Portal Berita Ekonomi Senin, 28 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:24 WIB. Nasional Re - PT Reasuransi Nasional Indonesia targetkan perolehan premi bruto sebanyak Rp6,4 triliun di tahun ini.
  • 10:23 WIB. BNI - Pada akhir 2018, BNI menarget fee dari bisnis remitansi dapat tumbuh 18% YoY menjadi Rp183 miliar.
  • 10:19 WIB. Nasonal Re -  Di tahun 2017,  PT Reasuransi Nasional Indonesia bukukan premi bruto sebesar Rp5,6 triliun.
  • 10:17 WIB. Nasional Re - PT Reasuransi Nasional Indonesia bakal genjot bisnis reasuransi jiwa.
  • 10:16 WIB. BNI - Bisnis remitansi BNI tercatat tumbuh 18,8% YoY per akhir April 2018 menjadi Rp61,7 triliun.
  • 10:13 WIB. BNI - Sampai April 2018, jumlah slip remittance BNI tumbuh hingga 42,5% YoY dan dari sisi volume naik 18,1%.
  • 10:12 WIB. BNI - Ramadan dan Lebaran, transaksi kirim uang luar negeri BNI diproyeksi tumbuh 25%.
  • 09:15 WIB. Politik - JK kritik pembagian takjil berlabel #2019GantiPresiden.
  • 09:15 WIB. Pilpres - Survei Alvara: Kepuasan publik terhadap Jokowi-JK menurun.
  • 09:14 WIB. Politik - JK sepakat KPU larang eks napi korupsi maju Caleg.
  • 09:14 WIB. Pilpres - Gerindra tak percaya 67,3% masyarakat tak setuju 2019 ganti presiden.
  • 09:13 WIB. Pilpres - LSIN: Jokowi terganggu dengan tekanan dari Cak Imin.
  • 09:12 WIB. Pilpres - Golkar yakin Jokowi bakal pilih Airlangga jadi Cawapres.
  • 09:12 WIB. Pilpres - Golkar sebut JK tak berminat lagi jadi Cawapres.
  • 08:14 WIB. Bank Mantap - Bank Mandiri Taspen mematok target dapat mengakuisisi nasabah sebanyak 100.000 pensiunan.

Awal Tahun, Daya Beli Petani Sulsel Menurun

Foto Berita Awal Tahun, Daya Beli Petani Sulsel Menurun
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Nilai Tukar Petani atau NTP Sulsel berada pada angka 101,52 pada Januari 2018. Torehan itu mengalami penurunan sebesar 0,18 persen jika dibandingkan dengan NTP Desember 2017 yang hanya 101,71. Penurunan daya beli petani dipicu merosotnya empat dari lima subsektor. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Nursam Salam, menyatakan daya beli petani di daerah pada awal tahun memang merosot, tapi tidak signifikan. "NTP gabungan Sulsel pada Januari 2018 sebesar 101,52 atau terjadi penurunan 0,18 persen dibandingkan bulan sebelumnya," kata dia, di Makassar pada Sabtu (3/2/2018).

Menurut Nursam, merosotnya daya beli petani Sulsel didorong oleh melemahnya empat subsektor. Penurunan terbesar terjadi pada subsektor perkebunan rakyat sebesar -2,25 persen. Sisanya yakni subsektor perikanan (-1,29 persen), subsektor hortikultura (-0,91 persen), dan subsektor peternakan (-0,21). 

"Satu-satunya subsektor yang memperlihatkan kinerja positif adalah subsektor tanaman pangan. Kenaikannya mencapai 1,64 persen," ujar Nursam. 

Berdasarkan catatan BPS, subsektor tanaman pangan mencapai 100,79; subsektor hortikultura 106,78; subsektor tanaman perkebunan rakyat 91,5; subsektor peternakan 109,49 dan subsektor perikanan 103,77. Bila dibandingkan periode sebelumnya, tidak terjadi perubahan signifikan, kecuali subsektor perkebunan rakyat. 

NTP diketahui merupakan indikator untuk melihat tingkat daya beli petani di pedesaan. NTP menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun biaya produksi. Semakin tinggi NTP, semakin kuat daya beli petani. NTP diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang harus dibayarkan petani.

Nursam menjelaskan penurunan NTP Sulsel pada Januari 2018 terjadi dikarenakan kenaikan indeks yang dibayarkan petani (Ib) lebih tinggi ketimbang indeks yang diterima petani (It). "Perhitungannya seperti itu yakni selisih antara indeks yang dibayarkan dengan indeks yang diterima petani," pungkasnya.

Tag: Petani, Badan Pusat Statistik (BPS)

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5975.742 29.204 583
2 Agriculture 1545.561 -3.579 19
3 Mining 1874.083 5.539 44
4 Basic Industry and Chemicals 797.876 9.669 69
5 Miscellanous Industry 1255.404 1.089 44
6 Consumer Goods 2467.513 7.000 45
7 Cons., Property & Real Estate 463.741 1.542 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.181 -6.306 65
9 Finance 1058.646 9.953 92
10 Trade & Service 911.636 5.660 140
No Code Prev Close Change %
1 HOME 120 156 36 30.00
2 CMPP 240 300 60 25.00
3 TRUK 430 535 105 24.42
4 SKBM 436 535 99 22.71
5 VINS 128 150 22 17.19
6 CAMP 444 520 76 17.12
7 NELY 118 134 16 13.56
8 SKYB 430 488 58 13.49
9 KBLV 540 600 60 11.11
10 NAGA 218 242 24 11.01
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 585 458 -127 -21.71
2 YPAS 790 620 -170 -21.52
3 SONA 3,200 2,750 -450 -14.06
4 RDTX 6,500 5,625 -875 -13.46
5 FREN 110 97 -13 -11.82
6 MITI 131 116 -15 -11.45
7 IDPR 900 800 -100 -11.11
8 SDMU 298 272 -26 -8.72
9 TRUS 238 218 -20 -8.40
10 CNTX 650 600 -50 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 BHIT 119 121 2 1.68
2 PGAS 2,170 2,080 -90 -4.15
3 BBRI 3,060 3,120 60 1.96
4 KREN 750 740 -10 -1.33
5 ERAA 2,730 2,730 0 0.00
6 MNCN 1,235 1,240 5 0.40
7 TARA 830 840 10 1.20
8 UNTR 36,950 37,500 550 1.49
9 TLKM 3,560 3,560 0 0.00
10 INKP 15,250 16,000 750 4.92

Recommended Reading

Senin, 28/05/2018 06:51 WIB

Jaringan 4G Akan Merambah Bulan pada 2019

Minggu, 27/05/2018 08:58 WIB

Indonesia-Peru Sepakati Trade in Goods

Minggu, 27/05/2018 04:09 WIB

LPS Likuidasi BPR Budisetia

Sabtu, 26/05/2018 04:20 WIB

6 Entitas Diduga Tawarkan Investasi Bodong