Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:23 WIB. Arsenal - Arsenal resmi rekrut Unai Emery sebagai pelatih pengganti Arsene Wenger.
  • 20:39 WIB. PLN - PLN nyatakan ada empat negara yang tertarik membeli obligasinya meski belum diterbitkan
  • 20:38 WIB. BUMN - Pembentukan holding asuransi BUMN diharapkan rampung pada semester II.
  • 20:38 WIB. Bank Mandiri - Bank Mandiri bidik pertumbuhan kredit sebesar 10-11% pada tahun ini.
  • 20:37 WIB. Bank Mandiri - Bank Mandiri siapkan uang tunai Rp50 triliun untuk libur Lebaran 2018.
  • 20:37 WIB. PLN - PLN tunda penerbitan global bond pada bulan ini akibat pelemahan rupiah terhadap dolar AS.
  • 20:36 WIB. Bank Mandiri - Bank Mandiri yakin dapat tutup kerugian dari kasus pembobolan kredit TAB senilai Rp1,8 triliun.
  • 20:36 WIB. BRI - Layanan BRI selama 12 hari masa libur Lebaran tetap berjalan di 263 kantor cabang.
  • 20:35 WIB. Bank Mandiri - Dirut Bank Mandiri dorong BI agresif naikkan suku bunga.
  • 20:35 WIB. BRI - BRI sediakan dana Rp28 triliun untuk layani kebutuhan dana masyarakat selama Ramadan 2018.
  • 20:35 WIB. Pertamina - Pertamina Wilayah Kalimantan gratiskan 2 liter BBM bagi pembaca 1 juz Alquran.
  • 20:34 WIB. RS Pelni - RS Pelni berencana himpun dana segar melalui penawaran umum perdana saham pada QII 2018.
  • 20:34 WIB. Pelni - Pelni perkirakan penumpang kapal Pelni tahun ini capai 560 ribu orang karena libur diperpanjang.

Dorong Industri Kopi Lokal, Kokopi Gandeng Tokopedia

Foto Berita Dorong Industri Kopi Lokal, Kokopi Gandeng Tokopedia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Koperasi Komunitas Kopi Indonesia (Kokopi) bekerja sama dengan Tokopedia mengadakan Kopi United (www.kopiunited.id), program untuk mendorong industri kopi lokal, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan petani kopi di Indonesia. Melalui program ini, kedua pihak berharap dapat memberikan ruang distribusi produk kopi lokal dari hulu ke hilir, terutama melalui platform digital yang ditawarkan Tokopedia.

“Dunia Perkopian di tanah air kita setahun belakangan berkembang sangat pesat. ICO (International Coffee Organization) mencatat pertumbuhan rata-rata konsumsi kopi di Indonesia lebih besar daripada dunia pada umumnya. Kami berharap, para pengusaha yang terkait industri kopi bisa memanfaatkan momentum ini untuk mendorong pengembangan bisnis UMKM sampai ke petani,” ujar Ronald FRS selaku Ketua Kokopi, Jakarta, Sabtu (3/2/2018).

Kopi Indonesia memang merupakan salah satu komoditas potensial yang sudah mendunia sejak lama meski secara prestasi dunia sebenarnya Indonesia masih menduduki peringkat ke-empat produsen terbesar setelah Brazil, Columbia, dan Vietnam. Kopi Indonesia menjadi nomor 1 dunia terakhir kalinya adalah pada tahun 1732 (hampir 300 tahun yang lalu).

“Kopi memiliki potensi ekonomi kreatif luar biasa, terutama sebagai salah satu alternatif anak bangsa dalam berwirausaha. Kami mengimbau seluruh pegiat industri kopi untuk bersatu memperkuat pamor Kopi Indonesia agar bisa menjadi yang paling unggul di dunia,” tambah Ronald.

Tokopedia menjadi sponsor utama sekaligus mitra pengembangan bagi Kokopi mendukung penuh program ini.

“Kopi adalah salah satu komoditi kebanggaan Indonesia. Kami juga melihat komoditas kopi menyentuh banyak rakyat dan pelaku bisnis UMKM, mulai dari petani, hingga pemilik kafe kopi lokal yang sekarang semakin populer di tanah air. Hal ini senada dengan semangat Tokopedia yang ingin mendorong kreator lokal untuk bisa terus bersaing dan berkembang, menjadi kebanggaan Indonesia,” kata Monita Moerdani, Head of Brand Tokopedia.

