Portal Berita Ekonomi Kamis, 09 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG menguta 0,86% di awal sesi I.
  • 08:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.647 USD/troy ounce.
  • 08:29 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 33,68 USD/barel.
  • 08:28 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 26,22 USD/barel.
  • 08:27 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 3,41% pada level 2.749.
  • 08:26 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 3,44% pada level 23.433.
  • 08:25 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,58% pada level 8.090.

PLTU Sarolangun Berkapasitas 2X300 MW

PLTU Sarolangun Berkapasitas 2X300 MW - Warta Ekonomi
WE Online, Jambi -

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) mulai dibangun di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi dengan kapasitas 2x300 mega watt (MW) merupakan pembangkit tenaga uap terbesar di wilayah Sumatera.

"PLTU tersebut akan menjadi terbesar di wilayah Sumatera yang bisa mengakomodasi energi listrik wilayah Jambi bahkan untuk luar Provinsi Jambi," kata Direktur Jambi Power Ahmad Ilham Rasyid di Sarolangun, Minggu (4/2/2018).

Pembangunan PLTU Sarolangun yang berlokasi di Desa Pemusiran, Kecamatan Mandiangin itu dilaksanakan oleh PT Jambi Power yang merupakan konsorsium sejumlah BUMN energy seperti PLN, Indonesia Power, SSP, dan sejumlah BUMN lainnya. "Kemudian juga kami akan menargetkan selesai pembangunan dan pengoperasian pada 2020, namun sesuai permintaan bupati jika bisa dipercepat 2019," kata Ilham.

Sementara itu, Bupati Sarolangun Cek Endra berterima kasih atas kerja sama pihak gabungan perusahaan yang ikut andil dalam membangun PLTU di Kabupaten Sarolangun.

"Alhamdulillah sejak lima tahun lalu kita berjuang mengupayakan PLTU skala besar ada di Sarolangun dan ini terwujud juga, tentunya ini adalah langkah kita mengatasi kekurangan listrik baik tingkat kabupaten dan provinsi. Yang harus kita syukuri PLTU ini ada di tempat kita," kata Cek Endra.

Sebab menurutnya, tidak hanya Kabupaten Sarolangun yang saat ini masih kekurangan energi listrik, tetapi Provinsi Jambi pun membutuhkan tambahan energi.

Bupati mengatakan ketika nantinya perusahaan itu bergerak, tidak hanya dampak ekonomi saja, tetapi juga berdampak pada indsutri-industri serta tenaga kerja lokal, skill maupun non-skill, baik yang ada dalam daerah maupun di luar daerah.

"Harapan kita ini bisa berdampak bagi ekonomi masyarakat, baik itu di bidang industri maupun ekonomi lainnya," ujarnya.

Sementara untuk bahan baku, kata Bupati, akan menggunakan potensi batu bara yang ada di wilayah Sarolangun khususnya di Kecamatan Mandiangin. "Bahan baku yakni batu bara di wilayah kita, jadi kita tidak repot lagi jual batu bara ke luar daerah," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sarolangun sendiri telah meresmikan dimulainya pembangunan PLTU tersebut ditandai dengan peletakan tiang pancang pertama (groundbreaking), pada Kamis (1/2/2018) lalu. (FNH/Ant)

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Sarolangun, Jambi, Jambi Power, Ahmad Ilham Rasyid

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Asep Fathulrahman

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,343.24 4,297.73
British Pound GBP 1.00 20,125.34 19,917.01
China Yuan CNY 1.00 2,311.19 2,286.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,326.23 16,163.78
Dolar Australia AUD 1.00 10,037.37 9,929.41
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,106.01 2,084.92
Dolar Singapura SGD 1.00 11,445.76 11,327.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,749.88 17,568.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,757.48 3,711.97
Yen Jepang JPY 100.00 15,012.63 14,859.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.695 -151.944 688
2 Agriculture 978.421 -34.066 22
3 Mining 1228.044 -34.552 49
4 Basic Industry and Chemicals 653.864 -23.079 78
5 Miscellanous Industry 727.043 -32.128 52
6 Consumer Goods 1697.996 -58.668 57
7 Cons., Property & Real Estate 334.365 -13.299 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 821.336 -31.949 78
9 Finance 991.588 -33.035 92
10 Trade & Service 600.535 -7.731 170
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 100 135 35 35.00
2 VINS 96 129 33 34.38
3 SBAT 105 141 36 34.29
4 RUIS 171 220 49 28.65
5 PYFA 173 220 47 27.17
6 MTPS 336 420 84 25.00
7 DFAM 322 402 80 24.84
8 AMFG 2,250 2,690 440 19.56
9 TIRA 274 324 50 18.25
10 HDFA 131 153 22 16.79
No Code Prev Close Change %
1 ENVY 100 93 -7 -7.00
2 PANS 1,000 930 -70 -7.00
3 PNIN 715 665 -50 -6.99
4 TKIM 5,300 4,930 -370 -6.98
5 AKRA 2,150 2,000 -150 -6.98
6 BALI 645 600 -45 -6.98
7 ITIC 4,300 4,000 -300 -6.98
8 CSRA 344 320 -24 -6.98
9 DOID 129 120 -9 -6.98
10 LMPI 86 80 -6 -6.98
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 2,820 -210 -6.93
2 BTPS 2,780 2,660 -120 -4.32
3 BBCA 28,275 28,175 -100 -0.35
4 BBNI 4,310 4,010 -300 -6.96
5 REAL 72 67 -5 -6.94
6 TLKM 3,220 3,110 -110 -3.42
7 IPCC 298 322 24 8.05
8 PURA 75 72 -3 -4.00
9 KAEF 1,275 1,340 65 5.10
10 BMRI 5,125 4,770 -355 -6.93