Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:40 WIB. IKM -┬áKementerian Perindustrian mendorong pelaku IKM untuk dapat menggunakan marketplace.

PM Lebanon: Kami Tidak Akan Paksa Pengungsi Kembali ke Suriah

Foto Berita PM Lebanon: Kami Tidak Akan Paksa Pengungsi Kembali ke Suriah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri, Kamis, mengatakan bahwa Lebanon tidak akan memaksa pengungsi kembali ke Suriah namun meminta bantuan internasional lebih banyak dalam menangani krisis pengungsi.

Lebih dari satu juta orang Suriah melarikan diri ke negara tetangganya, Lebanon, setelah perang meletus di negara mereka pada tahun 2011 dan sekarang jumlahnya mencapai sekitar seperempat dari populasi negara itu.

Karena pemerintah Suriah telah menguasai lebih banyak wilayah, dan karena pertempuran telah berakhir di lebih banyak wilayah di Suriah, beberapa politisi Lebanon telah meminta pengungsi Suriah untuk kembali.

"Posisi pemerintah saya sangat jelas, tidak ada yang memaksa siapapun untuk kembali jika mereka tidak mau kembali," kata Hariri.

Dalam sebuah pidato di sebuah konferensi donor di Beirut untuk meminta bantuan kemanusiaan senilai 2,68 miliar dolar guna mengatasi krisis tahun ini, Hariri memperingatkan bahwa pengungsi akan mencoba pindah ke negara lain jika tidak ada cukup dukungan untuk mereka di Lebanon.

"Kita membutuhkan lebih banyak dari masyarakat internasional karena kita melakukan pelayanan publik untuk masyarakat internasional. Jika tidak, orang-orang ini, jika kita tidak berbuat lebih banyak, jika Anda tidak berbuat lebih banyak, mereka akan mencari perlindungan di tempat lain," katanya.

Sebelumnya, Jordania seperti dikutip Xinhua, mendesak masyarakat internasional agar mendukung seruannya untuk memperoleh dana tujuh miliar dolar AS dari 2018 sampai 2020 guna membantu menangani krisis pengungsi Suriah di kerajaan tersebut.

Dalam satu pertemuan dengan Menteri Imigrasi Swedia Helene Fritzon, Menteri Perencanaan dan Kerja Sama Internasional Jordania Imad Fakhoury mendesak negara donor agar mendukung seruan tersebut, yang secara resmi dikeluarkan oleh Jordania pekan depan.

Sebagai akibat dari perang saudara yang berkepanjangan di Suriah, sekarang ada lebih dari 1,3 juta pengungsi Suriah yang tinggal di Jordania, sehingga menjadi beban keuangan yang besar buat kerajaan itu.

Fakhoury menyeru negara donor agar menambah hibah, termasuk pinjaman lunak, buat Jordania untuk mendanai operasinya membantu pengungsi Suriah dalam tiga tahun ke depan.

Menteri tersebut, yang menyoroti bahwa ekonomi Jordania menghadapi beberapa tantangan, mengatakan pengungsian besar-besaran warga negara Suriah telah menambah tekanan atas kerajaan itu.

Ia menyerukan diberikannya dukungan berkelanjutan buat Jordania di semua medan guna mengatasi tantangan, dan mengatakan masalah pengungsi mengancam keamanan serta kestabilannya.

Sementara itu Fritzon menyampaikan penghargaan kepada Jordania karena menampung sangat banyak pengungsi Suriah. Menteri tersebut juga berjanji Swedia akan terus mendukung Jordania guna membantu mengatasi semua tantangan

Tag: Lebanon, Suriah

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Gito Adiputro Wiratno

Foto: Reuters/Alkis Konstantinidis

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6619.804 26.744 572
2 Agriculture 1663.837 1.042 19
3 Mining 2028.689 12.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 760.266 -4.137 69
5 Miscellanous Industry 1371.774 29.002 43
6 Consumer Goods 2826.534 8.189 47
7 Cons., Property & Real Estate 535.613 -0.797 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1167.809 5.396 62
9 Finance 1209.910 4.977 90
10 Trade & Service 942.344 5.798 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 55 74 19 34.55
2 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
3 CITA 600 740 140 23.33
4 AISA 545 665 120 22.02
5 NELY 137 161 24 17.52
6 IPCM 400 460 60 15.00
7 IPOL 134 148 14 10.45
8 BCIP 137 150 13 9.49
9 SONA 3,800 4,100 300 7.89
10 PSAB 191 206 15 7.85
No Code Prev Close Change %
1 LPGI 4,500 4,040 -460 -10.22
2 TIRA 280 252 -28 -10.00
3 SKBM 570 515 -55 -9.65
4 KBLV 520 480 -40 -7.69
5 AGRS 740 685 -55 -7.43
6 MTSM 248 230 -18 -7.26
7 INCI 510 474 -36 -7.06
8 BSSR 2,890 2,720 -170 -5.88
9 ASBI 310 294 -16 -5.16
10 DEWA 61 58 -3 -4.92
No Code Prev Close Change %
1 AISA 545 665 120 22.02
2 LMAS 64 63 -1 -1.56
3 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
4 PGAS 2,660 2,610 -50 -1.88
5 TRAM 352 376 24 6.82
6 BUMI 330 324 -6 -1.82
7 BBCA 23,900 24,250 350 1.46
8 ESTI 90 88 -2 -2.22
9 UNTR 35,875 37,000 1,125 3.14
10 PBRX 498 498 0 0.00