Monita melanjutkan, saat ini, sudah ada beragam produk kopi lokal yang dikenal oleh masyarakat lewat Tokopedia.

"Banyak cerita tentang merchant kami justru mendapat ide untuk merintis dan mengembangkan usaha kopi secara online melalui Tokopedia. Tokopedia berkomitmen untuk terus mendampingi para pebisnis kopi lewat berbagai program edukasi pengembangan bisnis di era digital," katanya.

"Kami juga akan menyediakan laman khusus berupa Hot List Kopi Indonesia untuk mempermudah Toppers (pengguna Tokopedia, ed.) pencinta kopi mendapatkan kebutuhan akan produk kopi lokal secara lebih mudah. Hal ini sejalan dengan misi Tokopedia dalam mendukung pemerataan ekonomi lewat digital sehingga siapa saja bisa memulai dan mengembangkan bisnis tanpa harus pindah ke kota yang lebih besar, di sisi lain juga bisa menemukan barang kebutuhan dengan kualitas dan harga yang transparan," kata dia menambahkan.

Dalam acara Kopi United, para pegiat kopi bisa belajar mengembangkan berbagai potensi bisnis terkait komoditas ini. Sedikitnya terdapat 15 nomenklatur bisnis kopi Indonesia mulai dari penanaman, pengolahan pascapanen, penjualan biji dan bubuk kopi, pengelolaan kedai kopi, desain dan perlengkapan kedai kopi, merchandise, oleh-oleh khas daerah, lukisan, pengharum ruangan, hingga bahan campuran pembuat pakaian.

Para peserta juga dapat mengikuti berbagai macam sesi diskusi tentang kopi, pelatihan barista, Cafe Management Workshop, serta demo. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi ajang mengembangkan jaringan bagi para pegiat Kopi Indonesia. Berlokasi di Blok M Square, acara yang berlangsung pada 2-4 Februari 2018 ini akan diikuti puluhan pelaku bisnis kopi dari hulu ke hlir.

Tag: Komunitas Koperasi Kopi Indonesia (Kokopi), PT Tokopedia, Kopi

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Dina Kusumaningrum

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5792.001 40.882 583
2 Agriculture 1535.455 -1.518 19
3 Mining 1826.152 -60.596 44
4 Basic Industry and Chemicals 773.502 8.204 69
5 Miscellanous Industry 1221.802 7.436 44
6 Consumer Goods 2391.534 26.824 45
7 Cons., Property & Real Estate 449.816 2.092 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 991.370 -2.721 65
9 Finance 1014.559 18.865 92
10 Trade & Service 896.251 0.590 140
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 230 344 114 49.57
2 FORZ 500 590 90 18.00
3 FISH 2,300 2,600 300 13.04
4 INRU 865 970 105 12.14
5 KBLV 470 520 50 10.64
6 BCIP 107 118 11 10.28
7 NIPS 380 416 36 9.47
8 CNTX 600 650 50 8.33
9 INCF 144 156 12 8.33
10 ERAA 2,370 2,560 190 8.02
No Code Prev Close Change %
1 APII 220 165 -55 -25.00
2 SAFE 210 158 -52 -24.76
3 TIRA 210 162 -48 -22.86
4 BYAN 10,900 8,750 -2,150 -19.72
5 BSIM 615 520 -95 -15.45
6 FREN 132 112 -20 -15.15
7 CSIS 1,940 1,715 -225 -11.60
8 RODA 322 292 -30 -9.32
9 ATIC 790 720 -70 -8.86
10 DEFI 1,195 1,090 -105 -8.79
No Code Prev Close Change %
1 INPC 85 84 -1 -1.18
2 BBRI 2,720 2,880 160 5.88
3 KREN 670 690 20 2.99
4 FREN 132 112 -20 -15.15
5 TLKM 3,470 3,470 0 0.00
6 ADRO 1,930 1,825 -105 -5.44
7 INKP 14,575 15,000 425 2.92
8 MITI 136 129 -7 -5.15
9 BBNI 7,125 7,200 75 1.05
10 EXCL 2,020 2,160 140 6.93