Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:16 WIB. TPID - FAD: TPID NTT perlu bekerja ekstra ketat untuk tekan inflasi.
  • 15:15 WIB. Smelter - Dalam waktu dekat, Pemprov Kalbar akan evaluasi realisasi pembangunan smelter oleh perusahaan tambang.
  • 15:14 WIB. Obligasi - Februari mendatang, Bank CIMB Niaga siap bayar bunga obligasi senilai Rp3,72 miliar. 
  • 15:14 WIB. PUPR - Kementerian PUPR terus melanjutkan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas publik di NTB pascabencana.
  • 15:13 WIB. Usaha - Pelaku usaha di Palu minta bantuan modal kepada pemda setempat agar bisa kembali buka usaha.
  • 15:12 WIB. UMKM - Enesis group gandeng ribuan pelaku UMKM untuk pasarkan produk di Indonesia Timur 2019.
  • 15:11 WIB. Soka - Harga kepiting soka Aceh naik dari Rp75 ribu/kg menjadi Rp100 ribu/kg.
  • 15:10 WIB. Kepiting - Permintaan ekspor kepiting soka di Aceh meningkat hingga 50 persen.
  • 15:09 WIB. Saham - Isu divestasi Saka Energi Indonesia membuat harga saham PGN anjlok. 
  • 15:09 WIB. HET - Tim Kemendag Singkawang temukan sejumlah pedagang melanggar aturan HET beras dari Mendag.
  • 15:08 WIB. Pasar - Pemkot Singkawang gelar pasar murah bagi warga Tionghoa, khususnya yang tidak mampu.
  • 15:08 WIB. Saka Energi - PT Perusahaan Gas Negara akan alihkan kepemilikan PT Saka Energi Indonesia ke Pertamina. 
  • 15:07 WIB. Pajak - BPN: Prabowo-Sandiaga bertekad menaikkan rasio pajak (tax ratio) 16 persen.
  • 14:11 WIB. WhatsApp - Kata.ai sediakan chatbot di WhatsApp Business, layani konsumen 24 jam.
  • 13:53 WIB. Microsoft - China blokir mesin pencari Microsoft, Bing.

Kawasan Industri Palembang Akan Terhubung Jalan Tol

Foto Berita Kawasan Industri Palembang Akan Terhubung Jalan Tol
Warta Ekonomi.co.id, Palembang -

Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan merencanakan Kawasan industri Gandus akan terhubung dengan akses Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung.

Wali Kota Palembang Harnojoyo di Palembang, Senin (5/2/2018), mengatakan, dengan adanya jalan tol ini diharapkan para investor tertarik untuk menanamkan modal di kawasan industri Gandus seluas 300 hektare.

Lokasi ini sejak dua tahun lalu telah ditawarkan ke investor.

"Saat ini pemkot sedang berupaya bagaimana caranya agar exit Tol dapat menuju ke kawasan industri Gandus," kata Harnojoyo.

Ia mengatakan pemkot telah memproyeksikan dua kawasan industri yang akan dikembangkan pada masa datang yakni kawasan industri Gandus yang menjadi proyek kota baru (newtown) dan kawasan industri Keramasan.

"Namun, fokus terdekat yakni kawasan industri di Gandus. Pemkot saat ini berupaya menyediakan akses jalan, selain lahan. Nantinya di kawasan ini direncanakan akan ada pabrik, gudang, perkantoran, perumahan karyawan, dan lainnya," kata dia.

Keinginan Palembang mendirikan kawasan industri ini telah didukung Kementerian Perindustrian karena di kota ini belum ada kawasan industri hilirisasi dan perakitan.

Untuk itu, pemkot merencanakan pembangunan kawasan industri yang mandiri yakni memiliki pembangkit listrik, jaringan pembuangan air limbah dan sampah, dan pemukiman untuk mendukung kebutuhan tenaga kerja.

Terkait infrastruktur pendukung tersebut, saat ini pemkot sudah membangun instalasi pengolahan air (ipa) di Gandus untuk mendukung berdirinya kawasan industri ini, dan jalan.

Pendirian kawasan industri ini diharapkan dapat mengimbangi pertumbuhan ekonomi Kota Palembang yang bergerak pesat sejak menjadi tuan rumah SEA Games tahun 2011.

Selain itu momentum menjadi tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018 harus dimaksimalkan untuk mendorong sektor lain.

Tag: Palembang, kawasan industri, Jalan Tol

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6451.170 -17.392 627
2 Agriculture 1640.427 -7.445 21
3 Mining 1864.844 1.106 47
4 Basic Industry and Chemicals 904.219 1.419 71
5 Miscellanous Industry 1406.336 0.714 46
6 Consumer Goods 2610.330 -8.382 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.669 2.928 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.073 -1.667 71
9 Finance 1230.662 -13.605 91
10 Trade & Service 803.833 8.815 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPL 94 124 30 31.91
2 WIIM 183 236 53 28.96
3 CLAY 476 595 119 25.00
4 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
5 ISSP 91 113 22 24.18
6 INCF 264 320 56 21.21
7 INPP 860 1,040 180 20.93
8 OCAP 264 318 54 20.45
9 SQMI 252 300 48 19.05
10 MPPA 163 192 29 17.79
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 645 560 -85 -13.18
2 KIOS 1,580 1,410 -170 -10.76
3 TBMS 1,035 940 -95 -9.18
4 SIDO 810 750 -60 -7.41
5 INCI 580 540 -40 -6.90
6 TNCA 266 248 -18 -6.77
7 TIRA 300 280 -20 -6.67
8 BPTR 83 78 -5 -6.02
9 KPAS 185 174 -11 -5.95
10 BKSW 184 174 -10 -5.43
No Code Prev Close Change %
1 HOME 142 144 2 1.41
2 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
3 ERAA 2,410 2,450 40 1.66
4 BMRI 7,750 7,475 -275 -3.55
5 BNLI 900 970 70 7.78
6 ADRO 1,410 1,380 -30 -2.13
7 BBRI 3,770 3,770 0 0.00
8 DOID 575 660 85 14.78
9 PWON 680 690 10 1.47
10 BUMI 167 180 13 7.78