menambah pendapatan negara senilai US$748 juta.

Senegal Mau Impor Kereta Buatan Indonesia

Foto Berita Senegal Mau Impor Kereta Buatan Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Dakar, Senegal -

Realisasi kerja sama RI-Senegal di bidang perkeretaapian semakin mendapati titik terang. Diawali dengan kunjungan delegasi bisnis RI yang dipimpin oleh Wamenlu pada Juni 2017 lalu, Pemerintah Senegal telah mempelajari dengan baik proposal kerja sama yang disampaikan PT INKA.

Dalam pertemuannya dengan Mansyur Pangeran selaku Dubes RI Dakar, di kantornya Rabu (31/1/2018), Mr. Abdou Ndene Sall, selaku Menteri Muda Jaringan Perkeretaapian Nasional Senegal, mengatakan bahwa produk PT INKA sesuai dengan karakteristik kebutuhan di Senegal.

Dikatakannya bahwa produk PT INKA nantinya akan digunakan untuk mendukung proyek prioritas jalur kereta Dakar-Bamako (Mali).

Menteri Ndene Sall mengharapkan agar PT INKA dapat segera mengundangnya berkunjung ke Indonesia untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut. Rencananya, Menteri juga akan membawa delegasi teknis dari beberapa kementerian terkait (transportasi darat, udara dan laut) untuk membahas hal-hal teknis dalam kunjungannya.

Menanggapi hal tersebut, Dubes Mansyur menyambut baik minat Menteri berkunjung ke Indonesia dan mengusulkan agar kunjungan dapat dilakukan di sela-sela penyelenggaraan Indonesia-Afrika Forum di Bali, 10-11 April 2018. Dubes juga mengharapkan Menteri dapat hadir pada forum tersebut, sekaligus melakukan kunjungan ke PT INKA, PT PAL Indonesia dan PT DI.

“Senegal saat ini sedang mengembangkan moda transportasi darat, laut dan udara untuk menjadikannya sebagai hub di Afrika Barat, kita perlu tangkap peluang emas ini sebelum Senegal beralih ke negara lain seperti Tiongkok dan Turki,” pungkas Dubes Mansyur.

Dalam pertemuan Menteri Ndene Sall juga berencana untuk melihat langsung pabrik industri strategis seperti PT DI dan PT PAL. Selain pesawat CN-235 yang keempat, Senegal juga sedang menjajaki pembelian kapal niaga dan patroli dari Indonesia.

Tag: Abdou Ndene Sall, Mansyur Pangeran, senegal, PT Industri Kereta Api (INKA), PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), Tiket Kereta Api, PT PAL Indonesia, PT Dirgantara Indonesia (PTDI)

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: File/Embassy of the Republic of Indonesia Dakar-Senegal

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5769.873 -91.373 598
2 Agriculture 1504.044 10.622 19
3 Mining 1973.743 -15.372 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.065 -19.886 70
5 Miscellanous Industry 1184.524 -40.044 45
6 Consumer Goods 2305.685 -67.033 46
7 Cons., Property & Real Estate 438.876 -4.935 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 998.907 -8.880 70
9 Finance 1049.919 -7.372 91
10 Trade & Service 831.939 -13.103 144
No Code Prev Close Change %
1 FILM 760 935 175 23.03
2 SQMI 224 274 50 22.32
3 GOLD 452 535 83 18.36
4 BYAN 16,500 19,000 2,500 15.15
5 AIMS 222 250 28 12.61
6 LMSH 555 620 65 11.71
7 DYAN 82 91 9 10.98
8 MAYA 3,510 3,890 380 10.83
9 NUSA 185 204 19 10.27
10 RODA 460 500 40 8.70
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 177 141 -36 -20.34
2 GLOB 220 180 -40 -18.18
3 PTBA 4,850 4,160 -690 -14.23
4 KPAL 635 550 -85 -13.39
5 MAPA 4,160 3,700 -460 -11.06
6 LPIN 1,095 980 -115 -10.50
7 NIPS 410 370 -40 -9.76
8 OKAS 232 210 -22 -9.48
9 DMAS 147 134 -13 -8.84
10 MIKA 1,960 1,790 -170 -8.67
No Code Prev Close Change %
1 PTBA 4,850 4,160 -690 -14.23
2 BBRI 3,140 3,130 -10 -0.32
3 TLKM 3,370 3,350 -20 -0.59
4 FILM 760 935 175 23.03
5 IMAS 2,600 2,530 -70 -2.69
6 UNVR 42,600 41,000 -1,600 -3.76
7 PGAS 1,805 1,815 10 0.55
8 BMRI 6,925 6,725 -200 -2.89
9 TARA 900 905 5 0.56
10 BBTN 2,630 2,530 -100 -3.80