Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:43 WIB. New York - The dollar index, which measures the greenback against a basket of six major currencies, was up 0.71 percent at 89.73 on Tuesday (20/2).
  • 06:42 WIB. New York - U.S. West Texas Intermediate (WTI) crude futures settled up 22 cents, or 0.4 percent, at $61.90 a barrel on Tuesday (20/2).
  • 06:41 WIB. London - Brent crude futures ended the session 42 cents, or 0.6 percent, lower at $65.25 a barrel on Tuesday (20/2).
  • 06:39 WIB. New York - The tech-rich Nasdaq Composite Index slipped 5.16 points (0.07 per cent) to 7,234.31 on Tuesday (20/2).
  • 06:38 WIB. New York - The broad-based S&P 500 fell 15.96 points (0.58 per cent) to 2,716.26 on Tuesday (20/2).
  • 06:37 WIB. New York - The Dow Jones Industrial Average finished down 254.63 points (1.01 per cent) at 24,964.75 on Tuesday (20/2).
  • 05:47 WIB. BNII - Maybank Indonesia akan melakukan penerbitan saham baru sekaligus merombak jajaran direksi pada tahun ini.
  • 05:45 WIB. Baja - Tatalogam Lestari menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 15%-20% pada tahun ini.
  • 05:44 WIB. MTLA - Metropolitan Land menargetkan marketing sales naik sebesar 15% pada 2018.
  • 05:42 WIB. AirAsia - AirAsia akan menggandeng AP II untuk mengembangkan Bandara Silangit dan Bandara Banyuwangi.
  • 05:38 WIB. LHK - Menteri Siti Nurbaya menyebutkan realisasi program perhutanan sosial akan mencapai 2 juta hektare pada 2018.
  • 05:38 WIB. TAM - Toyota-Astra Motor menargetkan penjualan New Yaris mencapai 1.200 unit setiap bulan pada 2018.
  • 05:36 WIB. ASN - Kantor Staf Presiden menyatakan sekitar 50% aparatur sipil negara masih berketerampilan rendah.
  • 05:35 WIB. BRISyariah - BRISyariah mencatat realisasi penyaluran KPR Sejahtera melonjak 211% pada tahun 2017.
  • 05:34 WIB. Zakat - MUI mendukung rencana pemerintah untuk menghimpun zakat bagi aparatur sipil negara muslim.

Permintaan Mobil Diesel di Jerman Turun

Foto Berita Permintaan Mobil Diesel di Jerman Turun
Warta Ekonomi.co.id, Berlin -

Permintaan mobil bermesin diesel mengalami penurunan di Jerman kendati pendaftaran kendaraan baru secara keseluruhan melonjak pada Januari 2018.

Sebanyak 269.400 mobil baru telah terdaftar di Jerman pada bulan lalu atau meningkat 12 persen dari tahun ke tahun, menurut federasi industri otomotif Jerman (Verband der Deutschen Automobilindustrie/VDA) yang dilansir AFP.

Pendaftaran baru mobil buatan asing justru tumbuh lebih cepat dari keseluruhan pasar, naik 19 persen menjadi 79.900 unit dan atau hampir sepertiga dari total 269.400 mobil baru.

Namun, terjadi penurunan pada kendaraan bermesin diesel yang tercatat memiliki 33 persen dari total kendaraam baru, atau anjlok 45 persen dari tahun sebelumnya.

Penurunan permintaan kendaraan diesel berkaitan dengan skandal manipulasi emisi Volkswagen pada September 2015 yang terdampak pada jutaan mobil di seluruh dunia.

Sejumlah kota di Jerman bahkan melarang mobil penggunaan mobil diesel yang berdampak pada harga jual kendaraan yang terus menurun.

Masalah kembali muncul pada Januari 2018 saat pabrikan otomotif Jerman Volkswagen, Daimler dan BMW diduga ikut mendanai sebuah eksperimen yang menggunakan monyet sebagai bahan percobaan emisi diesel di Amerika Serikat dan Jerman.

Politisi Berlin dan Brussels terkejut atas laporan tersebut, namun dampak dari hal itu akan dirasakan pabrikan pada penjualan di bulan Februari.

Sekitar 52 persen orang Jerman mengatakan "kehilangan kepercayaan" pada industri otomotif dalam jajak pendapat yang diterbitkan televisi publik ARD pada Jumat (2/2). Sebanyak 73 persen mengatakan pemangku kepentingan bersikap terlalu lunak pada industri yang menjadi sektor vital di Jerman itu, demikian AFP.

Tag: Otomotif, Jerman

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,637.31 3,600.95
British Pound GBP 1.00 19,070.12 18,877.29
China Yuan CNY 1.00 2,150.63 2,129.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,641.00 13,505.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,783.21 10,674.35
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,743.86 1,726.41
Dolar Singapura SGD 1.00 10,373.38 10,268.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,903.93 16,729.99
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,504.88 3,466.38
Yen Jepang JPY 100.00 12,784.44 12,653.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6662.876 -26.411 572
2 Agriculture 1647.998 15.005 19
3 Mining 1986.234 -12.462 44
4 Basic Industry and Chemicals 758.096 -10.626 69
5 Miscellanous Industry 1386.044 -15.927 43
6 Consumer Goods 2850.901 -34.448 47
7 Cons., Property & Real Estate 544.917 -4.541 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1170.854 -1.774 62
9 Finance 1223.722 9.135 90
10 Trade & Service 950.259 -8.886 133
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 496 620 124 25.00
2 ENRG 210 262 52 24.76
3 BOSS 750 935 185 24.67
4 WOMF 214 266 52 24.30
5 GOLD 432 510 78 18.06
6 BTON 148 173 25 16.89
7 BPFI 620 715 95 15.32
8 VICO 272 312 40 14.71
9 YPAS 695 785 90 12.95
10 IKAI 358 404 46 12.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 103 89 -14 -13.59
2 AKPI 820 720 -100 -12.20
3 TRUS 326 300 -26 -7.98
4 RELI 424 398 -26 -6.13
5 BUKK 1,800 1,690 -110 -6.11
6 ECII 840 790 -50 -5.95
7 BINA 945 890 -55 -5.82
8 BEKS 53 50 -3 -5.66
9 CSAP 525 496 -29 -5.52
10 HOTL 109 103 -6 -5.50
No Code Prev Close Change %
1 BEKS 53 50 -3 -5.66
2 VICO 272 312 40 14.71
3 ENRG 210 262 52 24.76
4 ELSA 450 490 40 8.89
5 WSBP 490 476 -14 -2.86
6 PGAS 2,610 2,630 20 0.77
7 BMTR 655 650 -5 -0.76
8 BUMI 332 328 -4 -1.20
9 BBRI 3,860 3,800 -60 -1.55
10 IKAI 358 404 46 12.85