Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:53 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo siapkan aturan untuk jerat medsos penyebar hoaks.
  • 19:53 WIB. Axis - Axis hadirkan paket bundling smartphone bernama Hyphone.
  • 19:52 WIB. Samsung - Samsung dikabarkan bakal ikutan bikin ponsel gaming.
  • 19:52 WIB. AI - Teknologi AI mulai saingi daya tarik resolusi kamera smartphone.
  • 19:51 WIB. Telkomsel - Telkomsel pakai GPU Nvidia untuk Big Data.
  • 19:51 WIB. Suzuki - Suzuki Indonesia mulai ekspor Ertiga dan Nex II.
  • 19:50 WIB. Uber - Uber ajukan banding ke regulator soal akuisisi Grab.
  • 19:50 WIB. Tim Cook - Tim Cook tepis kabar Cip mata-mata China dalam internal Apple.
  • 19:50 WIB. AS - Setengah penduduk AS tak tahu WhatsApp milik Facebook.
  • 19:49 WIB. Xiaomi - Xiaomi klaim sudah bikin desain smartphone kamera geser sejak 2015.
  • 19:49 WIB. Google - Pungutan Google di Eropa bisa bikin harga ponsel Android melonjak.
  • 19:48 WIB. Google - Google kenakan biaya Rp600 ribu untuk vendor ponsel di Eropa.
  • 19:48 WIB. Arab Suadi - Arab Saudi disebut tanam mata-mata di Twitter.
  • 19:47 WIB. Facebook - Facebook berburu perusahaan cybersecurity.
  • 19:46 WIB. Google - Pengguna iOS bisa nikmati Live Sharing Google Maps.

Luncurkan E-Commerce, Hartadinata Permudah Wholesaler Desain Emas

Foto Berita Luncurkan E-Commerce, Hartadinata Permudah Wholesaler Desain Emas
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Hartadinata Abadi Tbk (Hartadinata), produsen dan penyedia perhiasan emas terintegrasi di Indonesia meluncurkan jaringan distribusi terbaru melalui e-commerce yang dapat diakses melalui www.hrta.store. E-commerce ini mampu memperpendek waktu perputaran permintaan dan penyediaan disain perhiasan emas, yang merupakan faktor kunci dalam jual-beli perhiasan dari yang sebelumnya bisa lebih dari sepekan, menjadi satu sampai dua hari. Platform ini ditujukan kepada wholeseller dan retailer Hartadinata sehingga sifatnya masih business to business.

Hal ini merupakan realisasi dari strategi bisnis Hartadinata dengan sekitar 2 persen dari total dana IPO akan digunakan untuk membuat platform katalog digital guna mempercepat pengiriman produk ke gerai retail dengan memberikan desain produk terbaru secara real time.

Sandra Sunanto, Direktur Utama PT Hartadinata Abadi, Tbk mengatakan dalam skema distribusi konvensional, sebagian besar penjualan bergantung pada kemampuan wholesaler dalam membeli produk perusahaan dalam skala yang besar dan mendistribusikan kembali ke jaringan distribusi mereka sendiri. Hal ini bisa memakan waktu dalam hitungan minggu untuk menjangkau konsumen akhir.

"Namun dengan e-commerce ini, gerai ritel dan pedagang grosiran bisa mendapatkan akses real-time ke platform e-commerce perusahaan yang menampilkan produk terbaru yang tersedia untuk pre-order. Gerai retail juga bisa langsung meminta persediaan ulang dengan model terbaru, dengan pengiriman dalam hitungan hari," kata Sandra dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (3/2/2018).

Cuncun Muliawan, Direktur Produksi dan Operasional PT Hartadinata Abadi Tbk menambahkan seluruh proses pemesanan, dan konfirmasi barang pesanan dapat dilakukan secara online. "Kami juga memantau pendistribusian barang melalui e-commerce hrta.store sehingga barang bisa kami jamin sampai di retailer. Kami menyadari dengan teknologi yang terus berkembang, kami harus ikut beradaptasi dan memanfaatkan teknologi tersebut untuk kemajuan perusahaan kami," terangnya.

Perusahaan juga dapat melihat masukan dari konsumen mengenai perbaikan model produk agar sesuai dengan permintaan. Pasar perhiasan selalu meminta model terbaru setiap bulannya dan perusahaan terus menerus melakukan inovasi model baru setiap bulannya. Agar konsumen bisa mendapatkan produk dengan disain terbaru, e-commerce menjadi platform yang tepat dalam memenuhi kebutuhan konsumen akan pembaharuan desain.

Tag: PT Hartadinata Abadi, Emas

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,069.51 4,028.57
British Pound GBP 1.00 19,946.12 19,746.03
China Yuan CNY 1.00 2,205.21 2,183.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,268.00 15,116.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,849.44 10,739.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.25 1,927.84
Dolar Singapura SGD 1.00 11,081.43 10,967.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,573.47 17,397.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,672.84 3,632.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,569.14 13,432.86

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5840.435 3.144 610
2 Agriculture 1570.332 -4.068 20
3 Mining 1918.413 8.447 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.577 0.126 70
5 Miscellanous Industry 1252.288 -2.704 45
6 Consumer Goods 2470.043 -1.914 49
7 Cons., Property & Real Estate 411.035 1.920 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1064.616 17.661 70
9 Finance 1050.751 -3.316 91
10 Trade & Service 788.480 -4.485 147
No Code Prev Close Change %
1 MINA 472 585 113 23.94
2 MPRO 254 314 60 23.62
3 IBFN 324 400 76 23.46
4 BCAP 135 159 24 17.78
5 DART 250 294 44 17.60
6 UNIC 3,400 3,930 530 15.59
7 SKYB 138 159 21 15.22
8 LPGI 3,550 4,050 500 14.08
9 SHIP 950 1,065 115 12.11
10 MYTX 126 138 12 9.52
No Code Prev Close Change %
1 NICK 159 140 -19 -11.95
2 MAYA 8,150 7,275 -875 -10.74
3 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
4 PBSA 770 690 -80 -10.39
5 INCF 125 114 -11 -8.80
6 JKON 505 466 -39 -7.72
7 BMAS 368 340 -28 -7.61
8 MMLP 530 490 -40 -7.55
9 INCI 610 565 -45 -7.38
10 VINS 96 89 -7 -7.29
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 362 18 5.23
2 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
3 KPIG 135 138 3 2.22
4 PGAS 2,270 2,340 70 3.08
5 ISAT 2,680 2,840 160 5.97
6 PTBA 4,540 4,610 70 1.54
7 PNLF 286 288 2 0.70
8 FREN 99 105 6 6.06
9 BBCA 23,375 23,150 -225 -0.96
10 WSKT 1,540 1,600 60 3.90